Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Pengertian Perubahan Sosial: Proses, Bentuk, Faktor dan Contohnya

9 min read

Pengertian Perubahan Sosial – Tanpa kita sadari perubahan sosial sanggup terjadi kapan saja.

Perubahan sosial tersebut sanggup terjadi secara cepat ataupun lambat, dengan skala yang besar maupun yang kecil.

Setiap perubahan yang terjadi tentu ada dampaknya, baik nyata maupun negatif.

Tentu saja hal ini terjadi lantaran sifat insan itu sendiri, sebagai makhluk hidup yang senantiasa berubah.

Pada artikel kali ini akan dibahas lebih jauh mengenai pengertian perubahan sosial beserta bentuk dan dampaknya bagi kehidupan sosial.

Pengertian Perubahan Sosial Menurut Para Ahli

Pengertian Perubahan Sosial: Proses, Bentuk, Faktor dan Contohnya
image source : freepik.com/author/freepik

Secara sederhana perubahan sosial merupakan perubahan yang terjadi pada kehidupan sosial masyarakat. Perubahan disini diartikan sebagai sesuatu yang bergerak. Baik bergerak yang mengarah pada kemajuan atau malah pada kemunduran.

Perubahan sosial dalam sosiologi mempunyai arti yaitu prosedur dalam struktur sosial yang ditandai dengan perubahan dalam budaya, hukum perilaku, organisasi sosial serta sistem nilai.

Para hebat dan sosiolog juga mempunyai pengertian perubahan sosial dalam perspektif mereka. Beberapa penngertian perubahan sosial berdasarkan para hebat sebagai berikut:

 

1. Perubahan Sosial Menurut Gillin

Pengertian perubahan sosial berdasarkan Gillin yaitu perubahan yang terjadi sebagai suatu variasi dari cara hidup yang telah diterima lantaran adanya perubahan kondisi geografi, kebudayaan material, komposisi penduduk, ideologi, maupun adanya difusi atau penemuan-penemuan gres dalam masyarakat.

 

2. Perubahan Sosial Menurut Selo Soemardjan

Selo Soemardjan mendefinisikan perubahan sosial yaitu perubahan yang terjadi pada forum kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya.

 

3. Pengertian Perubahan Sosial Menurut Emile Durkheim

Emile Durkheim, seorang yang disebut sebagai bapak sosiologi mempunyai pendapat sendiri untuk mendefinisikan perubahan sosial.

Menurutnya perubahan sosial yaitu perubahan yang terjadi sebagai hasil dari faktor-faktor ekologis dan demografis, yang mengubah kehidupan masyarakat dari kondisi tradisional yang diikat solidaritas mekanistik, ke dalam kondisi masyarakat modern yang diikat oleh solidaritas organistik.

4. Pengertian Perubahan Sosial Menurut Max Weber

Menurut Max Weber, perubahan sosial yaitu perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akhir adanya ketidaksesuaian unsur-unsur.

 

5. Pengertian Perubahan Sosial Menurut Pasurdi Suparlan

Pasurdi Suparlan mendefinisikan perubahan sosial yaitu perubahan dalam struktur sosial dan pola-pola korelasi sosial yang meliputi sistem status, korelasi keluarga, sistem politik dan kekuasaan, maupun penduduk.

 

Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial

Pengertian Perubahan Sosial: Proses, Bentuk, Faktor dan Contohnya
image source : freepik.com/author/macrovector

Perubahan sosial merupakan perpindahan yang terjadi dari suatu kondisi ke kondisi yang lain.

Pertanyaan yang sering timbul mengenai perubahan sosial yaitu, bagaimana kecepatan dan seberapa besar perubahan itu terjadi.

Memang benar perubahan sosial yang terjadi dikelompokkan menjadi aneka macam bentuk, diantaranya yaitu:

 

1. Perubahan Sosial Secara Cepat

Perubahan sosial secara lambat juga disebut sebagai revolusi. Untuk perubahan ini terjadi secara cepat dan menyangkut hal-hal fundamental pada kehidupan masyarakat menyerupai lembaga-lembaga masyarakat. Bahkan perubahan secara cepat ini sanggup merubah pada sistem ekonomi dan politik.

Salah satu rujukan revolusi yang terjadi di Indonesia yaitu reformasi tahun 1998. Dimana pada ketika itu Presidan RI Soeharto diturunkan jabatannya sebagai presidan RI. Kejain tersebut membawa dampak yang begitu besar pada system politik dan eknomi di Indonesia.

 

2. Perubahan Sosial Secara Lambat

Perubahan sosial secara lambat disebut sebagai evolusi. Berbanding terbalik dengan revolusi, perubahan sosial evolusi ini memerlukan waktu yang relative usang dan prosesnya lambat.

Perubahan evolusi ini terjadi mengikuti kondisi perkembangan masyarakat dan kadang terjadi diluar kehendak individu. Oleh lantaran itu perubahan sosial ini sering terjadi tanpa kita sadari.

Sebagai rujukan yaitu pada kehidupan aneka macam suku pedalaman. Dimana dahulu cara mereka bertahan hidup yaitu dnegan berburu.

Seiring berjalannya waktu terjadi perubahan pola hidupnya dari berburu menjadi bercocok tanam, dari hidup di goa menjadi hidup di rumah-rumah kayu. Perubahan tersebut berjalan dengan sendirinya akhir pola pikirnya yang semakin maju.

 

3. Perubahan Sosial Yang Direncanakan

Perubahan sosial yang direncanakan merupakan perubahan yang dikehendaki. Dengan kata lain, perubahan inisengaja dibentuk dengan suatu tujuan tertentu.

Tentu saja perubahan sosial yang direncanakan ini bertujuan untuk suatu kemajuan. Oleh karenanya biasanya perubahan sosial ini dikendalikan dan di bawah pengawasan agent of change.

Sebagai rujukan yaitu kegiatan KB (Keluarga Berencana) yang diselenggarakan oleh pemerintah. Program ini dibentuk secara sengaja oleh pemerintah untuk menurunkan angka kelahiran di Indonesia. Dapat kita lihat, dahulu sebelum ada kegiatan KB jumlah penduduk di Indonesia sangat banyak.

Dengan dicanagkannya kegiatan KB mengakibatkan pertumbuhan penduduk sanggup ditekan dan secara perlahan kuat pada perubahan sosial masyarakatnya.

 

4. Perubahan Sosial Yang Tidak Direncanakan

Perubahan sosial yang tidak direncanakan sanggup terjadi akhir bencana. Siapaun niscaya tidak mengehndaki adanya bencana. Namun bila Tuhan telah menggariskan, insan hanya sanggup menerima.

Tidak hanya secara fisik yang terlihat berubah ketika terjadi bencana. Namun dari sisi sosial masyarakat juga mengalami perubahan.

Misalnya terjadinya peristiwa di Palu beberapa waktu yang kemudian mengakibatkan ratusan bahkan ribuan orang kehilangan harta benda dan keluarga. Masyarakat yang sebelumnya kaya dengan segala kecukupan kebutuhannya, sesudah terjadi peristiwa gaya hidupnya berubah.

 

5. Perubahan Sosial Yang Berpengaruh Besar

Perubahan ini dikatakan sebagai perubahan sosial yang kuat besar lantaran sanggup dirasakan sampai sekarang. Bahkan menjalar ke seluruh dunnia.

Contohnya yaitu revolusi industri. Revolusi industri yang terjadi pada kurun ke   tersebut telah kuat besar pada tatanan ehidupan asyarakat.

Bahkan sanggup kita rasakan sampai ketika ini. Peralihan tenaga kerja dari insan ke mesin membawa dampak yang besar. Segala peralatan yang dipakai untuk menunjang kebutuhan insan telah diciptakan memakai mesin.

Akibatnya tenaga insan menjadi tidak begitu diperlukan. Hal ini meningkatkan angka pengangguran. Namun manfaat lain dengan adanya revolusi industri pemenuhan kebutuhan insan semakin efektif dan efisien.

 

6. Perubahan Sosial Yang Berpengaruh Kecil

Tidak semua perubahan sosial mempunyai imbas besar terhadap tatanan sosial masyarakat. Banyak juga perubahan-perubahan kecil yang mempengaruhi kehidupan masyarakat.

Umumnya perubahan ini tidak mencolok. Sebab perubahan sosial yang kuat kecil tidak menjadikan perubahan-perubahan pada forum kemasyarakatan.

Contoh perubahan sosial yang kuat kecil yaitu gaya busana (fashion) dan gaya rambut. Perubahan gaya busana pada masyarakat negara berkembang yang mengikuti gaya busa masyarakat maju dan lebih kebarat-baratan.

Masyarakat tersebut bukan dengan tujuan dan maksud tertentu menjiplak gaya busana kebarat-baratan. Mereka hanya mengikutinya lantaran animo dan mode. Sehingga meskipun mengalami perubahan sosial namun pengaruhnya tidak besar terhadap tatanan kelembagaan masyarakat.

 

Proses Terjadinya Perubahan Sosial

Setelah memahami tentang pengertian perubahan sosial, sehingga engkau perlu memahami bagaimana perubahan sosial tersebut dapat terjadi di masyarakat.

Berikut ini merupakan proses perubahan sosial yang dapat terjadi di masyarakat didalam kondisi dan juga jangka waktu tertentu:

1. Difusi

Difusi merupakan proses penyebaran berbagai unsur pembentuk sosial dan juga kebudayaan, yaitu berupa ide, keyakinan, dan juga hal lainnya.

Penyebaran ini dapat dilakukan dari individu ke individu maupun kelompok yang lebih besar dari itu. Proses difusi lalu dibagi menjadi dua, yaitu difusi intramasyarakat dan juga difusi antarmasyarakat.

 

2. Akulturasi

Akulturasi merupakan proses perubahan sosial yang terjadi karena masuknya suatu kebudayaan asing ke didalam sekelompok masyarakat, sehingga unsur budaya asing itu diterima dan juga disesuaikan dengan kebudayaan asli masyarakat tertentu.

Budaya asing tersebut masuk dan juga dapat diterima masyarakat tergantung bagaimana cara masuk budaya tersebut dan juga jangka waktu penyesuaian tertentu.

 

3. Asimilasi

Asimilasi merupakan proses perubahan sosial yang timbul jika ada dua individu maupun kelompok dengan latar budaya yang berbeda lalu berinteraksi dengan intensi didalam jangka waktu yang lama.

Proses perubahan sosial ini lalu akan menghilangkan budaya tersebut maupun mengurangi perbedaan antar golongan masyarakat.

Asimilasi muncul agar mencapai suatu tujuan yang sama antar golongan demi kepentingan bersama.

 

4. Akomodasi

Akomodasi merupakan proses perubahan sosial yang menunjukan keseimbangan didalam hubungan sosial antar golongan yang berkaitan dengan norma maupun nilai yang berlaku di masyarakat.

Seperti yang engkau sudah pelajari di atas, bahwa perubahan sosial bisa disebabkan berbagai pengaruh dan juga berdampak kepada perubahan struktur, organisasi, dan juga hubungan sosial di dalamnya yang bisa engkau pelajari pada buku Perspektif Perubahan Sosial di bawah ini.

 

Bentuk-bentuk Interaksi Sosial

Setelah mengalami proses perubahan sosial, sehingga terciptalah perubahan sosial baru yang bermacam-macam sesuai kondisi yang terjadi.

Berikut ini merupakan bentuk-bentuk perubahan sosial yang perlu engkau ketahui:

1. Evolusi dan juga Revolusi

a. Evolusi

Evolusi merupakan perubahan sosial yang terjadi dengan memakan waktu yang terlalu lama dan juga tidak ada kehendak dari masyarakat itu sendiri.

Perubahan sosial evolusi lalu yang dipengaruhi oleh dorongan masyarakat untuk menyesuaikan diri akan perkembangan yang terjadi waktu itu.

b. Revolusi

Revolusi merupakan perubahan sosial yang terjadi didalam jangka waktu yang cepat dan juga tidak direncanakan sebelumnya.

Jadi revolusi adalh perubahan sosial kebalikan dari evolusi.

 

2. Direncanakan dan juga Tidak Direncanakan

a. Perubahan Yang Direncanakan

Perubahan sosial ini dikatakan direncanakan karena telah terjadi perubahan sesuai dengan yang diperkirakan maupun direncanakan oleh pihak yang membuat perubahan.

Pihak yang membuat perubahan itu lalu kita kenal dengan sebutan agent of change.

b. Perubahan Yang Tidak Direncanakan

Perubahan sosial dikatakan tidak direncanakan karena terjadi diluar perkiraan maupun tidak perencanaan terlebih dahulu.

Biasanya perubahan sosial yang tidak direncanakan akan ditentang oleh masyarakat yang bersangkutan maupun diperdebatkan kehadirannya.

 

3. Perubahan Kecil dan juga Besar

a. Perubahan Kecil

Perubahan sosial yang kecil biasanya terjadi pada unsur perubahan yang tidak memiliki pengaruh yang berarti, contohnya fashion dan juga lifestyle.

b. Perubahan Besar

Perubahan sosial yang besar biasanya memunculkan perdebatan di kalangan masyarakat karena kehadirannya.

Selain itu perubahan sosial yang besar memerlukan keterlibatan masyarakat banyak sehingga menimbulkan reaksi dan juga pertentangan dari banyak kalangan. Itu artinya perubahan sosial tersebut penting dan juga besar.

Seberapa besar maupun kecil perubahannya tersebut perubahan sosial tidak dapat di hindari.

Dimana setiap menitnya akan selalu terjadi perubahan di tengah masyarakat yang dibahas pada buku Teori dan juga Strategi Perubahan Sosial di bawah ini.

 

Faktor Pendorong Perubahan Sosial

Perubahan sosial tidak terjadi begitu saja tidak gejala dan juga faktor pendorongnya.

Bahkan ada beberapa hal yang menjadi faktor terkuat terjadinya perubahan sosial tersebut dapat terjadi.

Berikut ini merupakan beberapa faktor pendorong terjadinya perubahan sosial yang perlu engkau ketahui agar dapat mengenali gejala terjadinya perubahan sosial:

 

1. Adanya Penemuan Baru

Adanya penemuan baru didalam sebuah komunitas tertentu akan membawa perubahan pada sosial tersebut karena adanya budaya baru yang dapat menggantikan budaya lama maupun mencampurnya menjadi satu kesatuan.

 

2. Pengaruh Jumlah Penduduk

Jumlah penduduk bisa mempengaruhi perubahan sosial karena bisa struktur maupun tatanan masyarakat pada suatu komunitas.

Jumlah penduduk juga akan menjadi kekuatan bagaimana perubahan sosial tersebut dapat terjadi, semakin banyak orang yang menggunakan budaya baru sehingga suatu budaya lama juga akan mudah hilang maupun tergantikan.

 

3. Munculnya Konflik

Konflik, pertarungan, maupun pertentangan terlalu wajar terjadi pada sebuah sosial tertentu. Konflik pada suatu sosial dapat saja terjadi karena adanya kemajemukan maupun munculnya mayoritas dan juga minoritas didalam sebuah komunitas tertentu.

Dari konflik inilah sehingga suatu sosial harus mencari jawaban dari masalah tersebut yang lalu akan menghasilkan budaya baru maupun fenomena sosial yang baru.

 

4. Terjadi Revolusi

Revolusi maupun pemberontakan juga dapat mempengaruhi terjadinya perubahan sosial karena fenomena ini menjadi tanda adanya hal baru yang harus dilakukan.

Misalnya karena telah terjadi perang maupun bencana alam.

 

5. Keterbukaan Pada Lapisan Masyarakat

Keterbukaan pada lapisan masyarakat dapat menjadi faktor terjadinya perubahan sosial karena kehadiran tipe masyarakat terlalu berpengaruh didalam merespon sesuatu hal yang baru.

Masyarakat yang berpengaruh merupakan mereka yang memiliki keterbukaan dan juga openmind akan hal-hal baru sehingga mudah menerima perubahan tersebut.

Dengan adanya masyarakat yang selalu mengalami perubahan, sehingga perubahan sosial juga selalu berkembang dan juga diperbaharui. Hal ini juga dibahas pada buku Sosiologi Perubahan Sosial oleh John Scott.

 

6. Motivasi Berprestasi

Masyarakat yang memiliki motivasi untuk berprestasi berarti memiliki keinginan untuk maju dan juga berkembang.

sehingga hal ini bisa membuat suatu komunitas lebih terbuka dan juga openmind pada hal-hal baru karena memiliki kesadaran untuk berubah menjadi lebih baik.

Faktor ini bisa memberi dampak positif bagi perubahan sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

 

7. Sistem Pendidikan Maju

Berbicara tentang perubahan sosial sehingga tidak dapat dijauhkan dari faktor pendidikan yang berperan penting didalam terjadinya perubahan sosial.

Tolak ukurnya pendidikan terus mengalami perkembangan sehingga pendidikan pulalah yang membuat seseorang menjadi belajar menghadapi perubahan.

sehingga semakin tinggi dan juga berkualitasnya pendidikan sehingga akan besar pula peluang untuk memiliki perspektif dan juga wawasan seseorang untuk menerima perubahan.

 

Contoh Perubahan Sosial

Setelah memahami pengertian, proses, bentuk, dan juga faktor pendukungnya, sehingga engkau perlu memahami contoh perubahan sosial yang konkret pernah terjadi di kehidupan masyarakat.

Perubahan ini lalu akan menjadi jejak dan juga sejarah sosial dan juga kebudayaan sebuah peradaban maupun komunitas tertentu.

Berikut ini merupakan contoh perubahan sosial yang perlu engkau ketahui:

 

1. Bersifat Besar

Berdasarkan catatan sejarah Indonesia, negara kita sudah banyak mengalami banyak perubahan sosial. Salah satu contoh perubahan sosial yang bersifat besar pernah terjadi di Indonesia sekitar 20 tahun yang lalu pada sistem pertanian kita yang masih tradisional maupun menggunakan cara sederhana.

Misalnya cara menyemai padi, menanam padi, merawat, hingga memanen padi masih dilakukan secara tradisional.

Semakin berkembangnya teknologi dan juga ilmu pengetahuan di Indonesia ini pun membawa perubahan pada sosial para petani yaitu bagaimana kebiasaan petani dahulu dan juga sekarang menjadi berubah.

Contohnya jika dahulu petani menyemai pada hanya di didalam ruangan saja, namun sekarang etani dapat menanam padi dengan teknologi canggih agar menghasilkan bibit padi yang lebih berkualitas.

Hal ini juga bisa kita lihat pada masyarakat tradisional Madura dan juga perkembangannya. Sebagai satuan ekohistorikal, keunikan Madura merupakan bentukan ekologi tegal yang khas membentuk pola permukiman yang terpencar, dan juga masih banyak lagi yang bisa engkau pelajari pada buku Perubahan Sosial didalam Masyarakat Agraris Madura.

 

2. Bersifat Kecil

Contoh perubahan sosial yang bersifat kecil merupakan perubahan yang terjadi pada gaya berpakaian maupun lifestyle. Fashion merupakan satu fenomena yang terlalu pesat perkembangannya hanya didalam waktu yang singkat.

Contoh yang paling mencolok kita melihat perubahan gaya berpakaian merupakan tren menggunakan hijab yang populer di tahun 2000. Padahal sebelumnya hanya segelintir orang saja yang menggunakan hijab hingga sekarang tren hijab terus berkembang dengan berbagai gaya hijab.

Perubahan sosial ini dapat terjadi karena lingkungan dan juga banyaknya orang yang mulai menggunakan hijab hanya karena sedang tren saja, bukan karena hijab merupakan suatu kewajiban didalam agama islam. Itulah sebabnya tren hijab dapat terus langgeng dan juga berkembang karena jumlah peminatnya yang besar.

 

3. Dipengaruhi Oleh Negara Lain

Perubahan sosial dapat dipengaruhi negara lain contohnya karena perang maupun dijajah oleh negara lain. Contoh perubahan sosial di Indonesia yang dipengaruhi oleh negara lain merupakan terjadi pada transformasi ilmu pengetahuan dan juga teknologi.

Negara kita lalu terpengaruh dengan perkembangan teknologi di negara negara Barat. Selain contoh positif ada juga contoh negatif perubahan sosial yang dipengaruhi negara lain yaitu kebiasaan minum-minuman keras. Sebelumnya orang Indonesia lebih populer meminum minuman herbal maupun jamu khas tradisional Indonesia.

 

4. didalam Keagamaan

Contoh perubahan sosial yang terjadi di Indonesia didalam hal keagamaan maupun kepercayaan merupakan negara kita yang terkenal dengan negara islam maupun mayoritas masyarakat kita yang memeluk agama islam.

Sebelumnya berdasarkan sejarah tanah air lebih kuat dengan kepercayaan Hindu Budha yaitu masa kerajaan-kerajaan pada waktu itu sebelum agama islam masuk ke Nusantara.

 

5. Pada Bangunan

Bangunan merupakan hal fisik yang paling dapat dilihat perubahannya dari zaman ke zaman.

Contoh perubahan sosial yang terjadi pada bangunan yang digunakan oleh masyarakat merupakan bentuk masjid, gaya hunian rumah, maupun penggunaan material bangunan.

Misalnya konstruksi masjid zaman dahulu tentu jauh berbeda dengan desain arsitektur masjid zaman sekarang.

Dengan adanya pembangunan baru juga memiliki efek samping yang diikuti dengna munculnya berbagai problema sosial yang bisa engkau pelajari pada buku Efek Samping Pembangunan: Masalah Sosial & Perubahan.

 

6. Pada Kebudayaan

Kebudayaan merupakan fenomena yang pasti akan mengalami perubahan jika terjadi perubahan sosial. Salah satu contoh perubahan sosial yang terjadi pada kebudayaan merupakan akulturasi pada budaya kerajaan dahulu (Hindu-Budha) dengan ajaran-ajaran islam, seperti budaya grebeg yang lalu disesuaikan dengan hari besar islam.

Masih banyak contoh perubahan sosial lainnya pada kebudayaan kita karena Indonesia memiliki banyak sekali kebudayaan yang hingga sekarang tentu mengalami perubahan dan juga perkembangan.

Salah satu perubahan sosial yang sedang terjadi merupakan pandemi Covid-19 yang bisa berlangsung lama dan juga memberi konsekuensi jangka panjang pada masyarakat. Hal ini juga menjadi pengaruh berbagai hal seperti yang dibahas pada buku Perubahan Sosial Psikologi Di Masa Pandemi Covid-19.

 

Dampak Perubahan Sosial

Setiap perubahan yang terjadi niscaya membawa dampak baik dan juga jelek bagi anggota maupun masyarakatnya. Perubahan sosial yang terjadi tidak sanggup dipisahkan antara dampak baik dan juga buruknya.

Sebab bila didalam tatanan masyarakat mengalami perubahan. Sebagian masyaakat akan mencicipi dampak baiknya ddan sebagian yang lain merasa hal tersebut tidak baik. Lebih jeasnya akan dijabarkan melalui rujukan berikut.

Sebagai contoh, perubahan sosial yang membawa dampak baik bagi masyarakat yaitu internet. Adanya internet masyarakat mencicipi perubahan sosial yang baik. Namun tidak terlepas juga dengan dampak buruknya.

Misalnya dengan internet masyarakat semakin gampang berkomunikasi dan juga berinteraksi melalui sosial media. Ini membawa dampak baik bagi perdagangan, bisnis, dan juga memudahkan terusan ilmu pengetahuan dari aneka macam negara.

 

Nah, itulah penjelasan tentang perubahan sosial mulai dari pengertian, proses, bentuk, faktor pendorong, hingga contoh perubahan sosial.

Avatar
Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas