Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Perbedaan Debit dan Kredit yang Perlu Kamu Ketahui

4 min read

Perbedaan Debit dan Kredit – Istilah Debit dan Kredit tentu sudah sangat sering sekali kita dengar dalam kehidupan sehari-hari, istilah ini sering dipakai didalam dunia perbankan dan akuntansi.

Debit dan Kredit adalah dua hal yang saling bertolak belakang.

Dua istilah ini mempunyai tugas dan tindakan yang sangat membelakangi satu sama lain.

Karena merupakan dua hal yang sangat bertolak belakang, tentu saja terdapat banyak sekali macam perbedaan Debit dan Kredit.

 

Pengertian Debit dan Kredit Secara Umum

Sebelum membahas wacana perbedaan Debit dan Kredit, mari kita ketahui terlebih dahulu pengertian dari Debit dan Kredit itu sendiri.

 

1. Pengertian Debit

Kata Debit itu sendiri berasal dari bahasa Latin yakni debere. Debit mempunyai arti catatan pada pos pembukuan dimana terjadinya nilai aktiva yang bertambah atau pengurangan jumlah kewajiban.

Jumlah yang dimaksud disini merupakan jumlah yang mengurangi nilai deposito pemegang rekening bank, sehingga sanggup dipahami bahwa, Debit merupakan pengurangan terhadap deposito di rekening bank maupun catatan pos pembukuan yang mengurangi jumlah kewajiban serta menambah nilai aktiva.

Secara sederhana, Debit juga sanggup diartikan sebagai adanya jumlah pertambahan uang didalam sebuah tabungan atau rekening bank seseorang dan sanggup juga diartikan sebagai adanya perhiasan suatu aktivitas transaksi.

Contoh Debit yang paling banyak dan gampang ditemui didalam kehidupan sehari-hari ialah tindakan transaksi penarikan uang melalui mesin ATM ataupun bank.

 

2. Pengertian Kredit

Sedangkan yang dimaksud dengan Kredit ialah, adanya sebuah aktivitas atau tindakan yang mana seseorang melaksanakan sebuah kontribusi dengan berdasarkan perjanjian yang telah disepakati.

Mengenai wacana perjanjian yang telah disepakati disini ialah dalam perihal wacana masa pembayaran yang ditentukan dalam jangka waktu tertentu. Sesuai dengan asal mula kata Kredit itu sendiri yang berasal dari bahasa Latin yakti Credere yang memiliki arti kepercayaan.

Untuk sanggup melaksanakan Kredit, seseorang wajib dianggap telah bisa untuk melaksanakan suatu pembelian atau kontribusi berdasarkan sebuah komitmen yang telah disepakati yang bersangkutan dengan jangka waktu pembayaran yang telah ditentukan.

Akan tetapi pada umumnya, masyarakat lebih mengenal kredit sebagai jasa penyediaan kontribusi uang yang berdasarkan atas kesepakatan pinjam meminjam yang dilakukan diantara pihak bank dengan nasabahnya, baik nasabah yang berupa perseorangan maupun perusahaan yang membutuhkan sebuah perhiasan modal untuk aktivitas usahanya.

 

 

Pengertian Debit dan Kredit Menurut Para Ahli

Perbedaan Debit dan Kredit
Image source : https://www.suara.com

Selain beberapa pengertian tersebut, banyak juga dari kesimpulan-kesimpulan yang dinyatakan oleh para andal mengenai definisi dari kredit, berikut ini beberapa diantaranya :

  1. Thomas Suyatno beropini bahwa definisi dari Kredit merupakan sebuah penyediaan uang yang biasa disamakan dengan tagihan-tagihannya berdasarkan dengan persetujuan yang terjadi diantara pihak yang melaksanakan kontribusi dengan pihak yang memperlihatkan pinjaman.
  2.  Henry Dunning memperlihatkan pengertian bahwa, Kredit mempunyai arti dari suatu keadaan ketika dimana seseorang memperlihatkan sebuah jasa berdasarkan atas perjanjian  yang telah disepakati dan disetujui untuk melaksanakan pembayarannya.
  3. Mecleod Rivai dan Veithzal berpendapat bahwa definisi Kredit berdasarkan ialah, terjadinya penyerahan uang, jasa atau pihak lain yang berdasarkan atas kepercayaan dengan perjanjian bahwa akan melaksanakan pembayaran pada waktu yang telah disepakati bersama.
  4. Hasibuan mengemukakan pendapat bahwa, Kredit mempunyai arti dimana segala jenis tindakan yang berupa kontribusi yang harus dibayar bersama dengan bunganya oleh pihak yang melaksanakan kontribusi berdasarkan atas perjanjian yang telah disepakati dan disetujui secara bersama.

 

Contoh Kredit yang paling sederhana ialah penggunaan kartu kredit yang biasanya dilakukan oleh kebanyakan masyarakat pada umumnya.

Di Indonesia sendiri kehadiran kartu kredit tidak sanggup ditolak, berkaitan dengan perkembangan teknologi dan informasi.

Selain itu kehadiran kartu kredit pada kenyataannya juga membantu beberpaa kehidupan masyarakat di Indonesia, terutama bagi masyarakat yang tinggal diperkotaan.

 

 

Beberapa Contoh Dari Perbedaan Debit Dan Kredit

Berdasarkan klasifikasi diatas telah sanggup disimpulkan bahwa Debit dan Kredit merupakan dua hal yang sangat berbeda.

Berikut ini ialah beberapa perbedaan Debit dan Kredit.

 

1. Berdasarkan Mekanisme

Apabila dilihat dari segi mekanisme, debit dan juga  kredit ialah merupakan dua hal yang sama-sama diterbitkan oleh pihak bank yang mana diharuskan mengikuti serta mematuhi segala ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Berikut ini ialah beberapa dari perbedaan yang ada diantara debit dengan kredit:

 

Kartu Debit

Berdasarkan prosedur debit maka ada kartu debit.

Apa maksud kartu debit ini? Bedanya dengan kartu kredit apa? Berikut wacana kartu debit:

  • Kartu debit diterbitkan oleh pihak bank bagi nasabah yang membuka rekening tabungan dan pada umumnya akan diberi logo bank maupun jaringan yang bekerja sama dengan pihak bank ibarat Visa dan Mastercard.
  • Nasabah harus mempunyai saldo dan batas transaksi berdasarkan jumlah tabungan yang dimiliki oleh pemegang kartu debit.
  • Masih terbatas pada penggunaan untuk transaksi online.
  • Biaya transaksi akan dipotong pribadi melalui saldo yang dimiliki oleh pemegang kartu debit.

 

Kartu Kredit

Jika dilihat dari prosedur ada juga kartu kredit.

Jika tadi sudah mengetahui wacana kartu debit, berikut ulasan mengenai kartu kredit ini agar tahu bedanya dengan kartu debit:

  • Nasabah tidak perlu mempunyai rekening tabungan dari pihak bank yang menerbitkan kartu kredit.
  • Nasabah tidak perlu mempunyai saldo pada rekening tabungan dari bank yang menyediakan jasa kartu kredit. Karena kartu kredit bersifat sebagai kartu yang sanggup memperlihatkan kontribusi dalam batasan jumlah tertentu dan melaksanakan transaksi harian.
  • Tagihan pada kartu kredit akan dikirimkan setiap bulan dan sanggup dibayarkan secara penuh maupun dengan cara dicicil.
  • Setiap tahun, nasabah akan dikenakan beban iuran, bea materai beserta bea pembayaran.
  • Apabila melaksanakan transaksi tarik tunai di ATM, maka akan dikenakan biaya penarikan yang relatif tinggi.
  • Apabila nasabah hendak melaksanakan transaksi online, maka harus menyertakan tiga angka terakhir yang tertera pada kartu kredit.

 

2. Berdasarkan Manfaat

Baik Debit maupun Kredit tentu saja diciptakan untuk sanggup memberi manfaat bagi kehidupan masyarakat.

Karena Debit maupun Kredit dibutuhkan sanggup membawa fasilitas bagi para penggunanya.

Berikut ini beberapa teladan dari manfaat Debit dan Kredit.

 

Debit

Berdasarkan manfaat yang diberikan maka debit ini ternyata mempunyai banyak manfaat yang membedakan dengan kredit. Berikut manfaat debit:

  • Kartu Debit akan lebih memudahkan masyarakat untuk melaksanakan tindakan penarikan uang tunai.
  • Tidak adanya iuran tahunan yang harus dilakukan, melainkan biaya transaksi secara pribadi terpotong dari nasabah pemilik kartu debit.
  • Transaksi penarikan uang tunai yang dilakukan di mesin ATM bank penerbit tidak akan dikenakan biaya.
  • Kartu debit tidak menimbulkan anda berhutang pada bank, alasannya yaitu segala transaksi pembayaran yang dilakukan bersumber dari uang tabungan anda sendiri.

 

Kredit

Jika dilihat dari keuntungannya maka kredit dan debit bisa dibedakan.

Nah manfaat dari kredit ini sangat bermacam berikut diantaranya:

  • Kredit mempunyai manfaat dan tugas sebagai alat stabilitas ekonomi.
  • Kredit sanggup dimanfaatkan sebagai media untuk meningkatkan jumlah penambahan modal nasional.
  • Nasabah tidak perlu mempunyai rekening tabungan di bank penerbit kartu kredit yang akan digunakan.
  • Kredit membantu terjadinya peningkatan daya guna suatu barang atau produk.
  • Kredit sanggup berperan sebagai perjuangan dari peningkatan daya guna dari modal.
  • Transaksi dengan memakai kartu kredit harus dengan memakai tanda tangan dari pemilik kartu tersebut, sehingga lebih memperkecil resiko terjadinya penyalah gunaan kartu kredit yang sanggup dilakukan oleh orang lain.
  • Kartu kredit lebih gampang untuk dipakai diluar negeri.
  • Kartu kredit juga sanggup dimanfaatkan untuk melaksanakan pembayaran apabila terjadinya kebutuhan mendesak yang terjadi secara mendadak.
  • Memberi fasilitas dalam melaksanakan transaksi online.

 

3. Perbedaan Debit dan Kredit dari Sisi Akuntansi

Selain didalam dunia Perbankan, dalam dunia akuntansi keuangan Debit dan Kredit juga mempunyai pengertiannya tersendiri.

Berikut ini ialah perbedaan pengertian Debit dan Kredit secara singkat dari sisi akuntansi.

 

Debit

Dalam akuntansi, debit sanggup diartikan sebagai pencatatan akuntansi pada ketika aset dan terjadinya peningkatan jumlah biaya.

 

Kredit

Kredit sendiri didalam dunia akuntansi lebih diartikan sebagai pencatatan akuntansi untuk hutang dan ekuitas yang mengalami peningkatan.

 

Itulah beberapa perbedaan yang terdapat diantara Debit dan Kredit, dua hal tersebut baik debit maupun kredit sama-sama mempunyai manfaat dan kekurangannya masing-masing. Semua itu kembali lagi kepada bagaimana cara memanfaatkannya.

Apabila dimanfaatkan dengan cara yang bijaksana tentu saja akan mendatangkan keuntungan, namun sebaliknya apabila disalahgunakan maka akan menjadi bumerang yang akan menimbulkan problem bagi diri penggunanya.

 

Avatar
Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas