Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Perbedaan CV dan PT Yang Wajib DiKetahui Sebelum Membuatnya

4 min read

Perbedaan CV dan PT – Pada masa menyerupai kini ini, dimana banyak anak muda lebih menentukan untuk membangun perjuangan nya sendiri dibandingkan bekerja dengan orang lain. Di Indonesia terdapat banyak sekali anekaragam bentuk usaha.

Namun ada dua jenis bentuk perjuangan yang paling dikenal oleh masyarakat yaitu Commanditaire Vennootschap (CV) dan Perseroan Terbatas (PT), yang mana terdapat perbedaan CV dan PT.

Sebelum memulai sebuah perjuangan tentu kita harus menentukan terlebih dahulu bentuk perjuangan apa yang akan kita dirikan. Tujuannya semoga sanggup sesuai dengan jenis perjuangan yang nantinya akan di berdiri dan di jalankan.

Untuk sanggup mengetahui bentuk perusahaan mana yang  sempurna haruslah mengetahui perbedaan CV dan PT terlebih dahulu. Masing-masing dari bentuk perjuangan baik CV maupun PT mempunyai kekurangan dan kelebihannya sendiri. Berikut ini yakni uraian dari pengertian CV dan PT secara singkat.

 

Pengertian CV Dan PT

Commainditaire Vennooschap atau yang lebih sering disebut dengan sebutan CV, merupakan suatu tubuh perjuangan yang belum mempunyai tubuh aturan ataupun sanggup disebut dengan komplotan komanditer. Badan perjuangan ini dibuat menurut perjanjian berupa sertifikat yang lalu didaftarkan.

Perseroan Terbatas atau PT merupakan suatu tubuh perjuangan yang telah mempunyai tubuh hukum, serta kepemilikan modalnya berupa saham-saham yang terbagi sesuai dengan besarnya jumlah modal yang akan diserahkan oleh setiap anggota sekutunya. Persoalan tubuh aturan inilah yang menjadi perbedaan paling dasar antara CV dan PT.

 

Beberapa Perbedaan CV dan PT

Berdasarkan pengertian secara singkat saja sudah sanggup dipahami, bahwa CV dan PT merupakan tubuh perjuangan yang berbeda. Untuk lebih jelasnya lagi perihal perbedaan yang terdapat diantara CV dan PT, dibawah merupakan beberapa dasar perbedaan dari CV dan PT.

 

perbedaan cv dan pt
source : freepik.com/author/rawpixel-com

 

1. Perbedaan CV dan PT menurut Bentuknya

Commanditaire Vennotschap merupakan bentuk tubuh perjuangan yang lebih banyak didirikan oleh kegiatan  perjuangan yang berskala lebih kecil, ataupun sering di sebut juga dengan Usaha Kecil Menengah (UKM). CV lebih dipilih oleh para pelaku UKM alasannya pendirian dari perjuangan CV sendiri lebih gampang dan sederhana untuk di bangun.

CV sendiri bukanlah perjuangan berbadan aturan alasannya tidak ada peraturan  tertentu yang mengaturnya. Melainkan hanya merupakan kesepakatan-kesepakatan yang di bentuk dan disepakati diantara para pelaku perjuangan yang terdapat didalam perusahaan tersebut.

Untuk tubuh perjuangan yang berbentuk CV lebih gampang terjadinya resiko-resiko yang tidak diinginkan. Apabila hal yang tidak diinginkan tersebut terjadi maka untuk pembubaran perusahaan tersebut juga lebih gampang untuk dilakukan.

Perseroan Terbatas (PT) merupakan bentuk perjuangan yang berbadan hukum, alasannya pendirian dari tubuh perjuangan PT ini harus sesuai dengan yang tertulis pada peraturan  perundang-undangan, yaitu UU No. 40 Tahun 2007 perihal Perseroan Terbatas.

Bentuk perjuangan PT juga lebih banyak dipilih dan dipakai oleh para pengusaha di Indonesia, alasannya PT merupakan jenis tubuh perjuangan yang sanggup didirikan dan dipakai untuk perjuangan dalam skala kecil, menengah ataupun perjuangan yang berskala besar.

 

2. Perbedaan CV dan PT Berdasarkan  Ketetapan Pendirian

CV sanggup didirikan apabila  syarat pertamanya telah terpenuhi yaitu terdapatnya paling sedikit 2 (dua) orang terlibat untuk pendirian perjuangan tersebut. Bagi Warga Negara Asing (WNA) tidak dimungkinkan untuk ikut terlibat di dalam pendirian perjuangan berbentuk CV.

Demikian pula dengan PT yang mempunyai syarat utama yang sama menyerupai dalam mendirikan CV, yaitu diperlukannya paling sedikit dua (2) orang untuk terikat di dalam pendirian perusahaan tersebut. Kedua orang yang terlibat dalam pembentukkan PT tersebut yakni merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).

Tetapi berbeda dengan CV yang tidak memungkinkan WNA untuk terlibat di dalam pembentukkan perusahaan. Di dalam pembentukkan PT WNA diperbolehkan sebagai pendiri.

 

3. Aturan Mengenai Pemberian Nama Perusahaan

Badan perjuangan yang berbentuk CV berkemungkinan untuk terjadinya kemiripan atau kesamaan yang terdapat di antara satu CV dengan CV yang lainnya dalam perihal derma nama. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya peraturan yang mengatur secara khusus perihal derma nama perusahaan terhadap tubuh perjuangan yang berbentuk CV.

Sedangakan PT berbeda dengan CV, dalam derma nama perusahaan tubuh perjuangan berbentuk PT telah diatur secara khusus didalam pasal 16 UU No. 40 Tahun 2007, yaitu :

Nama perseroan harus didahului dengan frasa “Perseroan Terbatas”atau disingkat PT.  Nama perseroan dihentikan sama atau menyerupai dengan nama “PT”yang sudah ada dan berdiri di wilayah Republik Indonesia menyerupai yang diatur  PP No. 26 Tahun 1998. Contoh : PT. Abadi Makmur

 

4. Perbedaan Tata Cara Kepengurusan CV dan PT

Sehubungan dengan hal kepengurusan didalam sebuah CV, mengharuskan setidaknya ada dua (2) orang sebagai pengurus, yaitu Pesero Aktif dan Pesero Pasif.

Begitu juga untuk PT yang juga memerlukan setidaknya adanya dua (2) orang untuk melaksanakan kepengurusan, yakni pengurus yang bertindak sebagai Direksi dan pengurus yang berperan sebagai Komisaris. Akan tetapi khusus untuk kepengurusan Perseroan terbuka, diwajibkan paling sedikit dua (2) orang anggota yang bertindak sebagai direksi.

Namun apabila didalam proses pembentukan kepengurusan terdapat Direksi dan Komisaris berjumlah  lebih dari satu orang, maka upaya yang sanggup di lakukan ialah dengan melaksanakan pengangkatan terhadap salah satu di antaranya untuk menjadi seorang Komisaris Utama atau Direktur Utama.

 

5. Perbedaan CV dan PT dari Segi Permodalan

Badan perjuangan berbentuk CV dalam perihal perihal kepengurusan permodalan perusahaan tidak diatur secara khusus. Yang berarti tidak di sebutkan secara spesifik jumlah besaran modal yang wajib dimiliki dan diberikan oleh para pendirinya kepada perusahaan. Hal tersebut yang akan menjadi beberapa poin dalam pendirian CV, yaitu:

 

    • Tidak ada sistem kepemilikan saham di dalam tubuh perjuangan berbentuk CV.
    • Tidak adanya besaran jumlah modal yang ditentukan secara khusus sebagai modal awal. Sehingga penyetoran modal tersebut sanggup ditentukan sendiri yang lalu akan dicatat oleh para pendiri perusahaan.
    • Dalam hal bukti derma dan penyetoran modal yang dilakukan Pesero Aktif dan Pesero Pasif , sanggup diatur didalam perjanjian khusus yang dibuat dan disepakati oleh semua pihak yang tergabung didalam pendirian perusahaan tersebut.

 

Berbeda dengan CV, untuk PT ketetapan perihal modal perjuangan yang dipakai untuk perusahaan telah diatur didalam UU No.40 Tahun 2007, yang di dalamnya terdapat pernyataan bahwa untuk modal perseroan ditentukan sebagai berikut:

 

    • Modal dasar minimal RP. 50.000.000,Kecuali adanya ketentuan lain oleh undang-undang atau peraturan yang mengatur perihal pelaksanaan aktivitas perjuangan tersebut di Indonesia. Dari modal dari tersebut, paling sedikit 25% atau sebesar RP. 12.500.000 dan harus sudah ditempatkan dan disetorkan oleh para pendiri perseroan selaku pemegang saham perusahaan.
    • Terdapat sistem kepemilikan saham di dalam tubuh perjuangan yang berbentuk PT.

 

 

6. Perbedaan Maksud dan Tujuan dari CV dan PT

CV mempunyai keterbatasan didalam hal maksud dan tujuan pendiriannya. CV hanya sanggup melaksanakan jenis perjuangan yang terbatas dalam bidang tertentu. Misalnya Perdagangan dan Pembangunan (Kontraktor) hingga dengan Gred 4 dan aneka macam bidang perjuangan jasa lainnya.

Berbanding terbalik dengan CV, tubuh perjuangan berbentuk PT mempunyai keleluasaan yang lebih untuk melaksanakan semua jenis aktivitas usaha. Sesuai dengan maksud dan tujuan yang telah di sepakati di antara para pendirinya. Seperti perjuangan dalam bidang Pertambangan, Pengangkutan Udara Niaga dan Ekspedisi Muatan Kapal Laut.

Hal-hal yang telah dijabarkan diatas penting untuk sanggup dipahami bagi orang-orang yang ingin mendirikan sebuah perusahaan. Dengan memahami aneka macam perbedaan yang ada diantara CV dan PT, tentu akan menciptakan lebih gampang untuk menentukan bentuk perusahaan mana yang lebih sempurna untuk di dirikan semoga sesuai dengan jenis perjuangan yang akan dijalani.

Dengan memahami semua ketentuan dan segala peraturan tersebut dengan baik dan benar. Selain memudahkan dalam pelaksanaan aktivitas usaha, juga akan mengurangi resiko terjadinya kemungkinan pelanggaran yang terjadi didalam pendirian perusahaan yang akan dibangun.

 

Avatar
Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas