Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

50 Pantun Pendidikan Lengkap Penuh Dengan Makna

11 min read

Contoh Pantun Pendidikan Terbaik

Pantun Pendidikan – Dalam dunia pendidikan banyak pihak ikut terkait hiruk pikuknya. Para pemain drama ini pun baik dari pendidik ataupun murid yang diajar mendapat banyak rasa yang sangat bervariasi.

Pantun dengan tema pendidikan, tidak selalu harus bertema sekolah, pantun pendidikan itu bermakna bahwa berguru dengan penuh kesungguhan supaya kelak hidup akan menjadi lebih baik dan lebih cerah.

Pantun perihal pendidikan itu mempunyai tujuan untuk memberi semangat dalam berupaya dalam meraih pendidikan dan menuntut ilmu di sekolah.

Serta dengan adanya pantun pendidikan juga sering dan juga sanggup dipakai untuk memperlihatkan makna mendidik anak-anak, berikut ini ada beberapa kumpulan pantun pendidikan yang sanggup dijadikan materi bacaan dan menambah koleksi pantun.

 

Pantun Pendidikan Sepanjang Waktu

Pendidikan menjadi utama di semua kalangan usia.

Tua dan muda menjadi hal yang sama rata dalam tanggung jawab menempuh pendidikan.

Pantun pendidikan dibawah ini sanggup menimbulkan pola bahwa pendidikan berjalan sepanjang waktu.

 

Tak Ada Kata Tua

Pergi jauh mengendarai kuda

Terlepas ia hilanglah pula pelana

Usia boleh tak lagi muda

Tapi semangat baca haruslah selalu ada

~~~~~~

Piknik mari bawalah banyak tikar

Dekap erat jangan hingga tergores

Pendidikan bukan perihal gelar

Semua itu murni menceritakan proses

~~~~~~

Tanah lapang tanah bahagia

Banyak keluarga bersuka cita

Sampai ketika renta tiba

Pendidikan tetap utama

 

Di Bumi Pengungsian

Terhempas saya jauh ke luar angkasa

Bumi ku kecil saya terbang tinggi diatasnya

Sekarang boleh kira tertimpa bencana

Namun tak sanggup lupakan berguru membaca

~~~~~~

Terbang saya tinggi siapa turut

Menatap ke bawah yang tampak hanya laut

Duka cita jangan berlarut

Prestasi akademik janganlah surut

~~~~~~

Merdu nyanyian alam tertawa

Hujan turun nyalakanlah api

Bersama mitra berguru bersama

Lewat peristiwa sukses tegapai

 

Lahirku Untuk Belajar

Berlari saya diatas kerikil karang

Terluka  kaki alirkan banyak darah

Kecil memang saya sekarang

Besar sudah inginku sekolah

~~~~~~

Bawah bahari alam indah para satwa

Ombak tinggi mereka pun hilang tak lagi berenang

Jika siang tiba saya tak suka

Bel berbunyi haruslah beranjak pulang

~~~~~~

Indah bahari tak ada kaya benci menatapnya

Bercebur dalam air saatnya mandi

Malam hari saya bahagia

Esok pagi berangkat lagi

 

Terutama Bagi Anakku

Pergi fajar penduduk bumi bergegas mencari nafkah

Matahari bergerak perlahan memudarkan malam rindu

Bernyanyi lagu ABCD dan bersamaan berguru berjalanlah

Tumbuh bersama dengan ilmu akan lebih memuliakanmu

~~~~~~

Pagi tiba tak begitu cepat seolah ia berjalan malu

Alam riang bersenandung  perihal lagu-lagu baru

Bergerak gesit penduduk bumi termasuk seekor rusa

Kenalilah ayah ibu dengan banyak membaca buku

~~~~~~

Riang mengeja orang tuamu insan paling bahagia

Berlari elok tebarkan senyum sukacita

Ramai bumiku gema lagu terdengar hingga ke hutan

Berteman boleh dengan siapa saja

Sahabat utama yang kau pilih pengetahuan

 

Pantun Pendidikan Permasalahan Di dalamnya

Pendidikan sama halnya dengan sisi kehidupan yang lain.

Yang memperlihatkan kebahagiaan besar namun terkadang juga sering timbul permasalahan.

Hal itu sanggup tersirat dari pantun pendidikan di bawah ini :

 

Source : freepik.com/author/pch-vector

 

Merontokkan Ego

Langit berarak menjadi kelabu

Matahari meluncur cepat nyaris karam

Jika emosiku emosimu diadu

Gemuruh ombak tak akan lagi pernah diam

~~~~~~

Dalam langit kosong bahkan tak ada awan

Biru yang hilang tak nampak lagi ibarat samudra

Memaafkan alasannya ialah kau ialah teman

Satu seragam bu guru bilang kita saudara

~~~~~~

Lautan menjadi sombong tak ijinkan muncul perahu

Liar melaju kapal tak terarahkan oleh  seorang nahkoda

Berhentilah kau selalu menarik hati pekerjaanku

Meninggalkan sekolah sudah pernah singgah di kepala

~~~~~~

Laut sibakkan diri terlihat ganas ikan hiu

Ribuan tahun sanggup bertahan seekor penyu

Duduklah membisu engkau di kursi kayu

Aku satu kau satu semua sanggup satu bangku

 

Bu, Saya Benci

Segerombol anak ramai berlari-lari

Menuju sawah luas disana tumbuh lebat padi

Bisakah tidak ada matematika dan biologi

Nilai E menciptakan hari-hariku frustasi

~~~~~~

Pepohonan hijau lebat dan rindang semua

Petani telaten memunguti setiap kayu

Hari terima raport saya tak suka

Orang renta murka dan mendiamkan aku

~~~~~~

Satu pohon yang paling lebat tumbuhnya

Tumbuhan itu tumbuh di atas tanah berbatu

Nilai menjadi standar kasih mereka

Angka menjadi patokan penghargaan kepadaku

 

Norma

Kepulan asap tebal keluar dari api tinggi kebakaran

Lahap habis gosong sisakan seorang diri

Pendidikan diterapkan untuk menanamkan kebenaran

Kuat terpateri di setiap putra negeri

~~~~~~

Tak tersisa lagi bekas puing gagah rumahku

Terkoyak sobek hancurnya utuh sanubari

Tampil indah penuh budi dalam berlaku

Hormat menghormat menjadi kata kunci

~~~~~~

Memori menyapa dengan kasar

Jari terluka, kupetik sepucuk mawar

Tentang moral landasan dasar

Norma tidak sanggup lagi ditawar

 

Pantun Pendidikan Kewarganegaraan

Pendidikan kewarganegaraan harus di pantau dengan ketat.

Serta diatur dengan peraturan yang sempurna pula.

Tujuannya untuk memastikan setiap generasi tumbuh bermoral dan dengan budi pekerti tinggi.

Berikut pola pantun pendidikan mengenai kewarganegaraan :

 

Seluruh Indonesia

Serasa aliran darah mengalir ke jantungku

Namun  merahnya darah terasa asing

Indonesia ialah milikku dan saudaraku

Mereka berpengaruh beradu pun tak akan kalah saing

~~~~~~

Darah dan tubuh selamanya ialah kawan

Jaga mereka tetap akur jangan kau tekan

Pancasila diingatkan menjadi pedoman

Sila satu hingga lima dan segera diamalkan

~~~~~~

Satu burung mencari makan

Terbang jauh hingga Tunisia

Bersatu kepalkan tangan

Kasih sayang untuk semua Indonesia

 

Bhineka Tunggal Ika

Berlayar kapal bergerak pelan ke Amerika

Kapal berhenti di pelabuhan negeri Belanda

Bahasa warisan kita boleh tak sama

Satu yang utama bahasa Indonesia

~~~~~~

Menyusuri  luasnya air saya tak pernah jera

Semua itu mengalir penuh dengan rasa

Meski pulau kita terpisah oleh samudera

Namun kau saudaraku kita satu Nusa Bangsa

~~~~~~

Berdua denganmu saya terasa lengkap

Berbisik kasih di indera pendengaran antara kita dengan lirih

Kau terang kulitku gelap

Kita satu dalam naungan merah putih

 

Terpateri Rasa Kemanusiaan

Kaya kami akan hasil bumi tembakau

Hasil panen melimpah petani pun riang

Saudara kita semua ribuan pulau

Bergandengan hadapi musuh menyerang

~~~~~~

Ke langit tinggi burung singgah di atas awan

Birunya langit luar biasa indah sangat menawan

Percaya akan Pancasila menjadi pedoman

Kita tak terpisah meski banyak ancaman

~~~~~~

Turunlah burung menuju satu bunga

Bunga beruntung berwarna merah hati

Tak ada beda kami semua Indonesia

Kibarkan bendera ke tiang tertinggi

 

Pantun Pendidikan Di Sekolah

Pendidikan formal menjadi hak bagi setiap anak Negeri.

Beberapa pantun pendidikan di bawah ini memperlihatkan kita sedikit citra mengenai apa yang terjadi di dalam kehidupan pendidikan di sekolah.

 

Putih Abu-Abu

Bekejar-kejaran belum dewasa kecil saling menarik hati nakal

Secerah matahari bersinar mereka tak pernah perlihatkan duka

Bangku sekolah ini ialah langkah berbakti tahap awal

Mengabdi kepada negeri itu menjadi tujuan utamanya

~~~~~~

Langit cerah mendadak bermetamorfosis kelabu

Hangat siang ini dikagetkan dengan turun salju

Semangat tiba pagi hari menyongsong ilmu

Rasa lelah dan penat bukan menjadi kendalaku

~~~~~~

Permainan mereka tak pernah berhenti meski senja

Gelap langit tak sanggup gantikan hari-hari yang selalu ceria

Rasa senang menjadi pecahan utuh dari tunas bangsa

Keringat darah pun tak gentarkan semangat yang menyala

 

Tentang Seragam Lusuh

Padat penduduk di kampung kumuh

Kesibukan tinggi sepanjang hari saling beradu

Seragam ini telah menjadi lusuh

Keringat melekat temani kegiatan sekolahku

~~~~~~

Riuh belum dewasa kami terdengar ibarat sebuah lagu

Lagu sumbang terdengar hingga langit yang biru

Tiga tahun saya tak bisa membeli seragam baru

Merah putih dan coklat susu masing-masing hanya satu

~~~~~~

Tangis anak kami meminta kebebasan

Tanah lapang untuk mereka berlarian

Hujan turun basahlah baju kebanggaan

Ku kipas lembut supaya ia tak kedinginan

 

Aku Tidak Pernah Jajan Lagi

Kebun bunga anggun penuh warna

Lebah senang bunga indah mekar semua

Istirahat kami keluar bersama-sama

Kantin akan ramai menjadi target utama

~~~~~~

Merayap lembut dibawah bunga bayi kelinci

Membuat betah singgah hati pun nyaman

Tak pernah saya kesana selama ini

Menahan perut lapar tak punya uang jajan

~~~~~~

Satu bunga paling menawan, bunga kertas

Semua bunga menciptakan anggun taman

Membeli buku kukira menjadi prioritas

Meski tak jajan akan saya lakukan

 

Papan Kapur Yang Berdebu

Hujan turun deras dari langit membawa pelangi

Melengkung indah dengan beraneka warna

Seperti hujan salju di bersahabat papan tulis kami

Tangan pak guru menjadi putih karenanya

~~~~~~

Kini langit berpelangi tak lagi terlihat ringkih

Cagak pelangi menopang langit menjadi kuat

Kapan papan tulis kami menjadi putih bersih

Terang goresan pena bapak pun menjadi terperinci terlihat

~~~~~~

Di langit berpelangi burung bernyanyi merdu

Hilang kedukaan dan tangisan mereka yang sendu

Kasihan pak guru yang harus batuk terkena debu

Noda kapur kerap kotori seragam pak guru

 

Dengan menciptakan pantun pendidikan sanggup menimbulkan pemikiran dan keluh kesah kita menjadi sedikit ringan. Semangat dalam menempuh pendidikan ialah awal menjadi tunas Bangsa Indonesia yang berkualitas.

Kumpulan Pantun Pendidikan  Dengan Beberapa Tema

Pantun pendidikan sanggup dibentuk degan aneka macam tema. yang terpenting dalam setiap baitnya mengandung nilai pendidikan maupun perihal pembelajaran yang didapat di sekolah adapun beberapa pola kumpulan puisi-puisi tersebut ialah sebagai berikut:

 

contoh pantun pendidikan
source : freepik.com/author/freepik

 

1. Pantun Pendidikan Dengan Tema Pendidikan Masa Depan

 

Seberapa luas dasar palung lautan

Seperti mengukur dalamnya hati

Siapa yang ingin mempunyai luas wawasan

Galilah ilmu padi

~~~~~~

Gunakan pisau yang sudah diasah

Masaklah daging yang sudah di cacah

Belajar sungguh sungguh tak kenal lelah

Di tamat masa sanggup banyak faedah

~~~~~~

Jangan berjalan di semak belukar

Banyak ular yang hendak memangsa

Rajin rajin anakku belajar

Supaya kelak cerdas dan bijaksana

~~~~~~

Ibu nak jahit kain menjadi baju

Bukan nak kafani jenazah

Pergi ke sekolah nak cari ilmu

Bukan sekedar nak cari ijazah

~~~~~~

Anak rusa bermain berlari lari

Berlari riang dari hutani ke semak

Amalkan ilmu sehari hari

Agar tertanam dalam benak

~~~~~~

Ayam bumbu hendak di bakar

Lebih yummy jadi pepesan

Gampanglah bila hanya mengajar

Tapi tak gampang jadi teladan

~~~~~~

Kalau hendak memangsa tikus

Carilah di kolong kolong parit

Kalau tidak cermat dan serius

Ingin pandai sangatlah sulit

~~~~~~

Allah maha pencipta yang Agung

Sembah syukur selalu untuk Nya

Jika kelak dirimu bingung

Jangan aib untuk tanya pada ahlinya

~~~~~~

Hujan deras di bulan Januari

Membuat bunga bermekaran disekitaran

Jangan lelah berguru sepanjang hari

Mulai buaian hingga hingga kuburan

~~~~~~

Jika hendak minum di gelas

Bacalah bismillah selalu

Hormati guru bukan hanya di kelas

Dimanapun ia tetap gurumu

~~~~~~

Kicau burung saling menyahuti

Hendak melawan kicau burung nuri

Sesama diri salinglah menghormati

Hindari untuk saling memaki

~~~~~~

Belajar ilmu pohon yang tingginya teguh

Jika ada yang bengkok jangan ditebang

Jadi guru mengajarlah dengan sungguh-sungguh

Dan bukan hanya alasannya ialah mendapat uang

~~~~~~

Ikan ikan melompat di sungai yang riak

Sungainya mengalir hingga ke lautan

Jangan sombong punya ilmu yang banyak

Kelak celaka bila tidak diamalkan

~~~~~~

Jangan takut dengan si burung hantu

Walau buruk ia burung yang bakir memekik

Jika sudah banyak mempunyai ilmu

Hendaknya bersikap baik

~~~~~~

Kalau hendak membeli emas

Hati hati alasannya ialah banyak emas palsu

Tiada guna bila anda cerdas

Jika watak perilakunya buruk selalu

~~~~~~

Kalau penasaran pa beda kayu dan rotan

Carilah bedanya di hutan

Jika hormat guru dan sayang teman

Itulah tanda murid yang budiman

~~~~~~

Anak kucing mengeong-ngeong

Kebingungan alasannya ialah kehilangan induknya

Jika menuntut ilmu jangan sombong

Karena yang lebih pandai darimu banyak di dunia

~~~~~~

Sungguh indah bunga seroja

Mawar melati juga bunga

Jangan hanya mencari ilmu dunia

Akhirat juga ialah ilmu yang ada di dunia

~~~~~~

Kalau hendak makan roti bakar

Serta kan selai dalamnya yang banyak

Belajar di sekolah supaya kelak pinta

Cerdas otak, baik pula akhlak

~~~~~~

Di hari raya ikan ayam dibakar

Hati senang dan gembira

Salah satu ciri-ciri orang pintar

Adalah orang yang selalu baik hatinya

 

Itulah pola pantun dengan tema pendidikan masa depan. Kalimat dan kata yang tertulis Dibaitnya sangat sederhana dan gampang dimengerti oleh semua kalangan namun mengandung banyak mana perihal pantun maupun nasehat pendidikan.

Pantun-pantun pendidikan dengan pendidikan di masa depan itu menggambarkan bahwa berguru dan menimba ilmu di sekolah dengan sungguh-sungguh supaya sanggup mencapai cita cita dan berbahagia di masa yang akan Datang.

 

2. Pantun Pendidikan Dengan Tema Nasehat Giat Dalam Menimba ilmu

 

Anak dara pakai selendang merah

Berlari lari di waktu senja

Ingat ingat nasehat ini wahai ananda

Pendidikan itu ialah tiang utama

~~~~~~

Warna biru itu ibarat langit biru

Warna cerah menciptakan hati penuh warna

Masih kecil tuntutlah ilmu

Untuk bekal kelak engkau dewasa

~~~~~~

Kutulis syair penuh irama

Sebagai renungan kita bersama sama

Agama itu ilmu yang utama

Tapi ilmu dunia juga jangan lupa

~~~~~~

Di hari raya memasak ketupat

Ketupat disusun rapat rapat

Kalau inginkan Tinggikan derajat

Susun  ilmu dan iman  dihati rapat rapat

~~~~~~

Tanam mawar di ujung taman

Hampir mati dan tak berdahan

Harus seimbang ilmu dan iman

Agar kelak diberkahi tuhan

~~~~~~

Sketsa merah hampir hilang tenggelam di ufuk barat

Menanti indahnya bulan di malam yang semu

Hidup yang baik itu Carilah akhirat

Akhirat hanya didapat dengan ilmu

~~~~~~

Tidur nak ku wahai ananda

Ibu peluk dirimu dengan segala rindu

Semoga kelak kau taklukkan dunia

Dengan amal dan ilmu

~~~~~~

Mencari rezeki jangan terlalu dipaksakan

Pasrahkan saja segala kepada Tuhan

Kalau Pendidikan sudah tidak Di utamakan

Alamat kelak akan mendapat kesusahan

~~~~~~

Mari berkumpul sanak keluarga untuk arisan

Dari pada duduk terdiam dan menghayal

Jangan selalu malas malasan

Jika sampaumur hidupmu akan penuh penyesalan

 

Pantun pendidikan di atas degan tema nasehat dalam menimba ilmu di sekolah ini sangat cocok dipakai dalam nasehat nasehat kepada belum dewasa dalam menyemangati dan mensupport anak anak dalam berguru dan ke sekolah dengan penuh kesungguhan.

 

3. Pantun Pendidikan Dengan Tema Belajar Mengaji

 

Kalau jalan jalan ke Danau Toba

Kalau tiba jangan lupa berkemah

Dan kalau sudah tiba senja menyapa

Cepat cepat kembali pulang kerumah

~~~~~~

Pergi ke kebun mencari daun suji

Disana juga banyak daun selasih

Segerah berkemas mandi yang bersih

Selepas itu pergilah mengaji

~~~~~~

Membeli permen isi lima

Permen manis rupa pula warnanya

Belajar agama ialah yang utama

Untuk bekal alam abadi dan dunia

~~~~~~

Pergi umroh dan berhaji ke negeri arab

Carilah di sana sanak kerabat

Hanya kepada Allah sajalah diri berharap

Semoga kelah diberi rahmat

~~~~~~

Jangan kikir untuk beramal kepada orang miskin

Manusia penuh dosa maka segeralah bertaubat

Pergi berguru untuk kaji alquran sebaik mungkin

Agar syafaat menyapa di hari  kiamat

~~~~~~

Jalan jalan ke bukit banyak kelokan

Anak dara menari gemulai dan menawan

Jangan direguk manis dunia alasannya ialah itu hanya godaan

Penuh daya dan tipuan

~~~~~~

Jika hendak pergi berlayar topan tornado akan tiba melanda

Hati-hati selalu alasannya ialah banyak orang celaka karena

Ingat Setan akan selalu menggoda

Agar kita menjadi insan yang durhaka

~~~~~~

Pergi ke pasar beli sabun cap tiga

Baik, serta murah hati pula penjualnya

Belajar mengaji biar masuk surga

Jangan kejar dunia harta dan isinya

~~~~~~

Luka sayat alasannya ialah sembilu

Sembilu alasannya ialah luka tersayat sayat

Jangan hidup penuh maksiat

Kelak segala bala akan menghantam dengan cepat

 

Pantun pendidikan perihal tema berguru mengaji ini berisikan nasehat nasehat orang renta kepada belum dewasa supaya rajin untuk berguru mengaji ilmu agama.

Karena ilmu agama sangat penting dipelajari untuk dunia dan akhirat.

Pantun berisikan kata-kata bijak bagi belum dewasa yang berguru agama dan pergi mengaji.

 

4. Pantun Pendidikan Merangkai Budi Pekerti

 

Pergi berburu cari rusa berbelang kaki

Nenek menyusun si daun suji

Biar diri penuh harga diri

Senantiasalah hidup berakhlak dan berbudi

~~~~~~

Anak Kerbau mencari makan di rawa

Cantik sungguh putri raja selat malaka

Sayang dan hormat kepada orang tua

Jangan menjadi anak durhaka

~~~~~~

Langit di sore terhampar indah berwarna biru

Ditambah alunan gelombang bahari yang membiru

Kalau bertuah hormati guru

Akan kelak mendapat keberkahan ilmu

~~~~~~

Ciri-ciri orang beriman

Pasti taqwa dan tunduk kepada Rabbul Izzati

Berkasih sayanglah kepada semua kawan

Kelak nanti banyak rezeki.

~~~~~~

Hidup di dunia tidaklah lama

Karena kelak di alam abadi kembalinya kita

Rendah hatilah sesama manusia

Ciri watak mulia

~~~~~~

Sungguh yummy si daun kecipir

Mencari jati untuk diukir

Jadi orang jangan kikir

Karena kikir menumpulkan pikir

~~~~~~

Simpan beras di karung goni

Esok hari jual di pasar

Jadilah pemudah yang gagah dan pemberani

Berani dan kukuh membela jalan yang benar

~~~~~~

Indahnya senja sore langitnya berwarna merah

Seluet pelangi menciptakan langit bagai terbelah

Belajar budi pantang menyerah

Kelak takkan gampang kalah

~~~~~~

Hendak makan si ikan bakar

Anak dara bermain di semaian

Belajar yang tekun sifat yang tidak tergantikan

Meski dengan  beribu ribu orang dengan kepandaian

 

Pantun pendidikan dengan tema merangkai budi ini memuat dan memberi masakan bahwa dalam menuntut ilmu dan berguru di sekolah harus mempunyai budi pekerti dan.

Nilai tertinggi dari pendidikan ialah budi pekerti.

Nasehat nasehat di atas mengajarkan akan pentingnya mempunyai budi pekerti dalam berkehidupan.

 

5. Pantun Pendidikan Patuhi Orang Tua

 

Batu terkutuk kerikil terbelah

Dikelilingi pohon talas

Ayo semangat pergi ke sekolah

Menuntut ilmu yang rajin jangan malas

~~~~~~

Menjunjung air di dalam kendi

Kakak menyusun gelas di atas nampan

Bangun pagi pagi langsung  pergi mandi

Jangan lupa makan sarapan

~~~~~~

Anak kucing panjat kayu pagar

Berlari lari berputar putar

Jalan ke sekolah di pagi hari menciptakan tubuh menjadi bugar

Otak juga semakin pintar

~~~~~~

Sembah sepuluh jari kepada tuan Raja

Sembah santun kepada putri Sri Rama

Kalau berguru jangan selalu ribu saja

Dengar nasehat guru penuh seksama

~~~~~~

Belajar pramuka untuk berkemah

Tidurnya di dalam tenda

Periksa pelajaran di rumah

Bermain main bisa ditunda

~~~~~~

Jangan pukul kerikil nanti bisa terbelah

Si jago merah murka menyala berwarna merah

Jika menuntut ilmu dan berguru di sekolah

Kelak masa depan akan menjadi cerah

~~~~~~

Anak dahulu sangat suka makan si air tajin

Ayah bersenandung sambil memotong si kayu jati

Kalau cari sobat pilihlah yang rajin

Kalau punya sobat malas jangan dekat-dekat

 

6. Pantun Pendidikan Tema Nasehat Belajar Pelajaran Agama

 

Panorama bahari bermacam-macam juga ada ubur-ubur

Masak daun ubi pakai kencur

Kalau sudah tubuh di dalam kubur

Sekujur tubuh dicambuk hingga hancur

~~~~~~

Kalau hendak berdiri rumah kuatkan dasar tiang

Rumah dihutan rusak penuh bolong bolong

Kalau hidup tidak sembahyang

Di alam abadi tiada yang akan menolong

~~~~~~

Pengembara berjalan ke kedah

Hingga tahun bertahun terlewat sudah

Kalau rajin berdiri ibadah

Kelak akan sanggup nirwana yang indah

~~~~~~

Anak raja pakai hiasan kemilau permata

Penghias menarik hati di kepala

Jadilah anak yang patuh kepada sang pencipta

Agar hidup mendapat pahala

~~~~~~

Ibu ke sawah membawa benih padi hendak disemaikan

Padi di jaga layaknya sebagai tanaman

Sholat lima waktu harus ditunaikan

Biar hati penuh dengan keimanan

~~~~~~

Hari Minggu ikut ayah berlibur memancing ikan

Ikan dibakar ibu untuk dimakan

Bulan ramadhan tiba ayo dijalankan

Biar dosa setahun akan dihapuskan

~~~~~~

Berlayar kapal nelayan si ilahi suci

Bertaruh nyawa mencari rezeki

Niatkan berhaji ke tanah suci

Penuh lapang dada dan pasrah untuk berhaji

~~~~~~

Sungguh indah si bunga melati

Tumbuh di taman indah sekali

Sudah anggun lagi bermurah hati

Pasti banyak yang suka dan banyak rezeki

 

Untuk pantun ini pantun pendidikan dengan tema mematuhi dan menghormati orang renta mengajarkan dan memperlihatkan pesan akan pentingnya menghormati orang tua.

Karena meski tinggi pendidikan seseorang bila tidak menghormati orang renta akan menjadi anak yang durhaka.

Dan akan sengsara dunia akhirat.

 

7. Pantun Pendidikan dengan Tema Rajin Belajar dan Membaca di Sekolah

 

Jalan-jalan ke pasar malam naik komidi putar

Pergi jalan bersama temenku yang anggun si caca

Kalau cita cita menjadi anak yang pintar

Perbanyak berguru dan membaca

~~~~~~

Ciri anak pria sampaumur mempunyai jakun

Anak kecil berlari lari tanpa pakai alas

Belajar itu harus yang tekun

Biar bisa naik kelas

~~~~~~

Ambil bendo untuk memotong bambu dengan cara dibelah

Bambu dibelah di kebun di bawah  terik matahari

Kalau diri malas pergi berguru ke sekolah

Di hari nanti niscaya meratapi diri

~~~~~~

Sejak kecil berpengaruh dan teguh

Mencari kayu untuk dibentuk papan

Menuntut ilmu penuh bersungguh-sungguh

Untuk bekal nanti dimasa depan

~~~~~~

Si umbi talas si umbi jalar

Si umbi talas dimakan tupai

Giat selalu belajar

Cita cita niscaya tercapai

~~~~~~

Jangan lelah berguru untuk mengejar

Pergi sekolah membawa bekal

Wujudkan cita-cita dengan belajar

Karena akan mendapat ilmu yang kekal

~~~~~~

Anak berbaris putra dan putri

Yang putri menggunakan jilbab

Banyak kaji biar mengerti

Apa yang ditanya niscaya bisa dijawab

~~~~~~

Pagi hari membeli jamu

Bukan sembarang jamu banyak khasiat

Jangan lelah mencari ilmu

Karena ilmu gudang manfaat

~~~~~~

Gadis manis itu ialah dirimu

Anak kucing tidur hingga terpulas

Manfaatkan masa masa mudamu

Untuk mencari sejuta wawasan yang luas

~~~~~~

Mentari menyapa menyambut tiba fajar

Langitpun sudah berubah warna jingga

Bersiap siaplah belajar

Buka buku juga telinga

~~~~~~

Sungguh si cabe rasanya pedas

Kebanyakan makan verbal jadi menganga

Rajin berguru niscaya akan cerdas

Semua guru niscaya berbangga

~~~~~~

Laut biru bergelombang kolam membelah

Anak-anak ayo berdiri pergi ke sekolah

Nanti siang jangan lupa berenang

Kalau diri rajin pastilah jadi pemenang

~~~~~~

Anak manis berjulukan Wildan

Anaknya pandai selalu jadi teladan

Anak pemalas berjulukan Ana

Malas berguru tak mempunyai kegunaan pula

Demikian kumpulan Pantun Pendidikan dengan aneka macam tema di atas. Pantun-pantun tersebut sanggup dipakai untuk nasehat nasehat dan bacaan faktual bagi para belum dewasa yang sedang berguru dan menuntut ilmu dimanapun dan jenjang apapun bisa.

Dengan pantun pendidikan nasehat akan pentingnya berguru sanggup dengan gampang dimengerti dan menjadi nasehat yang menyenangkan. Selamat menimbal ilmu dan berguru tanpa mengenal lelah. UGMAXWIN

Avatar
Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas