keisha almahira Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Pengertian Qada dan Qadar : Dalil, Pembagian & Manfaat Mengimaninya

4 min read

Pengertian Qada Dan Qadar – Islam ialah sebagai agama yang paling mulia didunia yang telah mengatur segala kehidupan umatnya. Baik dalam hal besar hingga dengan detail kehidupan yang akan dijalani oleh manusia. Secara terinci telah disampaikan didalam kitab suci Alquran dan al Hadist.

Begitu juga mengenai ketetapan yang telah digariskan oleh Allah. Bekal tersebut akan sanggup menawarkan pemahaman mengenai pengertian qada dan qadar dalam kehidupan.

Mengapa harus paham perihal pengertian qada dan qadar? Karena pemahaman inilah yang akan membekali dan menjadi pedoman dalam mengarungi samudra kehidupan. Mengajarkan perihal rasa syukur dan penerimaan. Untuk lebih lanjut mengenai penjelasan qada dan qadar akan diuraikan di bawah ini:

 

Arti Dari Kata Qada dan Qadar

Qada dan qadar merupakan dua kata yang mempunyai hubungan yang sangat erat. Sama-sama memberi efek yang besar terhadap kehidupan manusia. Namun sesungguhnya qada dan qadar mempunyai arti yang sangat berbeda. Pengertian qada dan qadar akan dibahas secara terpisah seperti dibawah ini,

 

1. Pengertian Qada

Kata qada sesungguhnya merupakan sebuah kata yang tidak asing. Beberapa kali kata Qada ini disebutkan dalam kitap suci Al quran. Arti kata qada secara bahasa ialah ketetapan. Yaitu sesuatu kepastian yang telah dibentuk semenjak sebelum kelahiran, yaitu di jaman Azali.

Ketetapan dan ketentuan yang membawa setiap kehidupan manusia. Kesempurnaan Allah SWT terlihat dari betapa rinci dan detailnya Allah SWT telah mengatur seluruh kehidupan setiap umat. Bahkan ketetapan telah diberikan jauh sebelum kelahiran setiap manusia-manusia ke bumi.

 

2. Pengertian Qadar

Istilah yang kedua dalam bahasan mengenai ketetapan yang Allah SWT berikan ialah qadar. Dapat diartikan bahwa qadar ialah ukuran atau pertimbangan. Yang bila disimpulkan bahwa qadar ialah suatu ketetapan yang telah diciptakan berdasarkan oleh ukuran Allah SWT pada setiap diri manusia.

Jika qada berarti ketetapan atau aturan, qadar ialah ukuran. Namun istilah tersebut dipakai secara bersamaan untuk menggambarkan sebuah kepastian mengenai aturan dari Allah SWT.

 

Dalil tentang Qadha dan Qadar

Dalil tentang adanya qadha dan qadar ini terdapat dalam beberapa ayat al-Quran diantaranya adalah:

 

– QS. Al-Ahzab/33:38

Artinya: “…Dan adalah ketetapan Allah itu suatu ketetapan yang pasti berlaku.” [Al-Ahzab/33:38]

 

~~~~~~~~~~~

 

– QS. Al-Qamar/54:49

Artinya: “Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.” [Al-Qamar/54:49]

 

Jadi qadha dan qadar Allah SWT itu adalah benar adanya sesuai tercantum didalam Al-quran. Hal tersebut disebutkan baik dalam al-Quran. Oleh Karena itu, terkait dengan qadha dan juga qadar Allah SWT ini kita harus meyakini bahwa kehendak Allah meliputi segala sesuatu: baik yang terjadi maupun yang tidak terjadi, baik perkara besar ataupun kecil, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, baik yang terjadi di langit maupun ataupun yang ada di bumi.

See also  8 Perbedaan Haji dan Umroh, Syarat Wajib, dan Syarat Sah

 

Pengertian Qada dan Qadar Secara Umum

Qada dan Qadar sangat identik sekali dengan Islam. Namun ternyata Qada dan Qadar berlaku umum untuk seluruh insan di bumi ini. Istilah qada dan qadar lebih sering didengar dengan istilah takdir baik dan buruk. Yang dimaksud dengan pengertian qada dan qadar dalam keseharian tak lain ialah takdir itu sendiri.

Takdir menjadi suatu yang mengikat pada kehidupan setiap kehidupan. Merupakan suatu ketetapan dan bergantung dengan kegiatan insan itu sendiri. Hukum takdir akan berkesinambungan dan saling besar lengan berkuasa dengan aturan alasannya ialah akibat.

Meskipun semua telah ditetapkan oleh Allah SWT sebelum kelahiran, insan menjadi penentu dalam kehidupan yang dijalaninya.

 

Pengertian dan Dalil - Qadha dan Qadar
Source : freepik.com/author/freepik

 

Pembagian Takdir

Setelah pembahasan mengenai pengertian qada dan qadar atau takdir. Untuk berikutnya akan dijelaskan tentang aneka ragam takdir.  Berikut ini ialah pembagian Takdir

 

1. Takdir Muallaq

Bagian dari qada dan qadar yang pertama akan dibahas ialah mengenai takdir muallaq. Yaitu suatu ketetapan yang sesungguhnya sudah ada semenjak zaman Azali jauh di waktu lampau. Namun dalam kenyataan di kehidupan takdir ini sanggup menyesuaikan dikarenakan oleh alasannya ialah perbuatan insan itu sendiri.

Hukum alasannya ialah akibat, perihal bagaimana keras insan berdoa dan berusaha akan menentukan. Kegagalan menjadi tidak akan pernah terjadi bila insan itu tekun dan bersungguh-sungguh dalam perjuangan dan berdoa.

Takdir muallaq ini sanggup dicontohkan, kemiskinan yang tidak akan terjadi pada orang yang ekonomis dan rajin bekerja. Nilai buruk tidak didapatkan oleh siswa yang memperhatikan dan berguru dengan giat.

 

2. Takdir Mubram

Pengertian qada dan qadar menjadi meluas dikala mengetahui bahwa takdir itu tidak hanya dibagi dalam satu jenis saja. Takdir mubram yaitu takdir yang merupakan suatu ketetapan dan menjadi kepastian tidak sanggup ditawar,

Banyak yang menyebutkan bahwa kematian, kelahiran, dan jodoh ialah bab dari takdir mubram. Namun sesungguhnya tidak hanya itu. Semua ketetapan niscaya menjadi takdir mubram. Termasuk didalamnya ialah perihal kiamat, perihal siapa orang bau tanah dan dimana dilahirkan.

Hal-hal semacam itu tidak akan pernah sanggup dirubah oleh manusia. Bahkan dengan memakai kepintaran dan teknologi apapun. Ketetapan Allah SWT tersebut akan tetap terjadi.

 

Landasan Hukum Yang Mengatur Mengenai Qada dan Qadar

Dalam islam menjadi sangat penting untuk melakukan suatu perintah dengan mengetahui dasar aturan yang mengatur. Islam mendidik umatnya untuk sanggup arif dengan banyak belajar. Setelah mengetahui mengenai pengertian qada dan qadar maka perlu pula mengetahui landasan aturan yang mengaturnya.

See also  Ucapan Ulang Tahun Islami & Barakallah Fii Umrik Yang Bermakna

Dalam al Alquran ketetapan qada dan qadar disampaikan dalam surat Al Furqon ayat 2. Yang bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, ayat tersebut berarti:

Yang KepunyaanNya lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagiNya, dan Dia telah membuat segala sesuatu, dan Dia memutuskan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya.

Telah terperinci diterangkan diatas bahwa penciptaan segala sesuatu tidak ada yang tanpa perhitungan. Dan semua telah diatur dalam ketetapan Allas SWT, Tuhan semesta alam.

 

Manfaat Beriman Kepada Qada Dan Qadar

Beriman kepada qada dan qadar ialah merupakan bab dari rukun keyakinan yang ke-6. Bahwa tidak akan tepat keimanan seseorang bila ia tidak beriman kepada rukun keyakinan ini. manfaat beriman pada qada dan qadar kepada setiap insan ialah sebagai berikut

 

1. Terhindar Dari Sifat Yang Sombong

Banyak sekali manfaat dari mengamalkan salah satu bab dari rukun keyakinan ini. percaya pada wada dan qadar akan menghindarkan diri dari sifat sombong dan angkuh. Merasa diri lebih baik dan merendahkan yang lain.

Dari pengertian qada dan qadar  sanggup disimpulkan bahwa semua itu ialah ketetapan Allah SWT, zat yang maha tinggi. Tidak ada kekuasaan lain melebihi kuasanya. Dan tidak ada satupun mahluk yang pantas menyombongkan diri kecuali hanya Dia sang pencipta.

 

2. Menjadi Pribadi Yang Tenang

Saat paham dan mengetahui niscaya mengenai qada dan qadar. Tentang kehidupan yang telah digariskan. Mengenai alam semesta yang telah diatur oleh Allah SWT. Maka apapun yang terjadi tidak akan membuat risau, tidak akan pernah besar lengan berkuasa sehingga menjadi was-was.

Sikap hati selalu hening dan tidak merasa risau dengan kehidupan dunia. Semua ini diperoleh lantaran yakin bahwa semua yang terjadi ialah yang memang Allah SWT kehendaki.

 

3. Menjadi Insan Yang Optimis

Pengertian qada dan qadar, mencangkup takdir yang sanggup dirubah berdasarkan usaha. Menjadi hamba yang optimis dan penuh dengan pengharapan. Percaya bahwa tidak ada segala sesuatu yang tidak bisa diusahakan.

Percaya diri akan kemampuan yang Allah SWT telah anugrahkan. Maka semangat untuk menjalani kegiatan sanggup terpompa dengan maksimal.

 

4. Mendidik Untuk Selalu Bersyukur

Mensyukuri segala sesuatu perihal hidup yang dijalani ialah salah satu pesan yang tersirat dari beriman pada qada dan qadar. Menerima bahwa segala sesuatu yang diberikan telah di takar sesuai dengan kemampuan.

Dan semua yang diberikan ialah yang terbaik berdasarkan Allah swt bagi setiap hambanya. Sadar mengenai hal ini rasa syukur akan terus terucap dalam diri.

 

Berikut tadi sedikit pengetahuan mengenai pengertian qada dan qadar agar sanggup bermanfaat. Sebagai seorang hamba akan lebih utama bila terus menambah pengetahuan mengenai agama.

Seperti yang pepatah katakan bahwa ilmu ialah tiang agama. Rasa penasaran yang dilandasi dengan ketakwaan akan mengakibatkan sebagai insan yang hidup berdasarkan tuntutan yang di ridhoi oleh agama.

Avatar
keisha almahira Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *