Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Perbedaan Pembelahan Mitosis dan Meiosis

4 min read

Perbedaan Pembelahan Mitosis dan Meiosis – Seperti yang diketahui sel ialah makhluk hidup yang cara reproduksinya dengan membelah diri.

Nah pembelahan diri pada sel ini sendiri ada 3 macam. Amitosis, Meiosis, dan Metosis.

Dari ketiga cara pembelahan diri pada sel yang tujuannya untuk berkembang biak ini ada perbedaan yang harus diketahui terutama perbedaan mitosis dan meiosis.

 

 

Perbedaan Mitosis dan Meiosis

Amitosis ialah pembelahan diri pada sel yang prosesnya secara pribadi tanpa ada tahap-tahap tersendiri.

Sedangkan untuk mitosis dan meiosis keduanya pembelahan diri pada sel yang membutuhkan beberapa langkah atau tahap-tahap terlebih dahulu.

Oleh alasannya itu perlu klarifikasi lebih lanjut untuk mengetahui apa saja perbedaan dari mitosis dan meiosis tersebut. Mari diulas satu per satu kedua jenis pembelahan sel tersebut.

 

1. Pengertian

Dilihat dari segi pengertian Mitosis dan Meiosis sudah berbeda. Untuk Mitosis ialah Bagian dari pembelahan sel, dimana kromosom di dalam nukleus terbelah menjadi 2 set kromosom yang identik, masing – masing mempunyai nucleus.

Sementara Meiosis ialah Pembelahan sel yang mengurangi jumlah kromosom menjadi setengahnya. Proses ini terjadi di setiap reproduksi seksual.

 

2. Tipe Reproduksi

Pada pembelahan sel Mitosis tipe reproduksinya ialah aseksual. Sementara pembelahan meiosis merupakan pembelahan sel dengan tipe reproduksi seksual.

 

3. Organisme yang Mengalami

Makhluk hidup atau organisme yang mengalami atau melewati proses pembelahan sel Mitosis yakni semua jenis organisme. Untuk Meiosis sendiri yang mengalami pembelahan jenis ini hanya organisme atau makhluk hidup menyerupai manusia, hewan, tumbuhan, jamur.

 

4. Percampuran Genetik

Mengingat Mitosis merupakan proses pembelahan diri dengan tipe reproduksi aseksual maka tidak terjadi percampuran genetik yang tentunya kebalikan dari Meiosis yang di dalam proses pembelahannya ada proses percampuran genetic.

 

5. Kode Genetik

Masih berafiliasi dengan tipe atau jenis reproduksi. Tidak adanya percampuran genetic pada Mitosis menciptakan sifat sel anak dan sel induk sama persis atau identic. Untuk Meiosis ada perbedaan antara sel anak dan sel induk mengingat adanya percampuran genetik.

 

6. Fungsi

Mitosis ini biasanya terjadi untuk reproduksi sel serta untuk pertumbuhan dan perbaikan sel pada badan suatu organisme atau makhluk hidup. Meiosis sendiri terjadi untuk membedakan genetik suatu organisme melalui reproduksi seksual.

 

7. Jumlah Pembagian

Mitosis ini hanya melewati satu proses pembelahan diri sedangkan pada Meiosis ada dua proses pembagian yakni Meiosis I dan Meiosis II

 

8. Jumlah Sel

Untuk jumlah sel yang dihasilkan dari proses Mitosis ada 2 sel diploid yang sama persis. Sedangkan pada Meiosis ada 4 sel haploid dengan sedikit perbedaan pada setiap sel anak dengan sel induknya.

 

9. Jumlah Kromosom

Mitosis yang merupakan proses pembelahan diri aseksual menciptakan jumlah kromosom yang dihasilkan tidak ada perubahan atau tetap. Untuk Meiosis yang merupakan pembelahan diri seksual menciptakan jumlah kromosom bermetamorfosis setengah dari sel kromosom awal.

 

10. Fase

Mitosis ini harus melalui empat tahap yakni profase, metafase, anaphase, dan telofase. Sedangkan pada Meiosis fasenya agak panjang namun dengan tahap yang tidak jauh berbeda yakni meiosis I ada fase profase I, metafaseI, anaphase I, telofase I, dan yang terakhir ialah sitokinesis I. Lalu untuk fase kedua Meiosis II ada yakni profase II, metafase II, anaphase II, telofase II, dan sitokinesis II.

 

Tahap-Tahap Pada Pembelahan Mitosis

Agar lebih terang dan lebih memahami proses dari pembelahan Mitosis tidak ada salahnya menyimak sedikit klarifikasi perihal proses atau tahapan dari pembelahan Mitosis itu sendiri.

 

Tahap-Tahap Pada Pembelahan Mitosis
Source : freepik.com/author/brgfx

 

Profase

Pada fase yang pertama ini, nantinya akan ada terjadi perubahan terhadap nucleus serta sitoplasma. Setelah itu benang pada nucleus yang disebut dengan benang kormatin mengalami perubahan bentuk yakni menjadi lebih pendek serta menebal tandanya membentuk kromosom.

Dari kromosom yang terbentuk tersebut, setiap bab lengannya akan terduplikasi dan aka nada dua kromatid yang sama persis serta terikat pada sentromer. Pada dikala hal ini berlangsung nantinya nucleolus dan juga membrane nucleus akan menghilang.

Jika sudah ada spindel yang mulai terbentuk, ini tandanya proses dari profase sudah mencapai tahap akhir. Spindel yang terbentuk akan terdiri dari mikrotubula serta protein. Pada jadinya dua kromosom kembar atau sama persis akan menempel pada area equatorial.

 

Metafase

Fase atau tahap berikutnya ialah dikala terjadinya penyebaran kromosom pada bab tengah se, dimana fase ini disebut dengan metafase. Ciri dari tahap ini yakni pada bab atau bidang equator ada kromosom yang tersusun dengan rapi.

Tahap ini juga menciptakan benang spindel terlihat lebih tipis. Kromosom pada tahap ini akan berada di tengah sel daerah pembelahan.

 

Anafase

Rangkaian tahap pada fase ini ialah sentromer akan terbelah kemudian dua kromatid berpisah yang akan menuju ke bab kutub-kutub yang berlawanan. Pada final fase nantinya masing-masing kromatid akan terletak pada kutubnya sendiri. Kromosom-kromosom yang terbentuk akan menjadi kromosom baru.

 

Telofase

Tahap ini ialah dikala dimana adanya membran nucleus yang gres mulai terbentuk. Setelah itu benang spindel akan menghilang. Dua buah nucleus gres akan menciptakan terjadinya pembelahan sel yang terjadi di bab tengah sel.

Nah dari klarifikasi singkat mengenai mitosis di atas sanggup disimpulkan bahwa pembelahan mitosis ini merupakan pembelahan sel yang terjadi pada bab sel badan dimana nucleus terbelah menjadi dua anakan dengan sifat yang sama persis dengan sel induk.

 

 

Pembelahan Meiosis

Setelah mengupas perihal pembelahan Mitosis saatnya kini untuk mengupas lebih rinci pembelahan meiosis supaya sanggup ditarik kesimpulan perbedaan mitosis dan meiosis.

Pembelahan meiosis di sini biasa juga disebut dengan pembelahan reduksi. Hal ini dikarenakan pada prosesnya jumlah kromosom menjadi setengah dari jumlah awal selama pembentukan gamet. Namun intinya meiosis ini juga melewati tahap-tahap atau fase-fase yang menyerupai dengan pembelahan mitosis.

Hanya saja tahap dari meiosis ini dibagi menjadi dua fase besar yang nantinya setiap fase ada empat fase yang dilewati. Fase besar yang dalam proses pembelahan meiosis ini ialah fase meiosis I dan fase meiosis II. Artinya pada meiosis ini pembelahan diri pada sel terjadi sebanyak dua kali.

  • Meiosis I. Dalam fase meiosis I ada fase profase I, metafaseI, anaphase I, telofase I, dan yang terakhir ialah sitokinesis I. Berikut ini ialah rincian fase meiosis I.
  • Profase I. Pada tahap ini di pembelahan meiosis membran nucleus memisahkan diri kemudian akan ada kromatin yang terbentuk dari kromosom serta adanya spindel yang mulai terbentuk. Di sini nantinya ada 5 fase lagi yaitu leptoten, zigoten, pakiten, diploten, dan ditutup dengan fase diakinesis.
  • Metafase I. Dalam fase ini nantinya pada bab equator akan mulai ada kromosom dengan benang spindel yang mulai membentang dari kutub bab ujung yang menempel pada setiap sentromer.
  • Anafase I. Kromosom akan ditarik pada kutub-kutub yang berlawanan pada tahapan ini. Di sini kromosom diploid bermetamorfosis diploid.
  • Telofase I. Untuk fase atau tahapan ini kromosom nantinya akan hingga pada setiap kutub yang berlawanan.
  • Sitokinesis I. Kromosom mulai melaksanakan pemisahan dan jadinya menghasilkan dua sel.

 

 

 

Meiosis II

Tidak jauh berbeda dengan fase besar meiosis I, pada fase besar kedua ini juga ada fase-fase yakni profase II, metafase II, anaphase II, telofase II, dan sitokinesis II.

    • Profase II. Kromatid yang sudah ada mulai menempel pada sentromer
    • Metafase II. Dalam fase ini nantinya pada bab equator akan mulai ada kromosom dengan benang spindel yang mulai membentang dari kutub bab ujung yang menempel pada setiap sentromer.
    • Anafase II. Kromosom akan ditarik pada kutub-kutub yang berlawanan pada tahapan ini. Di sini kromosom diploid bermetamorfosis diploid.
    • Telofase II. Kromosom-kromosom yang ada sudah hingga pada bab kutub dan terdiri dari empat inti. Setiap inti dari keempat inti tersebut akan mempunyai setengah pasang kromosom serta 1 duplikasi DNA.
    • Sitokinesis II. Sel-sel mulai mengalami pemisahan dan jadinya ada empat sel haploid.

 

Nah dari semua klarifikasi di atas mengenai metosis dan meiosis sanggup ditarik kesimpulan bahwa keduanya memang berbeda. Perbedaan mitosis dan meiosis antara lain sel yang dihasilkan

Pada mitosis ada dua sel dengan sifat yang sama persis dengan induk sedangkan pada meiosis ada empat sel dengan sifat yang berbeda-beda dengan induk.

Avatar
Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas