Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Pengertian Kebudayaan: Menurut Parah Ahli, Ciri, Jenis dan Unsur

4 min read

Pengertian Kebudayaan – Pengertian Kebudayaan dan Budaya mempunyai pengertian yang berbeda. Ada yang mengira budaya ialah abreviasi dari kebudayaan itu sendiri sehingga banyak yang salah presepsi wacana kebudayaan.

Sampai ketika ini pun ada banyak andal filsafat yang berbeda pendapat wacana budaya dan kebudayaan. Secara umum kedua hal ini mempunyai pengertian yang berbeda.

Yakni, budaya selalu mengarah kepada hal-hal yang berkaitan dengan budi dan nalar manusia, sedangkan kebudayaan selalu diartikan sebagai suatu kebiasaan yang diolah atau yang dikerjakan.

Untuk lebih terperinci mengenai kebudayaan ini, simak pembahasan berikut mengenai pengertian kebudayaan secara universal.

Pengertian Kebudayaan Dalam Terjemahan Bahasa

Pengertian Kebudayaan: Ciri, Fungsi, Jenis dan Unsur
image source : freepik.com/author/tawatchai07

Kebudayaan adalah sesuatu yang mensugesti tingkat pengetahuan dan mencakup pemikiran insan yakni gagasan dan ide.

Sehingga dalam kehidupan sehari-hari kebudayaan itu bersifat abstrak.

Sedangkan perwujudannya berupa benda-benda yang bersifat faktual diciptakan oleh insan yang yang berbudaya.

Kata kebudayaan ini juga mempunyai arti yang sama  dalam terjemahan bahasa, ibarat bahasa Sansekerta dan bahasa Inggris

 

1. Kebudayaan Dalam Bahasa Sansekerta

Kebudayaan dalam bahasa Sansekerta berasal dari kata budh yang berarti akal, dikembangkan kemudian menjadi budhi (tunggal) atau budhayana (majemuk).

Jika diartikan kebudayaan ialah hasil pemikiran atau nalar manusia.

Namun, ada yang beropini menyampaikan bahwa, kebudayaan berasal dari kata budi dan daya.

Budi merupakan unsur rohani dalam kebudayaan yang disebut sebagai akal, sedangkan daya ialah perbuatan atau ikhtiar sebagai unsur jasmani, sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil karya dari nalar dan ikhtiar manusia.

 

2. Kebudayaan Dalam Bahasa Inggris

Kebudayaan dalam bahasa Inggris ialah culture, kata culture ini berasal dari bahasa Latin yaitu colere yang berarti mengerjakan tanah.

Dengan mengerjakan tanah insan mulai menghasilkan makanan, sehingga meninggalkan kehidupan usang yang hanya memungut hasil alam, dan mulai mengerjakan tanah berarti insan sudah berbudi daya.

Jika melihat bukti sejarah ada banyak peninggalan-peninggalan ibarat artefak, yang menunjukan bahwa insan telah berbudidaya.

 

Pengertian Kebudayaan Menurut J.J. Hoeningman

Kebudayaan ini tampaknya mempunyai pengertian yang berbeda-beda.

Namun semuanya berprinsip sama, yaitu mengakui keberadaan insan sebagai makhluk yang cerdik budi.

Meliputi sikap manusia, ciptaan manusia, dan hasil kelakuan insan itu sendiri.

Menanggapi hal tersebut, para andal mulai mengeluarkan pendapat mengenai pengertian kebudayaan yang sesungguhnya.

Salah satunya ialah J.J. Hoeningman yang membagi kebudayaan dalam 3 bab yakni:

 

1. Gagasan Atau Wujud Ideal Kebudayaan

Gagasan atau wujud ideal kebudayaan ialah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, nilai-nilai, norma-norma, peraturan yang sifatnya abstrak, tidak sanggup disentuh namun sanggup dirasakan dan dilaksanakan.

Wujud kebudayaan ini terletak pada pemikiran orang-orang yang membuat kebudayaan itu sendiri.

Dalam arti kebudayaan tidak mempunyai wujud, kecuali dituangkan dalam bentuk goresan pena berupa karangan dan buku-buku hasil karya goresan pena pencipta kebudayaan.

 

2. Aktivitas Atau Tindakan Wujud Kebudayaan

Aktivitas atau tindakan wujud kebudayaan ialah suatu tindakan berpola sekelompok insan yang hidup dalam satu lingkup masyarakat.

Tindakan wujud kebudayaan ini sering disebut sebagai system sosial, yang terdiri dari aktivitas-aktivitas insan yang saling berinteraksi, bergaul dengan insan lain, mengadakan kontak.

Itu artinya kebudayaan ialah tindakan insan yang berpola sesuai dengan budbahasa tata kelakuan lingkup tertentu, sifatnya kongkret sanggup diamati dan di dokumentasi.

 

3. Artefak Atau Karya Wujud Kebudayaan

Artefak ialah suatu karya wujud kebudayaan, hasil dari pemikiran dan dilaksanakan.

karya wujud kebudayaan atau Artefak selalu berkaitan dengan fisik, yang merupakan hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia. Selalu berupa benda-benda yang sanggup diraba, dilihat dan didokumantasikan.

Sifatnya paling kongkret dari ketiga wujud kebudayaan.

 

 

Pengertian Kebudayaan Sebagai The General Body Of The Art

Dalam masyarakat, pengertian kebudayaan sering diartikan sebagai the general body of the art, yang mencakup seni musik, seni sastra, seni rupa, seni pahat, seni pengetahuan, atau bagian-bagian indah yang terdapat dalam diri manusia.

Jika disatukan akan membentuk system gagasan, tindakan, dan hasil karya insan untuk memenuhi kehidupan dengan cara belajar. Sehingga sanggup dirincikan sebagai berikut:

 

1. Kebudayaan Adalah Segala Sesuatu Yang Dipikir Dan Dihasilkan

Kebudayaan selalu berkaitan dengan material yang bersifat jasmani, mencakup benda-benda ciptaan manusia, seperti: alat-alat perlengkapan hidup.

Juga berkaitan dengan non materian yang bersifat rohani, yaitu segala hal yang tidak sanggup diraba, dan dilihat, mencakup religi, bahasa, dan ilmu pengetahuan.

 

2. Kebudayaan Itu Tidak Diwariskan Secara Biologis

Kebudayaan ialah warisan turun-temurun. Namun, kebudayaan tidak sanggup diwariskan secara biologi, kembali kepada pengertian awalnya, bahwa kebudayaan wujud untuk memenuhi kehidupan dengan cara belajar.

Oleh alasannya itu, kebudayaan hanya sanggup diwariskan dengan cara mencar ilmu atau diajarkan kepada generasi berikutnya.

 

3. Kebudayaan Itu Diperoleh Sebagai Anggota

Kebudayaan itu wujud ditengah-tengah lingkup masyarakat, sehingga tanpa lingkungan masyarakat akan sukar bagi insan untuk membentuk kebudayaan.

Sebaliknya, tanpa kebudayaan insan tidak akan sanggup bertahan hidup baik itu secara induvIdual maupun kelompok.

Karena itu kebudayaan hanya akan sanggup diperoleh jikalau insan itu menjadi anggota dalam lingkup masyarakat tertentu.

 

4. Kebudayaan Sebagai Tindakan Manusia

Kebudayaan itu ialah hasil dari tindakan insan sendiri, alasannya hampir semua acara maupun tindakan insan ialah kebudayaan.

Meskipun diwariskan dengan cara mencar ilmu atau diajarkan, perlu juga dibiasakan.

Karena kebudayaan tidak hanya didasari atas naluri saja melainkan juga harus diimbangi dengan pemikiran atau nalar budi.

 

5. Kebudayaan Sebagai Identitas Manusia

Kebudayaan itu ialah identitas dari kewujudan insan itu sendiri sebagai makhluk sosial yang hidup ditengah-tengah masyarakat.

Sehingga sanggup dibedakan antara insan dengan makhluk lain khususnya hewan.

Hewan tidak berbudaya alasannya hidupnya hanya didasari oleh naluri saja tetapi tidak sanggup berpikir dan tidak mempunyai nalar budi ibarat manusia.

Sehingga hanya insan yang sanggup disebut sebagai makhluk berbudaya

 

Pengertian Kebudayaan Berdasarkan Sifat-Sifatnya

Kebudayaan mempunyai sifat-sifat yang sangat banyak. mengingat keberadaan kebudayaan yang sangat beragam.

Namun, secara umum sifat kebudayaan itu didapatkan (diwariskan) dan diteruskan (mewariskan) secara sosial dengan pelajaran, dijabarkan dalam komponen-komponen yang mempunyai struktur, mempunyai nilai, sanggup dibagikan, bersifat statis dan dinamis. Masing-masing diuraikan sebagai berikut:

 

1. Kebudayaan Dapat Diteruskan Dan Di Teruskan

Dalam kata lain, pewarisan kebudayaan ini dilakukan secara sosial melalui pelajaran, sanggup juga dilakukan secara horizontal maupun vertical.

Penerusan horizontal dilakukan terhadap satu generasi dan biasanya dalam bentuk lisan, sedangkan pewarisan vertical dilakukan antar generasi dengan jalan tulisan.

 

2. Kebudayaan Dijabarkan Dalam Komponen Yang mempunyai Struktur

Kebudayaan mempunyai 3 komponen yang terstruktur. Komponen biologis, insan mempunyai sifat-sifat yang diturunkan oleh orang renta diperoleh sewaktu dalam kandungan.

Komponen psikologis, diperoleh dari orang renta sebagai dasar atau pembawaan, sesudah lahir dibesarkan dibawah asuhan orang tua.

Sedangkan Komponen sosiologis ialah pembentukan langsung insan oleh lingkungan, khususnya pendidikan.

Karena insan sebagai anggota dalam lingkungan yang ikut serta dalam pembentukan kebudayaan.

 

3. Kebudayaan Mempunyai Nilai

Nilai kebudayaan (culture value) ialah relatif, tergantung pada siapa yang menawarkan nilai dan alat pengukur yang dipakai untuk menilai.

Sebagai contoh, Bangsa Barat cenderung menilai kebudayaan dari ukuran materi sementara Bangsa Timur cenderung mempergunakan ukuran rohani dalam melihat nilai kebudayaan itu sendiri.

 

4. Kebudayaan Dapat Dibagikan

Kebudayaan sanggup dibagikan dalam bermacam-macam bidang dan aspek. Ada kebudayaan yang sifatnya rohani dan ada yang sifatnya jasmani.

Ada budaya barat dan ada budaya maritim, ada kebudayaan berdasarkan tempat sesuai suku atau bangsa.

Semuanya tergantung pada siapa yang mau membedakan dan untuk apa dilakukan.

 

5. Kebudayaan Bersifat Statis Dan Dinamis

Kebudayaan dikatakan statis apabila suatu kebudayaan sangat sedikit perubahannya dalam jangka waktu yang lama.

Sebaliknya disebut dinamis apabila kebudayaan itu berubah dalam jangka waktu yang sangat cepat.

 

Kesimpulan

Dari banyak sekali macam pengertian wacana kebudayaan, maka sanggup disimpulkan, Kebudayaan ialah suatu system pengetahuan yang mencakup system ilham gagasan yang terdapat dalam pemikiran insan sehingga dalam kehidupan sehari-hari kebudayaan itu bersifat abstrak.

Sedangkan perwujudan kebudayaan itu sendiri sanggup dilihat dari benda-benda yang diciptakan oleh insan sebagai makhluk yang berbudaya, berperilaku dan bersifat nyata.

Avatar
Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas