Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

18 Alat Musik Membranophone : Gambar, Fungsi dan Jenisnya

5 min read

Marwas : 18 Alat Musik Membranophone : Gambar, Fungsi dan Jenisnya

Alat musik membranophone ialah sebuah alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul, hal ini karena memang alat musik ini menghasilkan suara dari getaran membran yang dipukul.

Lalu apa yang dimaksud dengan alat musik membranophone ? dan apa sajakah jenis-jenisnya dari alat musik ini ? Maka dari itu, mari kita simak penjelasan di bawah berikut ini!

 

Pengertian Dari Alat Musik Membranophone

Alat musik membranophone ialah alat musik yang digunakan sebagai pelengkap instrumen. Dimana pada umumnya alat musik ini akan dimainkan dengan cara ditabuh menggunakan tangan.

Hal ini disebabkan oleh alat musik membranophone menghasilkan suara dari selaput atau membran yang digetarkan atau ditabuh. Selaput alat musik tersebut kebanyakan dibuat dengan memakai bahan dasar kulit binatang.

Baik itu kulit sapi,  rusa, kambing hingga dari selaput sintetis seperti plastik. Biasanya kebanyakan yang menggunakan bahan sintetis seperti plastik ialah membranophone modern.

 

Aneka Macam Alat Musik Membranophone

Alat musik membranophone memiliki beragam jenis dengan bentuk dan juga fungsi kegunaan yang berbeda-beda.

Lalu apa saja kah jenis-jenis dari alat musik membranophone ini? Mari kita simak penjelasan tentang macam-macam alat musik membranophone di bawah ini!

 

1. Marwas

Marwas : 18 Alat Musik Membranophone : Gambar, Fungsi dan Jenisnya
Image Source : direktoripariwisata.id/unit/5510

Marwas ialah sebuah alat musik yang memiliki bentuk serupa dengan alat musik gendang.

tapi, perbedaannya ialah terletak pada ukurannya yang jauh lebih kecil apabila dibandingkan dengan gendang.

Marwas sendiri memiliki dua selaput atau membran pada setiap sisinya.

Dimana cara memainkan alat musik ini ialah dengan cara menabuh selaputnya yang dibuat dari bahan dasar berupa kulit hewan.

Alat musik marwas ialah termasuk kedalam jenis alat musik membranophone yang tradisional.

Dimana suara yang dihasilkan dari alat musik jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan alat musik tabuh lainnya, tapi tingkat bunyi serta suara yang dihasilkan jauh lebih tinggi.

 

2. Kompang

18 Alat Musik Membranophone : Gambar, Fungsi dan Jenisnya
Image Source : wadaya.rey1024.com/budaya/detail/kompang-1

Kompang ialah alat musik membranophone tradisional yang berasal dari wilayah Riau.

Alat musik kompang memiliki bentuk yang sangat serupa dengan alat musik rebana.

Dimana cara memainkan bakat musik kompang juga sama dengan alat musik yang lainnya, yaitu dengan cara ditabuh dengan menggunakan tangan.

Kompang juga merupakan salah satu alat musik yang harus selalu ada di setiap acara kesenian tradisional dari provinsi Riau.

 

3. Ketipung

18 Alat Musik Membranophone : Gambar, Fungsi dan Jenisnya
Image Source : https://www.malls-17.xyz/ProductDetail.aspx?iid=40067061&pr=62.88

Ketipung ialah alat musik membranophone tradisional yang memiliki bentuk serupa dengan alat musik gendang, tapi perbedaannya terletak pada ukurannya yang lebih kecil apabila dibandingkan dengan alat musik gendang.

Pada umumnya alat musik ketipung memiliki ukuran yang kecil dengan diameternya 20 cm sampai ukuran terbesar yaitu dengan diameter 40 cm.

Bagian membran yang ada pada alat musik ketipung dibuat dari bahan dasar kulit hewan, yaitu kulit rusa atau dengan kulit sapi.

 

4. Tamborin

Tamborin ialah alat musik membranophone yang bisa menghasilkan suara gemerincing. Hal ini dikarenakan memang alat musik ini memiliki beberapa plat yang ada di sekitar sisi tubuhnya.

Adapun cara memainkan alat musik tamborin ini juga dapat dilakukan dengan berbagai variasi bunyi gemerincing.

Tamborin memiliki bentuk yang serupa dengan alat musik rebana, tapi dengan tambahan simbal pada bagian samping dari tubuhnya.

Tamborin juga ialah salah satu alat musik yang berasal dari Turki, Eropa.

 

5. Kendang

Kendang atau gendang ialah alat musik membranophone tradisional yang paling banyak digunakan bahkan hampir tersebut di seluruh Indonesia.

Di wilayah Jawa sendiri, alat musik kendang sudah menjadi primadona dimana alat musik selalu menjadi pelengkap pada setiap kesenian gamelan Jawa.

Selaput membran dari alat musik kendang ini biasanya terbuat dari bahan dasar berupa kulit hewan.

 

6. Drum

Drum ialah alat musik membranophone modern yang bisa menghasilkan bunyi atau nada melalui selaput membran plastik atau dari bahan sintetis lainnya.

Biasanya alat musik drum dimainkan dengan bantuan berupa dua buah stick yang biasanya terbuat dari kayu.

Alat musik ini juga dimainkan sebagai alat musik untuk pengatur alunan musik dalam berbagai lagu pop.

 

7. Rapai

Rapai ialah alat musik membranophone dan termasuk kedalam jenis alat musik tradisional Aceh.

Dimana alat musik ini memiliki bentuk yang sama dengan alat musik tradisional yaitu rebana.

Tapi perbedaan antara Rapai dan Rebana yaitu terletak pada suara yang dihasilkan.

Alat musik rapai biasanya akan dimainkan secara bersamaan dengan penggunaan alat musik tradisional lainnya saat mengiringi tembang hingga tarian tradisional.

 

8. Bebano

Bebano ialah alat musik membranophone yang berasal dari wilayah Riau.

Biasanya alat musik ini akan dipakai sebagai musik pengiring setelah dilaksanakannya acara pernikahan tradisional.

Membran yang ada pada alat musik babani ini pada umumnya dibuat dari bahan dasar kulit hewan, seperti kulit kambing, sapi hingga  rusa.

 

9. Tambo

Tambo ialah alat musik membranophone tradisional yang berasal dari wilayah Aceh.

Dimana alat musik tambo ini selain dijadikan sebagai alat musik, tapi juga digunakan sebagai penanda untuk masuknya waktu sholat.

Cara membunyikan alat musik tambo yaitu dengan cara dipukul. Membran dari alat musik tambo ini pada umumnya dari dibuat dengn bahan dasar berupa kulit hewan.

 

10. Tifa

Tifa ialah alat musik membranophone yang berasal dari wilayah Maluku dan juga Papua.

Dimana alat musik ini dimainkan dengan cara ditabuh atau dipukul dengan menggunakan tangan.

Alat musik tifa biasanya dimainkan sebagai alat musik pengiring suatu tarian tradisional.

Perbedaan buang ada antara alat musik tifa yang berasal dari Maluku dengan alat musik tidak yang berasal dari Papua terletak pada bentuk serta motif yang ada dibagian badannya.

Tiga yang berasal dari Maluku pada umumnya tidak memiliki motif, sedangkan untuk tifa Papua memiliki motif di semua tubuh di sisi luarnya.

 

11. Gedombak

Gedombak ialah alat musik membranophone yang berasal dari wilayah Riau.

Dimana alat musik ini memiliki bentuk yang hampir serupa dengan bentuk piala.

Gedombak sering sekali dimainkan pada acara pertunjukan kesenian makyong secara bersamaan dengan menggunakan alat musik tradisional nafiri.

 

12. Geundrang

Geundrang ialah alat musik membranophone tradisional yang berasal dari wilayah Aceh.

Dimana anda bisa menemukan alat musik ini dengan mudah di beberapa wilayah, diantaranya ialah, Aceh besar, Pidie dan Aceh Utara.

Adapun selaput membran yang ada pada alat musik geundrang ini biasanya terbuat dari bahan dasar berupa kulit hewan rusa atau sapi dan diikat dengan memakai serat dari tanaman atau rotan.

 

13. Gandang Katindik

Gendang Katindik ialah alat musik membranophone yang berasal dari Minangkabau, dimana gendang ini juga disebut sebagai gendang gamat.

Adapun cara memainkan alat musik ini juga tidak jauh berbeda dengan alat musik gendang pada umumnya, yaitu dipukul atau ditabuh dengan menggunakan tangan.

 

14. Gendang Nobat

Gendang nobat ialah alat musik membranophone tradisional yang berasal dari wilayah Riau dan dimainkan dengan cara dipukul.

Dimana pada umumnya alat musik gendang nobat dibuat dari bahan dasar kulit hewan rusa, sapi atau kerbau.

Bukan hanya itu, alat musik gendang nobat juga menggunakan bahan dasar kayu yang dipakai sebagai badan gendang dan memakai tali rotan untuk dipakai untuk tali pengikat kulit alat musik gendang.

Di wilayah provinsi Riau, gendang nobat sudah dianggap sebagai salah satu alat musik yang cukup sakral dan tidak boleh dimainkan secara sembarangan.

Bahkan gendang nobat juga tidak boleh sembarangan dilangkahi oleh siapapun. Pada umumnya orang yang boleh memainkan alat musik ini ialah mereka yang masih memiliki darah atau silsilah dari keluarga kerajaan.

 

15. Adok

Adok ialah alat musik membranophone yang berasal dari wilayah Minangkabau. Dimana alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul dengan memakai tangan kosong.

Alat musik adok pada umumnya dimainkan sebagai alat musik pengiring dalam berbagai macam kegiatan kesenian khas dari Minangkabau.

 

16. Djembe

Djembe ialah alat musik membranophone yang dimainkan dengan cara dipukul dengan menggunakan tangan dalam irama ketukan tertentu. Alat musik djembe ini berasal dari benua Afrika.

Kata djembe ialah kata yang berasal dari bahasa suku Mali, yaitu “Dyembe” yang ialah turunan dari kata “Anke dje”. Anke dje ialah kumpulan semua orang bersama-sama.

 

17. Jatung Adau

Jatung adau ialah merupakan alat musik membranofon dari Suku Dayak Kenyah yang berada di Kalimantan Timur.

Jatung adau memiliki kesamaan dengan kendang dan memiliki garis tengah atau diameter sebesar 45 cm, dan pada bagian ekor berukuran sekitar 25 cm, dengan panjang seluruhnya mencapai 250 cm.

Alat musik ini dibuat dari bahan dasar kayu adau yang kuat, liat, serta tidak mudah pecah.

Membran jatung adau biasanya dibuat dari kulit lembu hutan atau kulit kijang yang diikat memakai rotan serta cincin pengikat yang disebut serapah.

Alat musik jatung adau dipakai sebagai pengiring suatu kesenian tari dan sebagai alat komunikasi, seperti memberitakan kematian seseorang, tanda terjadinya bencana, serta mengumumkan anggota suku yang sakit.

 

18. Tuma

Tuma ialah juga termasuk alat musik membranofon dari Kalimantan Barat yang bentuknya memiliki kesamaan dengan gendang panjang.

Tuma dapat dimainkan dengan cara ditepuk dengan menggunakan telapak tangan.

Bagian membran tuma biasanya terbuat dari bahan dasar kulit kambing serta kulit kijang muda.

Penggunaan kulit kijang muda ini memiliki tujuan agar suara yang dihasilkan nyaring.

Tuma sendiri sering digunakan pada upacara ritual dan juga untuk pengiring tarian daerah, seperti kesenian Jonggan hingga upacara ritual Basuayak.

 

Penutup dari Penjelasan Alat Musik Membranophone

Demikianlah tadi pembahasan lengkap tentang alat musik membranophone, dimulai dari pengertian dan berbagai macam jenisnya dan disertai dengan penjelasannya.

Semoga artikel ini dapat membantu para pembaca dalam mengenali dan memahami tentang alat musik membranophone dan semoga penjelasannya dapat dipahami dengan baik!

Avatar
Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas