Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

11 Contoh Alat Musik Ritmis: Cara Memainkannya dan Fungsinya

6 min read

Alat Musik Ritmis – Pasti sudah banyak yang mendengar mengenai alat musik ritmis, yaitu alat musik yang tidak mempunyai nada.

Meski tidak mempunyai nada, namun keberadaan alat musik ini dibutuhkan guna menjadi pengiring, mengatur tempo, sampai memilih irama. Hal ini dikarenakan perbedaan oleh suatu tinggi pada bunyi yang dihasilkan.

Dengan perhiasan bunyi yang dikeluarkan oleh alat musik ritmis, musik akan terdengar menjadi lebih stabil.

Cara memainkannya pun beragam, sanggup dengan di tabuh, dipukul, atau di kocok. Yang terpenting ialah menyesuaikan dengan nada dari alat musik lain serta ketepatan pada ketukan ritme lagu.

 

Pengertian dari Alat Musik Ritmis

Alat musik ritmis merupakan alat musik yang tidak menghasilkan suatu nada pentatonik ataupun diatonik.

Alat musik ini disebut juga alat musik yang memberikan irama yang mengutamakan ketepatan serta keteraturan ketukan serta birama.

Birama ialah bagian maupun segmen dari baris melodi yang menunjukkan jumlah dari ketukan dalam bagian tersebut. Misalnya saja birama 2/4, 3/4, 4/4, dan 6/8.

Karena berpatokan dengan ketukan dan juga birama, alat musik ritmis berfungsi untuk pengiring serta pengatur tempo.

Selain itu, keberadaan alat musik ritmis juga berperan sebagai pelengkap instrumen lainnya sehingga menciptakan suatu harmoni yang enak didengar dan juga dapat dinikmati.

 

Contoh Alat Musik Ritmis

Indonesia sebagai negeri yang kaya akan budaya di tiap daerahnya, mempunyai bermacam-macam jenis alat musik ritmis. Alat-alat musik ini berkembang dari kebudayaan lagu serta musik daerah. Bahkan ada yang muncul lantaran munculnya sebuah tren jenis musik. Berikut ialah daftarnya:

 

1. Gendang

 

11 Contoh Alat Musik Ritmis dan Cara Memainkannya Serta Fungsinya
Sumber Gambar : en.wikipedia.org/wiki/Kendang

Gendang atau sering pula disebut sebagai kendang/kendhang ialah jenis alat musik ritmis orisinil Indonesia yang paling terkenal.

Terbuat dari kayu yang dilubangi pada bab tengahnya sampai berongga dan ditutup dengan kulit binatang (biasanya sapi).

Alat musik ini rutin sekali dimainkan, khususnya untuk mengiringi lagu-lagu tradisional Jawa dan juga Bali.

Kebanyakan cara memainkannya ialah dipukul dengan tangan, jarang yang mengunakan alat.

Ada perbedaan teknik pada permainan gendang, tergantung siapa orang yang memainkannya. Semakin usang jam terbang seorang pemain gendang, maka tak menutup kemungkinan pukulannya akan semakin rumit.

 

2. Ketipung

 

sumber gambar : id.wikipedia.org/wiki/Ketipung

Dilihat pada ekspresi dominan dimulainya sebuah alat musik, maka ketipung sedikit lebih modern dibandingkan dengan jenis alat musik ritmis dari Indonesia yang lain. Ketipung mulai banyak dimainkan sebagai pengiring musik dangdut.

Satu Jenis musik orisinil Indonesia, namun tak sanggup dibilang tradisional juga, alasannya ialah berkembang sehabis era modern (pasca kemerdekaan).

Ketipung berbentuk mirip kendang, hanya saja ukurannya lebih kecil. Dan sama mirip gendang, awalnya ketipung dibuat dengan melubangi bab tengah kayu.

Kini banyak yang berkreasi menciptakan ketipung dengan memakai batangan peralon.

 

3. Rebana

 

11 Contoh Alat Musik Ritmis dan Cara Memainkannya Serta Fungsinya
Source : id.wikipedia.org/wiki/Hadroh_Betawi

Alat musik ini ialah hasil turunan dari kebudayaan melayu. Dengan permukaan bulat mirip gendang, namun jauh lebih tipis dan pipih.

Dimainkan dengan cara dipukul eksklusif dengan tangan. Biasanya dimainkan secara kelompok serta kata ‘rebana’ hampir selalu dimasukkan dalam nama sebuah grup.

Jenis lagu yang diiringi oleh rebana biasanya mempunyai lirik yang religius. Dan dominan pemain rebana ialah perempuan.

Rebana ialah salah satu jenis alat musik ritmis tradisional yang sanggup bertahan sampai sekarang. Makin banyak grup rebana bermunculan dan tidak sedikit pula yang diundang sebagai peramai di sebuah acara.

 

4. Tifa

 

11 Contoh Alat Musik Ritmis dan Cara Memainkannya Serta Fungsinya
Sumber Gambar : romadecade.org

Tifa ialah alat musik yang berasal dari kawasan di bab Indonesia timur, mirip Maluku dan Papua.

Bentuk alat musik ini sangatlah unik dan juga lain dari yang lain. Dengan bentuk lonjong panjang dan ramping serta dipenuhi gesekan khas daerah.

Selain sebagai hiburan, alat musik tifa juga dimainkan sebagai pengiring lagu-lagu adat.

Cara memainkan alat musik tifa ialah dengan cara dipukul. Hasil bunyi yang ditimbulkan terdengar khas dan sangat gampang dikenali.

 

5. Simbal

 

11 Contoh Alat Musik Ritmis dan Cara Memainkannya Serta Fungsinya
Sumber Gambar : romadecade.org

Simbal terbuat dari sebuah logam dengan berbentuk lempengan. Terdapat dua jenis simbal, yakni simbal pukul dan simbal tangan.

Simbal pukul biasanya dipasangkan pada drum-set untuk menunjukkan variasi pada permainan drum.

Cara memainkannya pun memakai tongkat kecil khusus yang sama mirip pada drum.

Sedangkan simbal tangan dimainkan dengan cara saling memukulkan sepasang simbal satu dengan lainya.

Jika simbal pukul dipasang pada drum-set, maka simbal tangan sering dijumpai pada sebuah marching band.

Menelusuri sejarah simbal, maka akan ditemukan bahwa alat musik ini sudah dipakai semenjak zaman awal peradaban insan mengenal musik.

 

6. Kongo

 

11 Contoh Alat Musik Ritmis dan Cara Memainkannya Serta Fungsinya
Sumber Gambar : kibrispdr.org/gambar-alat-musik-kongo

Memiliki bentuk yang hampir ibarat gendang, tapi lebih panjang. Atau mirip tifa, tapi dengan diameter yang lebih besar.

Merupakan alat musik tradisional dari kuba dan dimainkan dengan cara dipukul eksklusif dengan tangan.

Suara yang dihasilkan dari kongo terdengar sangat khas dan juga sering dijumpai mengiringi lagu-lagu beraliran reggae.

Terdapat dua jenis kongo serta hanya berbeda pada ukuran tingginya saja, tinggi dan juga rendah.

Keduanya sama-sama perlu diletakkan pada besi penyangga agar menjaga keseimbangan. Biasanya kongo dimainkan dengan cara sepasang, di mana pada satu penyangga terdapat dua buah kongo yang dimainkan bersamaan.

 

7. Makaras

 

Source : blibli.com/friends/blog/alat-musik-marakas-00/

Makaras jarang dimainkan sendirian dan juga lebih sering menyertai permainan alat musik lainnya.

Dimainkan dengan cara di kocok dan akan menjadikan bunyi gemericik.

Alat musik ini dibuat dengan cara mengisikan biji-bijian (jika di Indonesia biasanya memakai beras) pada sebuah wadah tertutup.

Selain untuk mengiringi permainan alat musik lain, makaras juga sering ditemukan sebagai pengiring parade dan juga seni tarian.

Tarian yang memakai makaras sebagai pengiring ialah Magdalenha, di mana para penari terlihat memegang alat musik ini di tangan.

 

8. Drum

 

Source : nesabamedia.com/alat-musik-ritmis/

Drum ialah jenis alat musik ritmis modern yang paling terkenal. Memiliki bentuk membranoform dan dimainkan dengan cara dipukul memakai sepasang tongkat kecil. Drum biasa menjadi bab dari sebuah marching band.

Perlu diketahui, bahwa drum dan drum-set itu jauh berbeda. Karena drum hanya mewakili satu alat musik saja, sedangkan drum-set terdiri dari beberapa drum yang susun sedemikan rupa.

Kumpulan drum ini disusun sedemikian rupa sehingga sanggup menghasilkan bunyi yang sesuai. Drum-set inilah yang sering digunakan pada sebuah band.

 

9. Timpani

 

Source : 007mrlukian.wordpress.com/2016/02/18/peran-alat-musik-timpani/

Sudah ada semenjak kala 15 dari Eropa dan biasa dipakai untuk alat dalam upacara keagamaan. Timpani mempunyai bentuk yang ibarat drum, namun lebih besar.

Terbuat dari tembaga atau bisa juga terbuat dari fiber dengan bentuk mangkok besar atau tabung dan pada permukannya ditutup dengan kulit.

Timpani dimainkan dengan cara dipukul dengan memakai tongkat berdiameter sekitar 2 sentimeter.

Pada bab ujungnya dibalut dengan bola kapas yang terbuat dari bulu biri-biri. Alat ini dinamakan stik timpani atau sering disebut juga dengan nama timpani mallet.

 

10. Triangle

 

Source : romadecade.org/alat-musik-triangle/

Dinamakan triangle lantaran bentuknya yang segitiga (triangle = segitiga). Terbuat dari logam yang dibuat segitiga dan sanggup mengeluarkan bunyi yang tinggi dan nyaring.

Alat musik ini biasa dimainkan dengan cara dipukul dengan menggunakan tongkat kecil khusus yang biasanya terbuat dari bahan logam.

Triangle sudah ditemukan semenjak kala ke-18 dan telah menjadi bab dari kejayaan musik klasik pada kala ke-18.  Alat ini pun turut mengiringi komposisi orkestra dari para maestro populer masa itu, mirip Beethoven, Mozart, dan Haydn.

 

11. Tamborin

 

Source : Tokopedia.com

 

Orang Indonesia lebih sering menyebut tamborin sebagai krincingan, lantaran bunyi yang dihasilkan oleh alat musik ini terdengar mirip ‘krincing.. krincing..’.

Tamborin pertama kali dimainkan oleh band yang berisikan tentara dari Turki berjulukan Janissaries.

Terbuat dari logam berbentuk lingkaran yang dipasangi  sepasang logam tipis lingkaran pada tiap sisinya.

Alat musik tamborin biasa dimainkan dengan cara digoyang-goyangkan. Terdapat kemiripan pada bentuk tamborin dengan alat musik yang ditemukan di Asia Tengah, Peru, India, Cina, serta Greenland.

 

Fungsi Alat Musik Ritmis

Seperti alat musik lain pada umumnya, jenis alat musik ritmis tentunya bukan hanya sekedar digunakan sebagai pengiring lagu seperti yang diaplikasikan oleh masyarakat modern saat ini.

Dalam kehidupan masyarakat dari zaman dulu sampai sekarang ini, ada beragam alat musik ritmis yang diciptakan dengan fungsi yang beragam.

Masing-masing dari fungsi ala musik ritmis tersebut diantaranya ialah sebagai berikut.

 

1. Penentu Tempo

Didalam menciptakan sebuah musik, kemampuan untuk menciptakan nada yang harmonis sangat dipengaruhi oleh sebuah tempo. Tempo dapat mengatur cepat lambatnya sebuah nada, oleh sebab itu tempo yang tepat akan berpengaruh pada keindahan dari sebuah musik.

Kehadiran alat musik ritmis berfungsi sebagai pengatur tempo tersebut. Tempo yang dihasilkan dari permainan alat musik ini akan menghasilkan musik terdengar lebih harmonis.

Begitu pula ketika alat musik ritmis berperan sebagai pengiring dari sebuah seni tari. Gerakan tari sangatla dipengaruhi oleh ketukan dari pada musik pengiringnya, karena itu alat musik ritmis perlu mengatur agar tempo pada musik pengiring tari dapat disesuaikan dengan gerakannya.

 

2. Mengiringi Lagu

Menyanyikan lagu dengan mengandalkan hanya alat musik melodis sebenarnya sah-sah saja. Akan tetapi, musik yang dihasilkan akan lebih menarik dengan kehadiran alat musik ritmis.

Tugasnya ialah sebagai pelengkap bagi alat musik melodis untuk menghasilkan harmonisasi nada yang enak didengar.

Contohnya ialah pada penampilan sebuah band, biasanya tidak hanya dilengkapi oleh keyboard serta gitar namun juga terdapat drum.

Gitar dan juga keyboard dikategorikan sebagai alat musik melodis, sedangkan drum ialah merupakan salah satu alat musik ritmis paling populer sampai saat ini.

 

3. Menandai Bagian Lagu

Dalam suatu lagu terdapat beberapa struktur yang membantu musisi atau juga komposer untuk dapat membuat lagu.

Ada yang disebut dengan  intro, bagian pembuka pada lagu, ada juga verse yang merupakan pengantar sebelum masuk ke inti lagi dan reff yang merupakan bagian inti dari sebuah lagu.

Nah, dalam sebuah lagu yang enak didengar, alat musik ritmis biasanya dimainkan sebagai penanda peralihan dari intro menuju verse atau reff.

Misalnya pada beberapa lagu dengan genre pop, permainan drum biasanya menjadi pembuka dalam sebuah lagu. Atau instrumen Drum dimainkan untuk meningkatkan tempo saat menuju ke reff lagu, khususnya pada jenis lagu yang penuh semangat juga rock.

 

4. Membantu Koreografi

Sama halnya pada sebuah lagu, alat musik ritmis juga digunakan sebagai pemberi tanda pergantian gerakan bagi penari.

Misalnya, perpindahan dari satu gerakan ke gerakan lainnya yang biasanya peralihannnya tersebut diiringi dengan permainan Kendang.

Biasanya Kendang dimainkan dengan tempo yang cepat, khususnya apabila digunakan sebagai penanda perbedaan ketukan antara gerakan satu dengan gerakan lainnya.

Itulah lah tadi bebe

 

Demikianlah tadi beberapa contoh alat musik ritmis untuk kamu ketahui. Selain alat-alat musik di atas, benda-benda lainnya yang dapat mengeluarkan bunyi teratur juga dapat digunakan sebgai alat musik ritmis.

Misalnya botol atau bahkan galon yang dipukul, jentikan jari, ketukan sepatu, tepukan tangan, shaker botol berisi beras hingga bunyi tutup panci yang diadu benda-benda tersebut juga dapat dikategorikan sebagai alat musik ritmis

Avatar
Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas