keisha almahira Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

50 Pantun Gombalan yang Lucu dan Bikin Baper Terbaik

7 min read

Contoh Pantun Panggung yang lucu

Pantun Gombalan – Menggombal akan sangat unik apabila digunakan untuk meluluhkan hati sang kekasih.

Pastilah hati sang kekasih akan pribadi melayang, bila pacarnya bisa menunjukkan sebuah pantun yang unik.

Selain itu menunjukkan pantun kepada sang kekasih sanggup menjadi cara unik untuk memikat hatinya.

Nah, tak perlu galau dan pusing merangkai kata-kata untuk menjadi pantun yang indah.

Di bawah ini akan diberikan banyak pola gombalan mengenai pantun yang bisa digunakan untuk memikat hati kekasih.

 

Pantun Gombalan Saat PDKT

Saat sedang PDKT dengan calon kekasih yaitu ketika yang penting untuk sanggup memikat hatinya.

Pastikan gunakan cara yang unik biar masa pdkt berkesan.

Berikut pola pantun gombalan yang sanggup digunakan untuk masa-masa PDKT:

 

Sore-sore pergi ke sanggar

Di tengah jalan bertemu Ibu

Aduh tiba-tiba hatiku berdebar

Sejak pertama kali melihat mu

~~~~~~~

Olahraga di hari Rabu

Pulangnya minum susu

Sungguh hampa hari-hariku

Tanpa sapa dan kabar darimu

~~~~~~~

Anak angsa berjulukan itik

Lari-lari mengejar kerupuk

Hai perempuan cantik

Jadian yuk!

~~~~~~~

Mata merem takut disuntik

Jarum menusuk rasanya perih

Met malem cantik

Lagi apa nih?

~~~~~~~

Telat bangkit di pagi hari

Membuat tubuh panik menjadi lesu

Betapa bahagianya diri ini

Berkenalan dengan perempuan secantik dirimu

~~~~~~~

Merah-merah warna sepatu

Dibeli dari kota baru

Hai bagus maukah dirimu

Menjalin kasih denganku

~~~~~~~

Lem berantakan membuat lengket

Dibersihkan dengan air kran

Kita ini sudah usang dekat

Tapi kapan mau pacaran?

~~~~~~~

Pergi ke warung membeli bumbu

Lupa pula tak membeli ketumbar

Oh manis indahnya senyummu

Membuatku tak bisa tidur

~~~~~~~

Adik manis membawa kerang

Pipinya dicubit menjadi merah

Selamat tidur wahai sayang

Semoga kau mimpi indah

~~~~~~~

Ada nenek bau tanah melihat sinis

Membawa sebilah bambu

Hai gadis manis

Maukah kau menjadi milikku?

~~~~~~~

Sungguh segar buah semangka

Dimakan dengan buah duku

Siapakah gadis bagus di sana?

Maukah kau menjadi milikku?

~~~~~~~

Luasnya hamparan langit biru

Semakin elok ketika seja

Sungguh bagus gadis berkerudung biru

Siapakah yang memilikinya?

 

Pantun Gombalan Untuk Pacar

Ketika sudah resmi mempunyai hubungan, jangan hingga korelasi ini berjalan dengan flat dan biasa-biasa saja.

Bolehlah sesekali mengirimkan pantun untuk sang pacar.

Pastilah sang pacar akan senyum-senyum bahkan tertawa.

Nah, di bawah ini ada beberapa pola pantun untuk sang pacar:

 

Contoh Pantun Gombalan dan rayuan
Source : freepik.com/author/jcomp

 

Terbang indah burung kenari

Mengelilingi langit yang biru

Sungguh beruntungnya diri ini

Memiliki kekasih menyerupai dirimu

~~~~~~~

Lebaran tidak lupa membeli baju

Tidak lupa sepatu baru

Sungguh sepi hari-hariku

Tanpa kau di sisiku

~~~~~~~

Menanam pohon dari biji

Dirawatnya hingga tinggi

Aku berjanji takkan pernah pergi

Meninggalkanmu sepi sendiri

~~~~~~~

Panas-panas makan rujak

Paling yummy pakai pepaya

Jangan kau merajuk

Aku sungguh tak berdaya

~~~~~~~

Pintu diketuk ada tamu

Membawa buah tangan dari Cina

Aku siap menjadi kekasihmu

Sampai nanti menua bersama

~~~~~~~

Buka puasa makan hingga kenyang

Masih tambah minum kelapa

Sungguh hanya kaulah seorang

Yang mencintaiku apa adanya

~~~~~~~

Pergi merantau ke Palembang

Ditemani oleh seorang paman

Janganlah kau bersedih sayang

Ada saya yang siap menjadi sandaran

~~~~~~~

Pergi berlayar ke Pacitan

Pulangnya membawa parang

Aku kan siap berkorban

Demi kau kekasihku tersayang

~~~~~~~

Sungguh nikmat kuliner pindang

Dimakan dengan sambal paru

Walaupun topan menerjang

Aku kan tetap setia bersamamu

~~~~~~~

Jalan-jalan di hari Sabtu

Bangunnya siang di hari Minggu

Semoga kau juga aku

Tetap menjalin kasih yang satu

 

Pantun Gombalan Untuk Mantan

Ya, boleh lah sekali-kali menarik hati sang mantan, apalagi kalau masih sama-sama memendam rasa.

Nah, pantun akan menjadi cara jitu untuk selalu mencairkan hubungan.

 

Beli kelapa dimasak santan

Belinya di warung pak Kobar

Hai mantan

Apa kabar?

~~~~~~~

Pergi ke kebun memetik labu

Dijadikannya labu selasih

Hai, rindukah dirimu?

Kita dulu pernah menjalin kasih

~~~~~~~

Melihat sore bersama jingga

Sembari duduk melihat kota

Jangan kau lupakan kisah kita

Dulu kita pernah berjalan bersama

~~~~~~~

Pergi melaut di tengah badai

Mengayuh bahtera dengan sampan

Aku dan kau memang sudah usai

Tapi kenangan diantara tetap tersimpan

~~~~~~~

Memetik mawar tertusuk duri

Diobati pakai ramuan jamu

Kini kita sama-sama sendiri

Tapi tak bolehkah saya merindu?

~~~~~~~

Pergi berlibur ke Telaga Warna

Di tengah jalan bertemu kuda

Aku dan dirimu pernah menjadi kita

See also  80 Kata-Kata Motivasi Kerja Agar Penuh Semangat

Menjalin kasih penuh murung lara

~~~~~~~

Dingin salju terasa membeku

Terasa malas ingin tidur saja

Hujan dulu menjadi saksi bisu

Kau dan saya pernah bersama menjalin cinta

~~~~~~~

Pergi ke bahari membeli krupuk tengiri

Pulangnya naik bus mini

Kau tau mengapa saya masih sendiri

Karena indah bayang mu selalu menghampiri

~~~~~~~

Asam-asam mangga muda

Belinya dari pasar Konda

Walaupun kini kau bersama

Aku belum rela kau bahagia

~~~~~~~

Hari ahad beli keramik

Belinya di kota Buayan

Hai cantik

Yuk balikan

 

Pantun Gombalan Untuk Istri

Bagi para suami harus sanggup membuat istri tersenyum, apalagi ketika istri sedang badmood atau ngambek.

Pantun bisa digunakan untuk mengembalikan mood sang istri lho!

Berikut ini contoh-contoh pantun untuk sang istri tersayang.

 

Melihat ikan penuh sisik

Berenang di dalam lorong

Siapakah yang paling cantik

Hanya istriku seorang

~~~~~~~

Berenang-renang ke pulau batu

Melihat ikan menyerupai hiu

Sungguh beruntungnya aku

Memiliki istri sholehah menyerupai mu

~~~~~~~

Membeli gula dan sebotol madu

Lupa belum mengambil terigu

Terimakasih istriku

Telah menemani suka murung bersamaku

~~~~~~~

Pergi berlibur ke gua hantu

Di sana melihat burung biru

Dulu kita saya pernah berjanji dihadapan penghulu

Untuk selalu setia menafkahimu

~~~~~~~

Kakek tersenyum melihat cucu

Berlari-lari membawa cuka

Terimakasih istriku

Telah lelah memasak dan menjaga belum dewasa kita

~~~~~~~

Suatu pagi di kota Kediri

Menyeruput nikmatnya secangkir kopi

Bila saya menjadi bau tanah nanti

Masih maukah kau setia menemani?

~~~~~~~

Awan hitam terlihat mata

Menandakan hujan akan turun jua

Istriku, semoga cinta kita

Akan tetap abadi hingga tua

~~~~~~~

Memasak bubur di dalam tungku

Kurang nikmat tanpa bumbu

Wahai cantiknya bidadari surgaku

Aku siap membimbing menjadi imam mu

~~~~~~~

Memandang malam dengan langit lebar

Bau menyengat tiba-tiba terhirup

Istriku, terimakasih telah sabar

Menemaniku bersama menjalani hidup

~~~~~~~

Menata kursi di akrab meja

Menaruh beling di akrab jendela

Semoga kau, saya dan belum dewasa kita

Bisa hidup rukun senang selamanya

 

Pantun Gombalan Untuk Suami

Sekarang giliran sang istri yang membalas pantun suaminya.

Nah, untuk sang istri jangan malu-malu mengungkapkan perasaan ya! Berikut pola pantun untuk sang suami:

 

Menimbang-nimbang bakas buku

Ditaruhnya di atas bangku

Terimakasih suamiku

Engkau telah rela membimbingku

~~~~~~~

Bermain gamelan menabuh gendang

Ikuti bunyi harmoni nada

Suamiku ganteng suamiku sayang

Hari ini mau dimasakkan apa?

~~~~~~~

Wayang bercerita dimainkan dalang

Sampai pagi tidak terlena

Suamiku cepatlah engkau pulang

Pastilah kau lelah bekerja

~~~~~~~

Pagi-pagi ke Jakarta

Salah jalan jadi ke Surabaya

Terimakasih telah tulus bekerja

Demi menafkahi keluarga kita

~~~~~~~

Membuat gula dari tebu

Memasaknya di hari Rabu

Aku tahu peluh keringatmu

Kau tujukan untuk saya dan anakmu

~~~~~~~

Naik pesawat ke Selandia baru

Sampai di sana pukul lima

Imamku, selamat bekerja

Aku kan menunggumu dengan setia

~~~~~~~

Pergi sholat menuju surau

Membawa sajadah berwarna merah muda

Suamiku, kau tak perlu risau

Aku setia menemanimu hingga tua

~~~~~~~

Naik delman dengan si ibu

Membawa tas berisi gula

Janganlah kau ragu begitu

Hanya kau imamku tercinta

~~~~~~~

Melihat gajah berjalan lelah

Berhenti di samping telaga

Terimakasih juga sebab telah

Menjalin rumah tangga yang bahagia

~~~~~~~

Lari-lari mengejar kereta

Sampai di stasiun tutup ternyata

Maafkan saya bila membuatmu lelah bekerja

Aku memutuskan terus berdoa untuk kebahagian kita

 

Pantun Gombalan Untuk Lelaki

Di zaman yang modern ini permasalahan gender bukan lagi suatu halangan untuk menyatakan perasaan.

Bagi kaum hawa kalau masih gengsi menyatakan perasaan secara gamblang, bisa menggunakan pantun untuk aba-aba kode calon kekasih.

Di bawah ini beberapa pola gombalan untuk lelaki.

~~~~~~~

Memahat patung di negeri seberang

Sambil melihat bahari penuh buih

Hai ganteng

Siapa yang punya nih

~~~~~~~

Memotong kayu di hutan lebat

Pulangnya ketika gelap gulita

Lelaki hebat

Tidak akan menyakiti wanita

~~~~~~~

Hari ahad mengasah parang

Kena tangan pribadi berdarah

Cowok ganteng

Harus rajin beribadah

~~~~~~~

Duduk santai sambil makan asinan

Sembari melihat sore tanpa hujan

Hai lelaki tampan

Siapakah namamu gerangan

~~~~~~~

Membeli sepatu bersama lolita

Antri panjang hingga jemu jua

Jangan kau suka mempermainkan wanita

Ada tanggapan dan eksekusi alam di belakangnya

~~~~~~~

Memanjat pohon mengambil jambu

Jatuh terpeleset sebab terburu-buru

Sungguh senang diriku

Mengenal lelaki jago menyerupai dirimu

~~~~~~~

Membeli dasi juga topi

Topi digunakan di kepala

Jikalau kau seorang lelaki

Jangan buat perempuan menunggu lama

~~~~~~~

Gulali rasanya manis

Paling nikmat dimakan bersama

Lelaki berkumis tipis

Jangan hingga lepas begitu saja

~~~~~~~

Tangan terluka sebab teriris

Mengupas bawang

Jangan kau membuat perempuan menangis

Bila kau yaitu lelaki sejati

 

Pantun Gombalan Untuk Nikung Pacar Orang

Urusan tikung menikung memang tidak pernah ada habisnya, sebab cinta tak bisa disalahkan.

See also  Ucapan Ulang Tahun Untuk Ibu Yang Penuh Doa

Pakailah beberapa pantun di bawah ini untuk memikat hati pacar teman.

 

Melihat langit penuh bintang

Ada satu yang paling terang

Tinggalkan kekasihmu sekarang

Ada saya yang bisa berjuang

~~~~~~~

Berat punggung memikul beban

Berjalan hingga ke simpangan

Untuk apa bertahan?

Dia hanya menunjukkan luka sayatan

~~~~~~~

Pergi berselancar di hari Selasa

Pulangnya membeli watu bara

Ku tunggu kau putus dengannya

Aku siap menunggumu dengan setia

~~~~~~~

Piknik di pantai membuat senang

Paling yummy di hari Minggu

Lupakan ia sekarang

Pergilah bersamaku

~~~~~~~

Ke Jogja naik delman

Membawa segelas madu

Jangan kau tahan-tahan

Lelaki sepertiga ia tak layak untukmu

~~~~~~~

Berdua pergi piknik

Membawa buah mengkudu

Hai cantik

Mending saya dari pacarmu

~~~~~~~

Malu-malu pipi merona

Rambutnya hitam diikat dua

Cantikmu tak layak untuknya

Tinggalkan ia dan saya menjemputmu

~~~~~~~

Lelah sangat menelusuri jalan

Letih rasanya menghampiri raga

Sudahi saja korelasi kalian

Jika hanya mengundang air mata

~~~~~~~

Pagi hari langit berwarna biru

Membuat indah hari-hari baru

Jika kau ingin yang baru

Aku siap menjadi pacarmu

~~~~~~~

Bawang bombay diiris tips

Digoreng semerbak harumnya

Dia hanya membuatmu menangis

Bersamaku kau akan bahagia

 

Tips Cepat Mengarang Pantun

Penggunaan pantun ketika ini tetap diminati oleh masyarakat.

Karya sastra orisinil Indonesia ini kerap dibelajarkan diberbagai jenjang pendidikan.

Apakah ketika ini sedang galau membuat pantun?

Nah berikut ini akan diberikan tips cepat mengarang pantun.

 

1. Pahami Pantun

Sebelum mengarang pantun dengan cepat, sebaiknya pahami dahulu seluk beluk dan informasi mengenai pantun. Tanpa mengenal karya sastra ini pastilah akan mengalami kebingungan ketika menciptakannya. Pahami aneka macam peraturan mengenai pantun dan ikutilah fatwa tersebut.

Bagian pantun yang paling penting yaitu mengenai sampiran dan isi. Tanpa memahami perbedaan diantara keduanya, penulis pantun terang tidak akan membuat pantun yang benar. Selain itu perhatikan pula akhiran bunyi pada setiap kata. Apakah ingin membuatnya dalam bentuk ab-ab atau aa-aa.

 

2. Bermain Imajinasi

Karya sastra pastilah membutuhkan imajinasi dari seorang penulisnya. Tanpa imajinasi semua itu tidak akan tergambarkan ke dalam kata-kata. Untuk melatih imajinasi gotong royong bukan kasus yang sulit. Penulis hanya perlu membayangkan saja apa yang ada di dalam hatinya.

Ketahui dulu isi hati dan maksud hati ingin membuat pantun menyerupai apa. Kemudian resapi setiap bayangan-bayangan yang muncul di dalam benak dan tuliskan menjadi karya pantun yang memikat.

Imajinasi akan sering terasah apabila penulis sering membayangkan atau bahkan melamun. Melamun menjadi salah satu program untuk mengasah imajinasi.

 

3. Perkaya Kosa Kata

Karya sastra pantun tidak akan terlepas dari penggunaan kosa kata yang banyak. Oleh sebab itu, kalau ingin mengarang pantun dengan cepat perbanyaklah kosa kota. Cara memperbanyak kosa kota bukan berarti harus membaca dan menghafalkan kamus. Namun bisa juga dengan rajin membaca.

Perbanyaklah tumpuan mengenai karya-karya pantun yang banyak beredar di Indonesia. Melalui intensitas membaca pantun yang sering, maka akan terbiasa untuk membaca dan mengenal pantun lebih dalam. Tanpa membaca tentu kosa kata di dalam otak kita tidak akan bertambah.

 

4. Tuliskan Isi Pantun Terlebih Dahulu

Tips yang jarang diketahui oleh penulis pemula pantun yaitu tuliskan isinya pantun terlebih dahulu. Baru kemudian tuliskan sampirannya. Hal ini akan lebih mempermudahkan penulis untuk memberikan isi hatinya. Selain itu akan memudahkan proses penulisan juga.

Kebanyakan orang terlalu usang memikirkan sampiran pantun, sehingga lupa memberikan isi dari pantun yang lebih penting. Sampiran akan bersifat lebih bebas, sehingga apabila menuliskan isi pantun terlebih dahulu, akan menghemat waktu. Jangan lupa pula tetap perhatikan akhiran bunyi setiap kata biar terdengar indah.

 

5. Gunakanlah Diksi Yang Indah

Setiap karya sastra tidak akan pernah terlepas dari penggunaan diksi. Diksi yaitu pemilihan kata yang tepat, biar karya sastra terlihat indah. Begitu juga pantun yang sangat kental akan pemilihan diksinya. Pada karya pantun memang dihentikan sembarangan dalam menentukan kata-kata.

Kesesuaian bunyi simpulan kata menjadi kunci pantun akan terdengar indah. Tanpa pemilihan diksi yang baik pantun akan kehilangan jati dirinya. Oleh sebab itu selalu perhatikan keindahan bunyi pantun yang akan dibuat.

 

6. Sering Latihan

Menempa diri untuk selalu berlatih menulis pantun memang akan menjadi proses yang baik. Dengan sering menulis pantun otak akan terbiasa untuk mencerna dan menentukan diksi dengan cepat. Tanpa proses latihan, penulis tidak akan sanggup membuat pantun yang indah.

Sering-seringlah berlatih menulis pantun. Buatlah beberapa coretan di kertas, hingga kesudahannya terciptalah pantun yang indah.

Nah, begitulah beberapa pola pantun gombalan serta tips membuat pantun dengan tepat. Lestarikanlah karya sastra orisinil Indonesia!

Avatar
keisha almahira Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *