Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Pengertian Budaya: Ciri-ciri, Fungsi, Unsur serta Contohnya

8 min read

Pengertian Budaya – Budaya ialah suatu hal yang dapat dijadikan sebagai identitas unik dan juga ciri khas khusus bagi suatu daerah. Bahkan anda mungkin sudah pernah mendengar klarifikasi wacana pengertian budaya dari guru atau melalui media lainnya. Penting memang mengetahui wacana pengertian budaya, lantaran hal ini sanggup memperlihatkan hal yang positif.

Apalagi Indonesia mempunyai banyak sekali macam budaya. Hal ini  dikarenakan negara laut ini mempunyai banyak ragam suku dan Bahasa. Sehingga hal ini membuat banyak para pengunjung dari luar mancanegara berlibur disini. memang menjadi suatu pujian bagi Indonesia lantaran mempunyai banyak budaya yang amat melimpah dan unik.

Namun terkadang dengan banyaknya budaya yang ada, membuat orang masih saling membeda-bedakan. Nah, hal inilah yang bisa memperlihatkan dampak jelek kelak pada anak dan cucu kita kelak. Oleh alasannya ialah itu berguru wacana pengertian budaya sangat dianjurkan, untuk mengetahui banyak wacana budaya.

 

Pengertian Budaya Menurut Para Ahli

Ternyata pengertian budaya banyak dituturkan oleh banyak sekali pakar andal di bidangnya yang berasal dari banyak negara. Mereka mempunyai pemikiran yang berbeda-beda wacana budaya, sesuai dengan anggapan ilmu yang didapatkan. Dalam ulasan kali ini, anda akan diajak menyimak mengembangkan pengertian budaya dari banyak sekali pakar ahli. Adapun penjelasannya diantaranya diterangkan dibawah ini:

 

1. Effat Al- Syarqawi

Pengertian budaya yang pertama ialah dari Effat Al – Syarqawi. Beliau menjelaskan tentang pengertian budaya dari sudut pandang religus didasarkan agama islam. Pengertian budaya berdasarkan dia adalah, suatu khasanah dalam sejarah dari sekelompok masyarakat yang tercermin pada di kesaksian dan banyak sekali nilai kehidupan. Menurut Al- Syarqawi suatu kehidupan harus mempunyai makna dan nilai rohaniah, yang mempunyai tujuan sebagai pemikiran hidup.

 

2. Soelaiman Soemardi & Selo Soemardjan

Dua tokoh ini merupakan andal yang menekuni bidang ilmu kemasyarakatan dan pengetahuan sosial, serta proses-prosesnya termasuk perubahan sosial. Menurut mereka, pengertian budaya ialah sesuatu kebudayaan yang merupakan hasil karya mencakup cipta dan rasa dari masyarakat. Budaya memang mempunyai keterkaitan yang sangat bersahabat dengan masyarakat, sehingga masyarakat tersebutlah yang menciptakannya.

 

3. Soekmono

Pengertian budaya selanjutnya tiba dari andal arkeolog Indonesia. Beliau bahkan pernah menjadi pemimpin dalam pembenahan candi Borobudur selama 12 tahun, yaitu dari tahun 1971 hingga 1983. Menurut ia budaya ialah hasil pekerjaan atau usaha dari insan yang berwujud benda atau pemikiran insan pada masa hidup di kala itu. Pendapat ini hampir menyerupai dengan Soelaiman Soemardi & Selo Soemardjan, yang mengambil pengertian budaya dari sisi masyarakat atau manusia.

 

4. Parsudi Suparian

Parsudi Suparian merupakan salah satu tokoh di bidang antropolog Indonesia. Beliau mempunyai andal dalam duduk kasus antropologi perkotaan, multikultuarisme dan kemiskinan. Sedangkan berdasarkan dia, pengertian budaya ialah seluruh pengetahuan insan yang di manfaatkan untuk mengetahui serta memahami pengalaman dan lingkungan yang mereka alami. Sama dengan 3 tokoh sebelumnya yang mendefinisikan budaya yang terdapat kaitannya dengan masyarakat.

 

5. Lehman, Himstreet Dan Batty

Pengertian budaya berikutnya tiba dari Lehman, Himstreet dan Batty.  Yang memperlihatkan penjelasan, bahwa budaya ialah sekumpulan yang tersusun dari pengalaman hidup dari banyak sekali masyarakat yang hidup pada masa itu. Dalam hal ini pengalaman yang dimaksud dapat berupa seperti perilaku, kepercayaan, dan juga gaya hidup masyarakat itu sendiri.

 

6. Ki Hajar Dewantara

Tentu sudah tidak aneh lagi saat anda membaca atau melihat nama tokoh ini. Pahlawan hebat dalam bidang pendidikan ini memang sudah populer di mana-mana. Ki Hajar Dewantara mempunyai pendapat pula wacana pengertian budaya. Bagi beliau, budaya ialah hasil dari usaha usaha masyarakat pada alam serta zaman yang memperlihatkan bukti kemakmuran dan kejayaan hidup. Usaha usaha inilah yang bisa menghadapi serta menyikapi banyak sekali kesulitan dalam mencapai kemakmuran dan kebahagiaan hidup masyarakat tersebut. Bahkan  Pendapat dari Ki Hajar Dewantara ini dianggap lebih sempurna dengan budaya di Indonesia. Hal ini disebabkan lantaran budaya di Indonesia sangat dipengaruhi oleh perkembangan dari waktu ke waktu sehingga membuat perubahan kondisi alam.

 

7. Koentjaraningrat

Koentjaraningrat juga mempunyai pendapat wacana pengertian budaya. Menurut ia sendiri, budaya ialah sebuah gagasan, rasa, tindakan serta karya dari insan selama hidupnya. Bagi koentjaranigrat semua hal tersebut dihasilkan dari usaha insan itu sendiri dalam bermasyarakat atau bersosialisi. Dengan hal inilah mereka mempunyai gagasan wacana kebudayaan dengan cara berguru satu sama lain.

 

8. E. B. Taylor

E. B. Taylor mempunyai nama panjang Edwart Burnett. Ia merupakan andal antropologi yang berasal dari Inggris. E. B Taylor juga mempunyai pandangan atau pendapat wacana pengertian budaya. Menurut tokoh antropolog ini, budaya ialah keseluruhan yang mencakup kesusilaan, kesenian, kepercayaan, adab istiadat serta kebiasaan dan kesanggupan. Hal ini terjadi disebabkan oleh banyak sekali hal yang di pelajari oleh masyarakat.

 

9. Kluckkhohn Dan Kelly

Menurut pakar ini budaya ialah segala tatanan hidup yang terwujud secara historis. Konsep hidup ini tercipta secara implisit atau eksplisit, rasional ataupun irasional. hal ini dijadikan sebagai pola yang mempunyai potensi pada tingkah laris atau sikap manusia.

 

10 . Linton

Pengertian budaya selanjutnya tiba dari andal kebudayaan asal negara Amerika. Linton memperlihatkan definisi wacana budaya. Bagi ia, budaya merupakan seluruh bentuk sikap dan tingkah laris serta kebiasaan yang diwariskan. Maksud dari pengertian ini, budaya ada lantaran adanya proses turun temurun dari para leluhur. Hal inilah yang menjadi suatu yang dicontoh serta menimbulkan suatu kebiasaan. Sehingga dalam hal ini menimbulkan budaya itu tumbuh di tempat tertentu.

 

11. Jensen Dan Trenholm

Pakar andal budaya ini mendefinisikan bahwa budaya merupakan sekelompok norma atau aturan. Tidak hanya itu, budaya juga bisa berwujud menyerupai nilai-nilai kepercayaan, adab istiadat serta kode.  Semua hal tersebut tercipta lantaran perolehan dari aktivitas sosial kelompok masyarakat yang mempunyai tanggapan saling mengikat satu sama lain, sehingga memberi mereka kesadaran.

 

12. Geert Hoftstede

Greet Hoftstede memperlihatkan klarifikasi wacana pengertian budaya yang mempunyai kaitan dengan pemikiran. Menurut ia, budaya ialah terdiri dari program-program kelompok yang tersusun dari pemikiran anggota suatu kategori satu dengan yang lain. Selain itu, Greert juga memperlihatkan klarifikasi wacana nilai suatu budaya. Baginya nilai budaya terletak pada inti budaya itu sendiri.

 

13. Croydon

Pengertian budaya terakhir ialah dari Croydon. Ia memperlihatkan definisi budaya yaitu sekumpulan pola terpadu yang sebagian berada pada di bawah kesadaran. Akan tetapi secara keseluruhan mengatur wacana sikap insan menyerupai senar yang dimanipulasi dari kontrol bonekanya.

Terdapat banyak ilmuwan dan andal budaya yang memperlihatkan pengertian budaya yang bermacam-macam. Setiap pendapat yang mereka sampaikan mempunyai unsur-unsur tertentu berdasarkan segi pandangannya. Hal itulah yang membuat pemikiran mereka berbeda dalam menyimpulkan wacana pengertian dari budaya.

Namun secara umum pengertian budaya ialah sebuah cara yang dimiliki bersama oleh sekelompok orang yang prosesnya terjadi secara turun temurun. Sehingga diwariskan untuk generasi selanjutnya. Itulah ulasan wacana pengertian budaya yang bisa disampaikan, supaya menambah wawasan anda.

 

Ciri-ciri Budaya

Terdapat beberapa ciri-ciri budaya, diantaranya ialah sebagai berikut :

 

pengertian budaya
Source : freepik.com/author/pikisuperstar

 

1. Bisa Dimiliki Bersama

Budaya dibentuk dan juga dikembangkan oleh suatu kelompok masyarakat tertentu secara bersama sama. Berarti bahwa bukan dilakukan secara individual saja, tetapi juga dilakukan oleh suatu golongan masyarakat tertentu.

Oleh sebab itu, tidak jarang suatu kelompok masyarakat yang sudah menetap cukup lama di suatu daerah tertentu akan mempunyai ekspresi budaya khas. Hal itulah yang menjadikan budaya satu dengan budaya lainnya berbeda dan mempunyai karakteristik secara tersendiri.

Kepemilikan bersama budaya oleh sejumlah kelompok tertentu juga mempunyai jangkauan ruang dan juga waktu yang berbeda-beda. Terdapat beberapa nilai yang perlu diikutinya dimulai dari budaya yang bersifat lokal hingga budaya yang bersifat universal.

Setiap wilayah tersebut juga memiliki nilai budaya yang diekspresikan secara berbeda. Bahkan nilai budaya ini bervariasi mulai dari agama, hukum negara, dan lain sebagainya.

 

2. Budaya Berbasis Simbol

Ciri-ciri budaya selanjutnya yaitu budaya berbasis simbol. Anda perlu tahu bahwasannya, budaya juga dapat diketahui dari representasi beberapa simbol-simbol tertentu. Hal itu bertujuan sebagai bentuk makna yang terkandung dari sebuah ekspresi budaya tersebut.

Bagian penting yang ada di simbol itu yaitu makna yang harus ada pada budaya tersebut. Berarti bukan dari simbol itu sendiri. Sehingga simbol menjadi aspek krusial ketika berinteraksi dengan suatu masyarakat. Dan juga bisa kemungkinan terjadi sebuah tindakan secara khas.

Respon respon yang diberikan dengan simbol oleh manusia ini terdiri dari suatu lingkungan sosial maupun alam dan juga bukan respon pasif. Manusia tidak hanya sekedar merespon meniru suatu simbol tertentu yang diwariskan, akan tetapi juga bisa mengoptimalkan dan juga menciptakan ulang simbol tersebut ketika berinteraksi sosial.

 

3. Budaya Bersifat Adaptif

Kebudayaan tidak hanya melanjutkan apa yang sudah menjadi kebiasaan suatu komunitas tertentu, tetapi juga perlunya memilikinya suatu kemampuan untuk dapat menyesuaikan diri terhadap berbagai situasi yang ada. Setiap kelompok tersebut mempunyai beraneka ragam budaya dengan tingkat kemampuan yang berbeda antara satu dengan lainnya.

Terdapat juga kelompok masyarakat yang memiliki adaptasi budaya yang cukup  tinggi, hal ini karena nilai budaya cukup terbuka. Hal itu dapat kamu temukan didalam masyarakat yang tinggal di perkotaan. Sebaliknya, terdapat juga kelompok tertentu yang mempunyai nilai budaya cenderung tertutup sehingga kapasitas adaptasi dapat dikatakan rendah.

Salah satu contoh yang bisa kamu ketahui bahwa dari beberapa kelompok adat di Indonesia. Masyarakat tersebut masih mempertahankan keasliannya di tengah-tengah perubahan sosial yang sangat signifikan.

Kapasitas dalam menyesuaikan diri pun juga berbeda pada elemen budaya yang cukup bervariasi. Karena, elemen budaya tertentu mempunyai nilai sakral dan juga cenderung memiliki kemampuan adaptabilitas yang rendah dari elemen yang lainnya.

Keyakinan agama menjadi sebuah yang dianggap sakral dan juga tidak mempunyai banyak perubahan. Berbeda halnya dengan cara berpakaian ataupun gaya hidup yang sangat flexible.

 

4. Budaya Dipelajari Dan Juga Diwariskan

Kebudayaan menjadi suatu proses interaksi sosial yang dapat dipelajari dan juga diwariskan. Lewat proses itulah penyampaian ciri-ciri budaya dari suatu masyarakat kepada berbagai individu yang dapat dilakukannya.

Contohnya saja, sosialisasi dapat dilakukan dari lingkungan keluarga melalui orang tua. Sehingga, suatu proses pewarisan kebudayaan tersebut dapat mencapai kelestarian budaya pada kemapanan tertentu.

Budaya menjadi suatu hal tidak dapat ditinggalkan begitu saja, karena cirinya yakni diwariskan dan juga dilestarikan. Selain itu, pada suatu kelompok budaya dapat beradaptasi sesuai dengan kemampuan dari masyarakat itu sendiri.

Untuk melestarikan budaya tertentu, budaya mengunakan beberapa simbol agar dapat mencapai kemapanan tertentu pada suatu komunitas.

 

Fungsi Budaya

ada beberapa Fungsi dari suatu Budaya, berikut ini ialah beberapa Fungsi sebuah Budaya :

 

Source : freepik.com/author/tawatchai07

 

1. Sebagai Identitas

Fungsi budaya yang pertama yaitu berfungsi sebagai identitas. Budaya adalah identitas yang menunjukkan pada peradaban suatu masyarakat atau suatu negara. Identitas tersebut bisa dijadikan sebagai suatu pembeda antara bangsa atau kelompok masyarakat satu dengan lainnya.

 

2. Sebagai Batas

Fungsi budaya yang kedua yaitu sebagai suatu batas. Hal itu, maksudnya bahwa budaya dapat menjadi penentu batas-batas yang menciptakan adanya suatu perbedaan antara kelompok masyarakat atau bangsa satu dengan kelompok atau bangsa lain. Adanya budaya itulah membuat suatu negara menjadi unik atau khas.

 

3. Pembentuk Perilaku dan Sikap

Fungsi budaya ketiga ialah sebagai suatu pembentuk Perilaku dan sikap. Dari pengertian budaya dikemukakan bahwa, budaya merupakan wujud dari struktur sosial yang berasal dari suatu gagasan manusia dan juga pemikiran.

Kemudian dilakukan secara berulang kali hingga membentuk suatu kebiasaan. Budaya dalam hal ini bertindak sebagai suatu mekanisme yang membuat kendali, memberikan makna, dan juga menuntun sekaligus membentuk perilaku serta sikap dari sekelompok masyarakat.

 

4. Sebagai Komitmen

Adanya budaya dalam suatu sekelompok masyarakat berfungsi sebagai suatu komitmen. Hal itu artinya bahwa terdapat budaya yang akan memfasilitasi adanya komitmen atas sebuah hal dalam suatu kelompok masyarakat yang bernilai lebih besar dari kepentingan masing-masing individu. Sebab itu diperlukannya suatu budaya dalam peradaban suatu  kelompok masyarakat.

 

5. Sebagai Media Komunikasi

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, didalam budaya terdapat suatu unsur bahasa, baik berupa bahasa lisan ataupun tulisan, yang merupakan suatu sarana komunikasi bagi manusia. Hal itulah yang menjadi fungsi dari suatu budaya, yaitu sebagai media komunikasi.

Budaya yang terdiri atas berbagai bentuk bisa juga menjadi media komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan ataupun makna tertentu lewat sebuah produk budaya tersebut, seperti melalui budaya tari, musik maupun lain sebagainya.

Unsur-unsur Budaya

Budaya memiliki unsur tersendiri, terdiri dari beberpa unsur seperti : bahasa, religi, sistem pengetahuan, kemasyarakatan, peralatan hidup dan juga teknologi, mata pencaharian, serta kesenian. Berikut ini penjelasannya:

 

1. Sistem Religi

Sistem religi ataupun yang juga dikenal suatu kepercayaan ialah suatu hal yang menyangkut maupun berhubungan dengan suatu keyakinan.

Unsur dari sistem religi adalah salah satu unsur kebudayaan yang sangat penting di suatu kehidupan.

Sistem ini berfungsi untuk pengatur kehidupan di antara manusia dengan sang pencipta.

 

2. Bahasa

Bahasa merupakan suatu pengucapan indah pada suatu elemen budaya ataupun kebudayaan yang mampu menjadi alat perantara utama antara manusia untuk meneruskan atau mengadaptasikan kebudayaan. Terdapat dua macam bentuk bahasa, yakni bahasa lisan dan juga bahasa tulisan.

 

3. Sistem Pengetahuan

Sistem pengetahuan membahas pada ilmu pengetahuan mengenai kondisi alam di sekeliling manusia dan juga sifat-sifat peralatan yang dipakainya.

Sistem pengetahuan meliputi ruang pengetahuan tentang alam sekitar, flora dan juga fauna, tubuh manusia, waktu, sifat serta tingkah laku sesama manusia, ruang dan bilangan, dan lain-lain.

 

4. Sistem Kemasyarakatan

Sistem kemasyarakatan merupakan sekelompok masyarakat yang anggotanya merasa satu dengan sesamanya.

Hal ini adalah salah satu unsur pewarisan budaya yang juga sangat penting di dalam suatu struktur sosial. Unsur inilah ayang akan menghitung sebuah garis keturunan dari hubungan perkawinan dan hubungan darah.

 

5. Sistem Mata Pencaharian

Sistem mata pencaharian adalah segala usaha manusia untuk mendapatkan barang dan juga jasa yang dibutuhkan. Sistem mata pencaharian hidup ataupun sistem ekonomi meliputi, berburu dan juga mengumpulkan makanan, bercocok tanam, peternakan, perikanan, atau perdagangan.

 

6. Kesenian

Kesenian dapat diartikan sebagai segala hasrat manusia terhadap keindahan. Bentuk keindahan yang beraneka ragam timbul dari suatu imajinasi kreatif yang bisa memberi suatu kepuasan batin bagi setiap manusia. Secara garis besarnya, bentuk kesenian terbagi dalam tiga garis besar, yakni seni rupa, seni musik, dan seni tari.

 

Contoh Budaya

Berikut ini beberapa contoh budaya di Indonesia:

1. Batik

2. Upacara Tabuik Sumatera Barat

3. Makepung, Balap Kerbau Masyarakat Bali

4. Atraksi Debus Banten

5. Karapan Sapi Masyarakat Madura, Jawa Timur

6. Upacara Kasada Bromo

 

Itulah beberapa penjelasan mengenai pengertian budaya hingga contohnya. Dengan melesarikan budaya, itu artinya kita ikut berkontribusi untuk mempertahankan ciri khas bangsa sendiri.

Avatar
Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas