Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

22 Alat Musik Betawi : Sejarah, Gambar serta Penjelasan

8 min read

Alat Musik Betawi – Setiap daerah pasti mempunyai alat musik khas masing-masing tidak terkecuali Betawi.

Selain alat musik modern, nyatanya saat ini masih banyak juga alat musik tradisional yang masih dipakai sampai sekarang.

Hal ini tentunya adalah sebuah langkah bagus agar generasi penerus dapat melestarikannya.

serta berikut informasi seputar alat musik Betawi yang perlu diketahui.

 

Mengenal Apa Itu Alat Musik Betawi

Membahas tentang alat musik tradisional betawi, tentunya secara umum alat musik tradisional Betawi mempunyai banyak sekali ragam serta bentuk seperti halnya di daerah lain.

Mulai dari alat musik yang dimainkan secara ditiup, digesek, serta pukul, semuanya mempunyai fungsi atau peranan masing-masing.

Alat musik Betawi seringkali dipakai pada acara-acara tertentu seperti pada pertunjukan kesenian tradisional, acara adat, sampai pengiring pertunjukan cerita rakyat Si Pitung yang cukup terkenal di kalangan masyarakat betawi hingga masyarakat luas.

Dalam penjelasan tentang kebudayaan Betawi, alat musik ini terus mengalami perkembangan sesuai dengan perkembangan zaman.

Penggunaan alat musik tradisional juga kini dapat dimainkan selaras dengan alat musik tradisional dari beberapa daerah lain serta juga alat musik modern seperti, tehyan, terompet hingga gitar.

 

Sejarah Alat Musik Betawi

Seperti kita tahu, Betawi adalah sebuah nama suku yang tinggal di Jakarta. Suku ini dapat dibilang salah satu suku yang cukup lama di Indonesia.

Bahkan hingga sampai saat sekarang ini masyarakatnya pun masih memegang teguh warisan baik budaya maupun rasa kekeluargaan yang kental.

Nah, seperti kita tahu, dalam pertunjukan kesenian Betawi maka tidak jauh dari alunan musik yang mengiringinya.

Hal ini jua yang tentunya juga digunakan dalam suatu pertunjukan kesenian masyarakat Betawi. Meski perkembangan jaman sudah mulai modern, tidak menutup kemungkinan alat musik Betawi khususnya yang tradisional masih dipakai sampai sekarang ini.

Ini tidak tanpa alasan karena dengan terus menggunakannya secara tidak langsung masyarakat juga tetap menjaga sejarah serta budaya yang ada. Secara umum alat musik Betawi mempunyai banyak ragam serta bentuk. Mulai dari alat musik tiup, pukul, gesek, serta sebagainya yang tentunya mempunyai fungsi masing-masing.

Tidak hanya dari bentuk ataupun suaranya saja, bahan yang digunakan untuk membuatnya juga berbeda-beda sesuai dengan bentuknya. Ada yang dari kayu, besi, alumunium, bambu serta semacamnya.

serta tentunya dalam proses pembuatan tidak sembarangan karena harus sesuai dengan tujuan alat musik itu sendiri. Untuk lebih lengkapnya, di bawah ini akan dijelaskan beraneka ragam jenis alat musik Betawi secara lengkap.

 

Anera Ragam Jenis Alat Musik Betawi

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, alat musik selalu mengalami perkembangan dari tahun ke tahun sesuai dengan perkembangan zaman.

Meski begitu, nyatanya masih banyak alat musik tradisional yang dilestarikan sampai sekarang.

Hal ini semata-mata dilakukan agar generasi penerus dapat mengetahui serta mempelajarinya.

Maka dari itu, berikut ini akan dijelaskan tentang aneka ragam alat musik Betawi tradisional yang umumnya masih digunakan sampai sekarang ini.

 

1. Gambang Kromong

Image source : mbludus.com/gambang-kromong/

Alat musik Betawi yang pertama ialah yang akan dijelaskan disini adalah gambang kromong. Secara umum gambang kromong adalah sebuah orkes khas Betawi yang memanfaatkan beberapa alat musik tradisional.

serta uniknya lagi pertunjukan ini mempunyai nama lain yaitu Tradisi Cina Banteng.

Nama Tradisi Cina Banteng diambil karena gambang kromong adalah bukti perpaduan selaras antara etnis Pribumi serta Tionghoa.

Selain menyuguhkan orkes musik tradisional, nyatanya gambang kromong juga dapat menjadi saksi sejarah yang perlu diingat.

Meski perkembangan jaman sudah menuju ke masa modern, pertunjukan kesenian tradisional serta alat musiknya masih digunakan hingga sekarang ini pada acara tertentu.

 

2. Marawis

image source : indonesiana.id/read/140964/mengenal-lebih-jauh-musik-marawis-alias-band-tepuk

Selain gambang kromong, marawis juga termasuk alat musik Betawi yang masih dilestarikan sampai saat ini.

Alat musim tersebut mungkin sudah tidak asing di kalangan masyarakat baik Jakarta atau masyarakat betawi sekitarnya.

Hal ini dikarenakan marawis biasanya dipakai pada acara hari keagamaan hingga hari perayaan tertentu.

Tidak cuma itu saja, alat musik marawis juga biasanya dipakai untuk mengiringi proses perkawinan pada suku Betawi.

Secara fisik, alat musik ini hampir sama dengan alat musik rebana. Bukan hanya itu saja, cara memainkannya pun juga dengan cara dipukul menggunakan tangan kanan.

Dalam pertunjukannya, pada umumnya marawis diiringi dengan sebuah nyanyian oleh para pemainnya. Tidak sampai disitu, penggunaan atribut lain seperti seragam, peci, serta juga ondel-ondel biasanya digunakan agar pertunjukan menjadi semakin meriah.

 

3. Kemong

Alat musik betawi : kemong
Source : dinaskebudayaan.jakarta.go.id/encyclopedia/blog/2018/04/Kemong

Alat musik tradisional Betawi yang berikutnya ialah kemong yang merupakan alat musik yang juga masih digunakan sampai sekarang.

Secara fisik, kemong mempunyai bentuk yang hampir sama dengan gong.

Hanya saja ukurannya yang lebih kecil serta berjumlah banyak dalam satu barisnya.

Alat musik ini dapat dibilang mempunyai umur cukup lama serta menjadi salah satu bagian dari kesenian gambang kromong khas Betawi.

Untuk memainkan alat musik ini yakni dengan acara dipukul memakai tongkat yang ujungnya sudah diberi pelapis berupa kain atau karet.

Setiap kemong mempunyai suara yang berbeda dalam satu baris atau rangkaian.

serta biasanya alat ini selalu hadir serta digunakan dalam pertunjukan musik saat perayaan khusus masyarakat Betawi.

 

4. Gender

alat musik betawi : gender
image source : romadecade.org/alat-musik-gender/

Amusik tradisional Betawi lainnya yang masih digunakan sampai sekarang yaitu alat musik gender.

Gender sebenarnya juga masih masuk dalam salah satu alat musik gamelan.

serta untuk cara memainkannya adalah dengan ara dipukul.

Dalam satu baris biasanya terdiri dari 10 hingga 14 bilah yang menghasilkan nada yang bervariasi.

Fungsi utama dari alat musik ini ialah untuk memberi isyarat  kepada vokalis agar mulai bernyanyi.

Tidak hanya itu, alat ini juga ternyata dapat untuk mengiringi rebab saat bernyanyi. Bahkan gender juga dapat berfungsi untuk memimpin jalannya lagu yang sesertag dibawakan.

 

5. Gong

Seperti kita tahu, gong adalah sebuah alat musik yang mungkin sudah tidak asing bagi masyarakat Jawa.

Selain banyak digunakan di daerah Jawa Tengah atau didaerah Jawa Timur, ternyata gong juga termasuk dalam alat musik tradisional Betawi.

Cara memainkan alat musik ini juga mudah yaitu dengan cara dipukul pada sisi yang menonjol di permukaan depan.

Selain digunakan sebagai pengiring orkes musik, ternyata alat musik Betawi satu ini juga biasa dimainkan untuk upacara kematian.

Suaranya yang khas seakan mampu memberikan nilai tersendiri bagi para pendengarnya.

Tidak hanya itu, gong juga biasa digunakan pada acara perkawinan baik di dalam gedung/luar gedung dengan tema adat Jawa.

 

6. Kecrek

Kecrek ialah salah satu alat musik tradisional DKI Jakarta.

Alat musik jenis ini sering kali dimainkan dalam seni pedalangan sebagai bentuk isyarat atau gerakan sikap wayang.

Di sisi lain, Kecrek pada umumnya dimainkan sebagai penghias pada sebuah irama lagu.

Dengan kata lain, ketika alat musik ini dimainkan maka akan mengeluarkan bunyi “crek…crek…crek”.

Alat musik Kecrek juga ialah salah satu instrumen dalam kesenian orkes musik Gambang Kromong khas Betawi, Jakarta.

Cara memainkan Kecrek yaitu dengan memukul alat musik tersebut dengan alat pemukul khusus yang disebut dengan Cempala.

Selain itu, alat musik Kecrek juga bisa dimainkan dengan cara ditekan dengan menggunakan telapak kaki.

Hal ini dilakukan pasa saat Kecrek dimainkan di pertunjukan Wayang Kecrek khas Betawi.

 

7. Ningnong

Alat musik tradisional betawi selanjutnya dikenal dengan sebutan Ningnong. Alat musik pada umumnya dimainkan oleh masyarakat Betawi Cina yang tinggal di DKI Jakarta.

sama halnya Gensertag, Ningnong juga dimainkan sebagai pengatur irama musik. Alat musik jenis Ningnong ialah alat musik kuno yang telah ada sejak dahulu. Cara memainkan alat musik Ningnong ialah dengan cara dipukul memakai tongkat yang terbuat dari besi.

Bentuk Ningnong sekilas mirip Gong, namun sebenarnya keduanya ialah dua alat musik yang berbeda. Walau keduanya memiliki kesamaan yaitu terbuat dari bahan material logam kuningan.

Ningnong dibedakan menjadi dua dengan dua macam ukuran, yaitu besar serta kecil. Perbedaan ukuran inilah yang menyebabkan dua macam bunyi, yaitu ning serta nong. Hasilnya, pemberian nama pada alat musik Ningnong mengacu pada bunyi yang dikeluarkan alat musik tersebut

 

8. Gambus

Gambus juga tergolong ke dalam alat musik tradisional DKI Jakarta.

Alat musik jenis ini memanglah sangat populer pada kesenian di negara Indonesia.

Alat musik Gambus memiliki bentuk yang menyerupai Mandolin serta asal usulnya tidaklah dari Indonesia sendiri, melainkan berasal dari Timur Tengah.

Gambus khas Betawi Jakarta dibuat dengan minimal 3 senar serta maksimal sebanyak 13 senar sebagai penghasil suaranya.

Alat musik ini ialah alat musik utama yang sering sekali dimainkan dalam kesenian orkestra.

Cara memainkan alat musik Gambus ini ialah dengan cara memetik senarnya selayaknya bermain gitar.

Nada yang dihasilkan Gambus cukup unik serta khas dengan nuansa Timur Tengah.

 

9. Rebana Ketimpring

Rebana Ketimpring ialah juga termasuk kategori ke dalam alat musik tradisional masyarakat betawi.

Alat musik Rebana Ketimpring sendiri ialah salah satu jenis alat musik Rebana dengan ukuran yang paling kecil.

Ukuran garis tengah Rebana Ketimpring ialah sebesar 20 sampai 25 cm saja.

Berdasarkan fungsinya, Rebana Ketimpring dibedakan kembali menjadi dua, yaitu Rebana Ngarak serta Reban Maulid.

Rebana Ngarak ialah Rebana yang biasa dimainkan sebagai instrumen arak-arakan, sementara Rebana Maulid biasa dimainkan untuk mendensertagkan syair Sholawat.

Cara memainkan alat musik Rebana Ketimpring sama halnya memainkan Rebana biasanya, yaitu dengan cara ditabuh memakai telapak tangan.

Biasanya Rebana jenis ini sering sekali dimainkan dengan posisi berdiri ataupun duduk.

 

10. Tanjidor

Tanjidor juga ialah salah satu alat musik tradisional DKI Jakarta, khususnya alat musik suku Betawi yang dimainkan dalam kesenian orkestra.

Nama alat musik “Tanjidor” diambil dari sebuah grup musik yaitu Tangsi.

Pada saat ini dimainkan oleh masyarakat Betawi yang sesertag bekerja serta menghibur diri.

Cara memainkan alat musik Tanjidor ialah dengan cara ditiup, alat musik jenis sama dengan alat musik Klarinet, Piston, serta Terompet.

 

11. Tehyan

Tehyan yang berasal dari tradisional DKI Jakarta ini dibuat dari kayu jati yang dilengkapi dengan tabung resonansi yang terbuat dari batok kelapa serta senar.

Alat musik ini biasanya sebutan dengan alat musik Tehyan.

Tehyan bisa menghasilkan nada yang tinggi yang menjadi ciri khasnya sebagai produk budaya Tionghoa di DKI Jakarta.

Cara memainkan alat musik Tehyan ialah dengan cara menggesek bagian dawainya seperti sesertag bermain biola.

Alat musik jenis ini biasanya dimainkan bersamaan dengan alat musik Tanjidor.

 

12. Akordeon

Alat musik Akordeon ialah alat musik tradisional DKI Jakarta, yang sering sekali ditemukan sebagai kebudayaan masyarakat Melayu.

Meskipun begitu, masyarakat Betawi juga sering sekali memainkan alat musik ini pada upacara adat tradisi Betawi.

Alat musik Akordeon juga tergolong ke dalam musik organ yang sering sekali dimainkan secara bersamaan dengan alat musik organ lainnya.

Cara memainkannya yaitu dengan ditarik, sembari menekan Tuts yang bentuknya seperti per. Tuts ini biasanya dipakai sebagai pemompa angin.

 

13. Gendhang

Gendhang juga menjadi alat musik tradisional suku Betawi.

Alat musik ini pada umumnya termasuk dalam perangkat orkes gambang kromong.

Cara memainkannya juga mudah yaitu dengan cara dipukul pada kedua sisi.

Gendhang dibuat dari bahan kayu serta kulit kerbau yang sudah dikeringkan.

 

14. Krecek

Krecek termasuk alat musik Betawi yang dipakai dalam gambang kromong.

Alat musik ini terbuat dari 2 hingga 4 lempengan logam tipis berupa besi, dengan kuningan ataupun perunggu.

Lempengan logam ini disusun pada atas papan kayu.

Fungsi kecrek sebagai pengatur irama serta dapat menimbulkan efek bunyi tertentu.

Instrumen musik ini biasa dimainkan dengan cara dipukul dengan menggunakan palu khusus ataupun menggunakan tongkat dari kayu.

 

15. Kromong

Kromong pada umumnya disebut juga dengan bonang.

Jika gambang terbuat dari bahan kayu, maka kromong terbuat dari bahan logam.

Cara memainkan alat gambang serta kromong ini sama sama dipukul.

Fungsi dari kromong atau bonang ialah sebagai pembawa melodi pokok dari alat-alat musik yang lainnya.

 

16. Orkes Samrah

Orkes samrah ialah alat musik dari Betawi yang menggabungkan alat musik modern. Alat modern seperti biola, gitar, harmonium, serta tamborin.

Pada mulanya orkes samrah ialah berasal dari sebutan orang Melayu. Orkes samrah biasanya dimainkan oleh kaum pria berusia 30 tahun ke atas/ pemusik ini tampil menggunakan jas serta peci.

Orkes ini ada di tahun 1815, pada saat suku Melayu tinggal di Batavia. Lalu, suku Melayu memberi pengaruh budaya suku Betawi alhasil tercipta orkes ini.

Orkes samrah juga menjadi pengiring lagu Burung Putih, Pulau Angsa Dua, Cik Minah Sayang, Sirih Kuning, Masmura, Kicir-Kicir, Jali-Jali serta Lenggang-lenggang Kangkung

 

17. Rebaserta Hadro

Rebana Hadro memiliki ukruran 25 cm hingga 35 cm. lebih besar dari alat musik rebana ketimpring.

Pada kayu kelongkongan dipasang tiga pasang lingkaran logam yang memiliki fungsi sebagai krecek.

Fungsi dari alat musik rebana ini yakni:

  • Bawa, sebagai komando, dimana yang memiliki fungsi sebagai komando yang pukulannya lebih rapat
  • Ganjil/ Seling, sebagai pengiring atau juga yang isi mengisi dengan Bawa
  • Gedug, yaktu sebagai pengiring yang tepat.

 

18. Rebana

Rebana termasuk ke dalam salah satu contoh alat musik Betawi serta kegunaannya cukup sentral dalam sebuah pertunjukkan.

alat musik ini terdiri atas 3 jenis yaitu rebana biang, hadroh serta ketimpring.

Dari ketiganya dibedakan berdasarkan dengan ukurannya.

Fungsi rebana yaitu sebagai pengiring jalannya lagu serta dimainkan saat menjalankan ritual adat.

 

19. Rebana Biang

Dinamakan rebana biang dikarenakan salah satu ukurannya yang memiliki bentuk besar.

Rebana ini terdiri dari tiga rebana yaitu bergaris tengah 30 cm diberi nama Gensertag. Yang berukuran sesertag bergaris tengah 60 cm dinamakan Kotek. Yang paling besar bergaris tengah 60 hingga 80 cm dinamakan dengan Biang.

Karena bentuknya yang cukup besar, rebana biang lumayan sulit dipegang. Untuk memainkannya para pemain musik harus duduk sambil menahan rebana.

Dalam membawakan sebuah lagu, ketiga rebana itu memiliki fungsi sendiri-sendiri.

Biang yang memiliki fungsi gong, gensertag dipukul secara rutin untuk mengisi irama pukulan sela dari biang.

Kotek lebih kepada improvisasi serta pemain kotek biasanya paling mahir diantara yang lain. Pada mulanya rebana ini lahir terkait dengan kegiatan tarekat.

Lagu-lagunya antara lain Allahu-Ah, Robbuna Salun, Allah Aisa, Allahu Sailillah, Alfasah, Dul Sayiduna, Dul Laila, serta lain sebagainya.

 

20. Terompet

Terompet termasuk alat musik bagian dari orkes gambang kromong serta gamelan wayang Betawi.

Cara memainkan alat musik ini juga cukup mudah yaitu dengan cara ditiup.

 

21. Topeng Betawi

Alat musik Topeng Betawi ialah alat musik Betawi yang terdiri dari gendhang besar, gendhang kecil, rebab, gambang, bonang, kromong, krecek, gong, saron serta totok.

Topeng Betawi dimainkan kurang lebih sebanyak 8 orang pemain musik. ada satu penyanyi wanita di bagian olah vocal sementara pemusik lainnya laki-laki.

 

Penutup Alat Musik Tradisional Betawi

Demikian penjelasan tentang 20 jenis alat musik tradisional betawi yang lengkap dengan gambar berserta dengan keunikannya.

Begitu melimpah bukan kekayaan budaya khas Indonesia?

Yuk semakin kenali budaya-budaya bangsa kita dengan belajar bersama di halaman GNmedrol.com lainnya.

Avatar
Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas