keisha almahira Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

100 Contoh Pantun Jenaka Lucu Dan Menghibur Berbagai Tema

10 min read

contoh pantun jenaka

Contoh Pantun Jenaka – Pengertian pantun Jenaka ialah pantun yang mempunyai tujuan untuk menghibur orang yang mendengar, adakala dijadikan sebagai sarana untuk saling menyindir didalam kondisi yang penuh keakraban.

Agar tidak mengundang rasa tersinggung dan bersama dengan pantun Jenaka sanggup membuat kondisi akan jadi tambah meneyenangkan.

Pantun jenaka berujuan untuk lucu lucuan dan mempunyai tujuan untuk menghibur sang pendengar yang baik. Pantun itu merupakan normalitas yang diucapkan secara lisan ataupun segera melalui candaan yang membawa dampak irang tertawa.

Sangat menarik ketika kami perhatikan pantun yang tertata rapi dan diucapkan bersama dengan nada yang pas ketika orang mengucakan pantun itu. Anda tentu mengenal kata gokil maupun lucu dan banyak sekali yang di istilahkan bersama dengan lelucun

 

Apa Arti Jenaka?

Saat ini orang sangat jarang pakai kata jenaka. Apa sih arti jenaka? Jenaka artinya lucu. Makara pantun jenaka ialah pantun lucu. Mungkin belum dewasa muda dikala ini bisa menyebutnya sebagai pantun lucu humor atau gokil.

Jenaka berasal dari bahasa Melayu. Pantun sendiri sesungguhnya lebih berkembang terhadap suku Melayu. Oleh karena itu, ketika kami studi pantun, terutama pantun-pantun lama, kami banyak mendapatkan kalimat yang asing.

 

contoh pantun jenaka
Source : freepik.com/author/macrovector

 

Pengertian Pantun Jenaka

Keberadaan sebuah pantun jenaka sebagai karya seni yang kreatif nan menghibur masih senantiasa eksis hingga pas ini. Karena kecuali dipikirkan, siapa yang tidak senang bersama hiburan? Ya, tentu saja barang siapa perlu sebuah hiburan untuk isikan hari-harinya.

Terlebih lagi kecuali jiwa Anda kreatif, menulis sebuah pantun barangkali sanggup dijadikan sebagai akomodasi bagi Anda untuk menuangkan isikan kreativitas otak Anda. Sebenarnya seluruh pantun, baik itu yang bercerita wacana pantun agama, nasihat, jenaka, atau tema lainnya

Dapat mempunyai kegunaan untuk pembacanya, tidak cuman kata-kata yang begitu unik terangkai, terhitung terselip nasihat bijak atau ungkapan kisah lucu yang bermakna. Dimana setiap kata-kata pada pantun jenakan sanggup menghibur, orang yang mendengar pantun tersebut

Sekedar Info yang barangkali sanggup mempunyai kegunaan bagi Anda, perlu Anda ketahui bahwa pantun dan syair itu sesungguhnya sangatlah berbeda, cuma selama ini kita melihat antara pantun dan syair punya banyak kemiripan. Lalu, apa sajakah perbedaan satu diantara dua karya sastra tersebut?

 

Ciri-ciri Pantun :

    • Terdiri atas 4 baris.
    • Jumlah kata dalam setiap baris sebanyak 8 hingga 12 suku kata.
    • Baris pertama dan kedua disebut bersama sampiran.
    • Baris ketiga dan terhitung keempat disebut bersama isi.
    • Memiliki pola sajak A-B-A-B.

 

Ciri-ciri Syair Pentun :

    • Terdiri berasal dari 4 larik dalam setiap baitnya.
    • Setiap bait memberi tambahan makna sebagai sebuah satu kesatuan.
    • Semua baris dalam syair ialah isi, menjadi dalam syair tidak tersedia sampiran.
    • Mempunyai pola A-A-A.
    • Jumlah suku kata dalam tiap baris syair ialah 8 hingga bersama 12 suku kata.
    • Isi syair berbentuk nasihat, petuah, dongeng ataupun cerita.
    • Kumpulan Pantun lucu dan jenaka dan juga humor ini kita dapatkan berasal dari banyak sekali tumpuan di internet. Jika Anda pernah membacanya di buku atau majalah tetapi kebanyakan sering lupa dan menghendaki membacanya lagi karena punya unsur seni yang tinggi dan tentu saja menghibur.

 

Jenis-jenis Pantun Jenaka

Ada banyak macam pantun jenaka. Sehingga kau bisa menentukan salah satu jenis dari pantun tersebut. Berikut ini ialah jenis-jenis pantun jenaka, yang biasa sering digunakan pada umumnya:

    • Pantun Dongeng Binatang
    • Pantun Kelakar
    • Pantun Mengolok-Olok / Ejekan
    • Pantun Sindir Menyindir

Semoga kumpulan pantun lucu humor dan jenaka terbaru di bawah ini sanggup menghibur kita semua. Silahkan Anda mengfungsikan pantun lucu berikut ini untuk diungkapkan kepada sahabat atau mitra Anda, biar sanggup membuat situasi yang menyenangkan dan penuh tawa.

 

Contoh Pantun Jenaka

Nah, apakah anda dulu punyai pengalaman layaknya bercanda dengan orang-orang disekitar anda? Apa yang anda rasakan kala orang lain tidak bisa mendapatkan pantun jenaka yang anda tulis dengan baik? Mungkin lebih dari satu orang sanggup jadi malu. Tapi tidak masalah, gara-gara pengalaman layaknya itu merupakan awal mula tebangunnya dari sistem belajarmu.

Dengan begitu, anda sanggup lebih menyadari bahwa di dalam menyusun sebuah pantun lucu, anda harus melakukan penelitian yang terkait bersama dengan situasi orang-orang sekitarmu. Selain itu, anda harus membaca pantun jenaka yang lain untuk dijadikan sebagai referensimu. Nah, oleh karena itu cobalah anda baca postingan di bawah ini, beberapa teladan pantun jenaka yang lucu.

 

Pantun Jenaka Anak

 

Harimau telah semakin sombong

Suka menghina yang jelak

Masih kecil telah ompong

Mirip bersama dengan nenek-nenek

###

Lebar sekali daun talas

Untuk menaikkan daun talam

Makanya jangan suka malas

Sikat gigi pagi dan malam

###

Kancil cari undur-undur

Mencarinya muter-muter

Ada anak suka tidur

Sambil ngorok sambil ngiler

###

Prasasti di daun lontar

Ada kecap cap bango

Ada anak sok pintar

Ditanya planga-plongo

###

Jari sakit dikarenakan luka

Lukanya sangatlah besar

Ini teladan pantun jenaka

Untuk anak sekolah dasar

###

Selalu menang tidak kalah

Kancil tetap menjadi juara

Pantun jenaka anak sekolah

Untuk kelas empat kelas lima

###

Sungguh sedap makan ketupat

Kiriman berasal dari kakak ipar

Kami anak kelas empat

Rajin studi dan pintar-pintar

###

Satu titik dua koma

Anak monyet memanfaatkan gincu

Lihat anak kelas lima

Suka ngebanyol dan melucu

###

Kain robek kami jahit

Robek dikarenakan perihal kawat

Saya telah 10 bait

Berapa bait yang kau buat?

 

Pantun Jenaka Remaja

 

Panas-panas kota Jakarta

Akibat pemanasan dunia

Bila mendambakan lulus sarjana

Tidur malam tanpa celana

###

Awalnya bersua artis tara

Artisnya bersuara merdu

Bila rindu merasa membara

Itulah tanda cinta berpadu

###

Jambu merah

di dinding

Jangan marah

just kidding

###

Nasi uduk tetap anget

Beli nye di tepi jalan

Yang kembali duduk manis banget

Boleh ga kite kenalan

###

Berjalan ke atas rotan

Liat bawah air ya kering

teringat adek di kala makan.

air mata jatuh ke piring.

###

Mangga muda jangan dibeli,

karena rasanya asam sekali.

Kusangka beliau tetap sendiri,.

Ternyata udah mempunyai 6 suami

###

Tanam pete dipinggir kali

petenya lari gak tau diri

Jangan miscall aja kalo berani

Telpon gue kalo mempunyai nyali

###

Butik berisi plaminan

Kotak malang melintang

Cantik tdk jdi jaminan

Ahlak yg di cari orang

###

Sekolah melacak bebek

Topi kotak di dlm butik

Biarlah berwajah jelek

Tapi ahlak berwajah cantik

###

Membeli pakaian dihari minggu.

Baju dibeli di dalam pasar,.

See also  Tari Piring: Asal, Sejarah dan Makna dari Gerakannya

Ingin peluk dirimu namun saya tak mampu.

Karena badanmu amat besar

 

Pantun Jenaka Cinta

 

Meminum jamu sambilah berdiri.

Di seduhnya cepat berduduk dibangku.

Bilanya hati kau masi sendiri.

Berikanlah area untuk diri aku.

###

Naik keatap menggunakan lamborjini

lamborjini bekas pakain pita

Cobalah tatap mata saya ini

aKan engkau bisa satu berkas cinta

###

Pasar Banjar ada dikota

Perginya belanja mempunyai uang saku

Bilanya kau di kejar cinta

Sembunyilah dalam hati aku

###

Radionya Didalam diPasar Slipi

Rawanya Buaya Pasarnya Cipaku

Tadinya dimalam ku bermimpi

Luna Maya menjadi jodoh aku

###

Disana gunung di sini gunung.

Tengah – tengahnya pohonnya jati.

Betapa hatiku tengah terbingung

Menunggunya balasan sijantung hati.

###

Adanya burung cendrawasih.

memakan duku samppai modar.

percayalah terkasih

kasih dan sayang saya tak sanggup pernahnya pudar.

###

Adanya orang duku dijitak

di jitak bersama dengan orang Botak

selama jantung saya masi berdetak

cinta saya ta sanggup terluluh lantak.

###

Janganlah pernah keselokan

nantinya kotor di tertawakan

janganlah pernah meragukan

berjanji setia yang saya ikrarkan

###

Kamar kos – kosan berbentuk persegi

di sewakan tukang roti

tak sanggup suntuk saya ucapkan selamat pagi

untuk kau sang pemilik hati

###

Manchester Citynya dua

Arsenalnya kosong

terlepaskan dari tipu energi cintanya

kini hati saya mulai plong

 

Pantun Jenaka Lucu

 

Burung perkutut

Burung kutilang

Kamu kentut

Nggak bilang bilang

###

Buah pisang buah tomat

Disimpan di dalam lumbung padi

Pantas tercium busuk menyengat

Rupanya kau belum mandi

###

Memasak ikan di di dalam peti

Paling lezat di campur terasi

Gayanya aja kayak selebriti

Tapi dompetnya kagak berisi

###

Paling seger minum limau

Campur madu malah nikmat

Ayam berani menyerupai harimau

Itu ayam super nekat

###

Lebih baik warna kuning

daripada warna ungu

Lebih baik gigi kuning

daripada putih namun palsu

###

Jalan-jalan ke rawa-rawa

Capek duduk di pohon palm

Geli hati menghambat tawa

Melihat katak kenakan helm

###

Ke cimanggis membeli kopiah

Kopiah indah kan kau dapati

Begitu banyak gadis yang singgah

Hanya dinda yang memikat hati

###

Di pinggir kolam makan bubur

Jangan lupa gunakan keripik

Dari semalem aye ga sanggup tidur

Selalu teringat wajah mu yang cantik

###

Bunga mawar tangkai berduri

Laris manis pedang cendol

Aku tersenyum aib sekali

Ingat dulu puas mengompol

###

Rumahmu dari kayu

Atapnya dari jerami

Rupamu sungguh ayu

Tapi sayang jarang mandi

###

Layangan putus nyangkut di paku

Pakunya nempel di jemuran baju

Cinta mu lapang dada cuma untuk ku

Tapi sayang mama ku ngga setuju

###

Naek pesawat ke pulau sumbawa

Ada petir gak jadi terbang

Kalau kau menghendaki tertawa

Tarik bibir ke arah belakang

###

Dulu delman

Sekarang dokar

Dulu teman

Sekarang pacar

###

Orang sasak pergi ke Bali

Membawa pelita semuanya

Berbisik pekak dengan tuli

Tertawa si buta melihatnya

###

Mengambil air di di dalam perigi

Tali timbanya panjang sehasta

Jikalau kucing tak bergigi

Alamat tikus berpesta pora

###

Ada cacing makan ikan

Udeh kenyang renang ke tangki

Mau tau yang melelahkan

pergi ke Bandung berlangsung kaki

###

Bunga skuntum boleh di ikat

Bunga dahlia cuma sebatang

Sekali senyum saya terpikat

Senyum kedua dompetku hilang

 

Pantun Jenaka Pendidikan

 

Jika hendak anda melamar

Jangan banyak tulis dihapus

Jika siswa rajin belajar

Sudah niscaya pasti lulus

###

Pergilah ke tepi kali

Jangan lupa bawa guci

Bangkitlah anak pertiwi

Bangunlah negerimu ini

###

Jika kita pegang kuas

Melukislah pada kertas

Jika anak bangsa cerdas

Bangsa pun berkualitas

###

Hendaklah melempar jangkar

Kalau ada bahtera singgah

Kalau anak bangsa pintar

Negeri ini sanggup bangga

###

Kehutan mencari rusa

Hendaklah mempunyai tali

Wahai belum dewasa bangsa

Cepat bangkit lekas mandi

###

Jika anda pergi ke dusun

Jangan lupa bawa beras

Belajarlah dengan tekun

Agar kita naik kelas

###

Jika pergi ke padang datar

Jangan lupa pulang berlabuh

Jika kita kepingin pintar

Belajarlah nyata-nyata

 

Pantun Jenaka Sindiran

 

Jalan-jalan naik delman

Keliling kota hingga senja

Teman mengaku teman

Kalau tersedia maunya saja

###

Kunang-kunang berlaksa-laksa

Di selagi hujan badannya basah

Pinjam duwit 1/2 memaksa

Bayar hutangnya benar-benar susah

###

Pagi hari tanam bawang

Ada ular berkelat kelit

Seringkali minjam uang

Giliran dipinjam benar-benar pelit

###

Hidup senang karena iman

Nafsu maksiat bakal terkekang

Bagaimana disebut teman

Dia menusuk dari belakang

###

Raja membangun satu dinasti

Jangan tersedia yang mencelakai

Lain di verbal lain di hati

Berteman cuma melukai

###

Obat tabib benar-benar manjut

Badan sakit ditutup selimut

Kusangka sahabat yang jujur

Rupanya musuh didalam selimut

###

Cari busana pergi ke pekan

Berjalan kaki perlahan-lahan

Berkali-kali sudah dimaafkan

Jangan kembali kembali kesalahan

###

Dahulu elok si gandaria

Indah bagaikan bunga taman

Daripada kehilangan bahagia

Lebih baik kehilangan teman

###

Bagus hati jikalau tabah

ketika membaca surat biru

Jika dinasehati tak terhitung berubah

Baiknya kucari mitra baik baru

 

Pantun Jenaka Nasehat

Kalau emas dikata suasa

tentu kuningan menyerupai tembaga

kalau tidak rela berusaha

meminta mintalah kerjanya

###

Tidak baik menadah tangan

selalu mengemis dipinggir jalan

apa gara-gara malasnya si insan

tidak aib yang beliau kerjakan

###

Cari kerja sesungguhnya susah

apalagi tidak ada keahlian

tapi banyak termasuk mudah

memang lah malas cari makan

###

Hidup bukanlah untuk makan

tapi hidup mempunyai tujuan

kalau makan sebagai kehidupan

serupalah bersama dengan sang hewan

###

Carilah harta yg halal

agar anak istri tidak jalal

kalau mengemis membuat mu sial

jangan berbohong karena kenal

###

Tidak aib berwajah buruk

nongkrong diterminal terbungkuk bunguk

jadi pengemis pura pura kikuk

mengharap imbalan dari sopir truk

###

Menjajah anak dipinggir jalan

sambil memegang kerincingan

tangan menadah minta kasihan

banyak pengemis musiman

###

Dikejar satpol terbirit birit

lari kelongkang di dalam parit

ditangkap petugas matanya sipit

duduk bersila berlagak wirit

 

Pantun Jenaka Bertema Kehidupan

Kejadian yang terjadi pada kehidupan sehari-hari masyarakat kebanyakan dijadikan sebagai materi pandangan gres dalam pembuatan pantun. Tujuannya ialah untuk mendapatkan hiburan dari kondisi sosial yang banyak terjadi pada masyarakat secara umum.

Di sisi lain, hal ini sanggup digunakan sebagai cara untuk tidak memandang hidup dari kacamata yang sulit. Justru hidup itu harus dibentuk mudah, dan jikalau perlu ditertawakan.

Charlie Chaplin pernah menyampaikan bahwa hidup ialah sebuah bencana jikalau dilihat dari dekat, namun merupakan komedi jikalau dilihat dari jauh. Karenanya untuk tidak menambah beban hidup, ada baiknya mengakibatkan apa yang sedang terjadi di sekitar kita sebagai materi untuk membuat pantun jenaka. Berikut ialah beberapa contohnya:

 

contoh pantun jenaka yang lucu dan menghibur
Source : freepik.com/author/freepik

 

See also  Pengertian Filsafat : Menurut Para Ahli, Cara Mengkaji dan Cabang Ilmunya

Kenapa mau panen kelapa

Padahal belum tumbuh tunas

Kenapa mau beli vespa

Padahal cicilan kompor saja belum lunas

**

Jalan-jalan ke pantai Indrayanti

Jangan lupa membawa sepeda

Tak guna menanti nasib tak pasti

Kalau tak pernah mau berusaha

**

Sehabis manis sepah dibuang

Sehabis gelap terbitlah terang

Habis uang jadilah ngutang

Tak sanggup bayar motor melayang

**

Jual kelapa laris sepuluh

Sisanya akan dikirim ke Padang

Susah nian punya anak sepuluh

Tidur menyerupai ikan pindang

**

Turun hujan rintik-tintik

Memandang mendung di teras rumah

Harap hati punya pacar cantik

Syaratnya punya rumah dan kendaraan beroda empat mewah

**

Berakit-rakit kita ke hulu

Berenang-renang kita ke tepian

Siapa suruh berfoya dulu

Dikejar tagihan bank kemudian

**

Sapi kabur orang sekampung mengejar

Tak tahunya bertemu si tukang jagal

Siapa suruh dulu enggan belajar

Sudah bau tanah kini menyesal

**

Gadis kecil berambut kepang

Di lapangan berkejar-kejaran

Jadi orang jangan suka berhutang

Hiduplah saja dengan wajar

**

 

Pantun Jenaka Bertema Cinta

Tema cinta sering digunakan sebagai salah satu sumber pandangan gres untuk banyak sekali karya sastra, bahkan untuk dijadikan sebagai pantun jenaka. Tentu saja berbeda dengan tema cinta yang dibentuk pada karya sastra lain, dalam pantun jenaka ditekankan mengenai pengaruh kelucuannya. Berikut ialah beberapa contohnya:

Jalan-jalan ke Sumedang

Pulangnya mampir pasar malam

Ada kakak rajin sembahyang

Mau dong jadikan beliau imam

**

Es doger rasanya segar

Buat kudapan makan telur asin

Adek manis cepatlah besar

Biar segera kakak nikahin

**

Pergi ke Bali bertemu Bayu

Tidak lupa membeli pernak-pernik

Kalau memang kau akil merayu

Coba sana rayu gadis cantik

**

Pergi ke pasar dengan naik unta

Beli komplemen dan intan permata

Tak peduli walau beliau sudah tua

Yang penting ialah saling cinta

**

Membeli kain berwarna merah

Dari Kediri menggunakan batik

Eneng digoda janganlah marah

Salah eneng punya wajah cantik

**

Sore-sore makan kudapan manis cucur

Memandang hari bergeser senja

Karena cinta hatiku hancur

Siapa yang mau mengobatinya

**

Perahu layar berputar haluan

Melihat pulau ingin bertambat

Pemuda gagah harapkan pasangan

Inginkan gadis tapi janda didapat

**

Kakek berlayar dengan kapal perang

Pulang-pulang membawa lontar

Sudah ingin adek dipinang

Eh si kakak tak ada kabar

**

Ke Malioboro beli sandal

Ditempel hiasan dari kulit kerang

Sibuk bekerja mencari modal

Pujaan hati sudah dilamar orang

**

Pantun Jenaka Bertema Situasi

Pantun jenaka jenis ini biasanya dibentuk secara impulsif dan disebabkan oleh kekagetan akan suatu situasi. Meski tak jarang juga merupakan hasil aliran yang lebih mendalam. Maksud dari pantun yang bertema situasi ialah suatu insiden yang terjadi dan mengundang tawa atau rasa heran. Berikut ialah contohnya:

 

Jalan-jalan lewat pinggir empang

Di pinggir empang nemu kotak

Hati siapa yang tak jadi bimbang

Minta dikepang padahal beliau botak

**

Pergi tamasya ke Sumedang

Melihat kambing makan rumput

Anak-anak tertawa senang

Melihat badut berjoget dangdut

**

Bunga mawar bertangkai duri

Laris manis berdagang cendol

Aku sungguh aib sekali

Tiap ingat dulu suka ngompol

**

Beras ditanak jadilah nasi

Ayam goreng lezat baunya

Cukup siapkan piring sebiji

Lebih lezat makan bersama

**

Ada kijang berjalan di hutan

Sampailah ia ke kebun kosong

Ada seorang bujang berlarian

Karena dengar anjing menggonggong

**

Karena nila setitik

Rusaklah susu sebelanga

Karena kentut sedetik

Semua harus mencium baunya

**

Hujan gerimis sesudah sahur

Awas jatuh tersandung batu

Tak boleh menangis di atas kasur

Nanti kasurnya bisa berkutu

**

Berjualan buah semangka

Tolong beli barang sekilo

Nenek heran kemudian tertawa

Dengar kakek mengajak disko

**

Ayam berkokok tandanya senja

Hewan bertaring menanti mangsa

Kenapa nona bermuram durja

Lebih baik kita menari salsa

 

Pantun Jenaka Sindiran

Ada banyak cara untuk memberikan sindiran, salah satunya ialah dengan menggunakan pantun jenaka. Berbeda dengan bentuk sindiran yang lain, sindiran dalam bentuk pantun jenaka tidak begitu kentara dan sering dianggap kemudian sebagai sebuah candaan. Berikut ialah beberapa contohnya:

 

Kalau memang gigi sudah ompong

Segeralah pergi ke dokter gigi

Jangan jadi anak yang sombong

Pasti kan rugi di kemudian hari

**

Buah kesemek buah tomat

Disimpan di dalam lemari

Pantas dari tadi busuk menyengat

Ternyata kau belum mandi

**

Malam-malam gelap gulita

Menyalakan pelita diisi minyak

Wajahmu memang elok jelita

Sayang tertawanya menyerupai kuntilanak

**

Dari pada di rumah saja menganggur

Lebih baik jualan sate kerang

Rezeki itu sudah ada yang mengatur

Jangan iri melihat suksesnya orang

**

Hati-hati kalau meludah

Jangan hingga kena sepatu orang

Minta maaf itu memang mudah

Tapi tak guna jikalau masih diulang

**

Nelayan menangkap ikan pari

Sampai di darat sudah dinanti

Kecil-kecil kenapa suka mencuri

Mau jadi apa dikala besar nanti

**

Pantun Jenaka Humor

 

Pantun jenaka jenis ini dibentuk sepenuhnya untuk menghibur dan mengangkat hal hampir mustahil. Dibuat untuk memancing tawa dari orang yang mendengarnya. Tidak jarang si pembuat pantun pun ikut tertawa karena merasa pantun buatannya lucu. Berikut ini ialah contohnya:

 

Duduk di atap si kucing betina

Tak hentinya mengeong-ngeong

Kulihat perempuan elok jelita

Malang melanda punggungnya bolong

**

Senin Selasa Rabu Kamis

Jumat Sabtu hingga Minggu

Eh ada gadis bermuka manis

Tapi ternyata itu hantu

**

Anak-anak bersuka ria

Bermain menari berdendang pula

Orang mana yang tak kan tertawa

Disangka waras tapi ternyata gila

**

Jalan-jalan hingga Lamongan

Jangan lupa jajan soto

Swadaya sudah lagi tak zaman

Yang ada kini ialah swafoto

**

Makan roti tawar pakai Nutella

Tapi ternyata kalengnya kosong

Gadis kecil melongok ke jendela

Memamerkan giginya yang ompong

**

Bikin sambal tak perlu merica

Enaknya makan pakai ikan layur

Buku itu gunanya untuk dibaca

Bukannya digunakan bantal tidur

**

Sama halnya menyerupai jenis pantun yang lain, pantun jenaka juga masih mengindahkan hukum dalam pantun. Menggunakan sajak a-b-a-b dengan empat baris setiap baitnya dan tiap baris berisikan antara 8 hingga 12 suku kata.

Yang membedakan ialah isinya yang sanggup mengandung unsur humor dan canda yang membuat orang yang mendengar tertawa. Pantun jenaka masih sanggup sering kita jumpai di banyak sekali kesempatan sebagai salah satu cara berkomunikasi. Bahkan sering pula dilakukan di banyak sekali kegiatan hiburan televisi.

Seolah menjadi bukti bahwa pantun sebagai salah satu warisan kesusastraan orisinil Indonesia pun sanggup terus bertahan seiring dengan perkembangan zaman.

Bagaimana teladan pantun jenaka diatas menghibur bukan, semoga anda sanggup senang dengan beberapa pantun jenaka yang telah kami bagikan. Karena intinya kebahagian itu dicari, karena setiap orang punya cara sendiri untuk bahagia. Demikianlah artikel pantun lucu ini, semoga bermanfaat dan jangan lupa berikan komentar anda.

Avatar
keisha almahira Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *