Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan pada Makhluk Hidup

3 min read

Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan

Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan – Saat mempelajari makhluk hidup dalam mata pelajaran biologi, akan hingga pada kepingan mengenai perbedaan pertumbuhan dan perkembangan.

Semua makhluk hidup termasuk pula manusia, akan melewati dua jenis fase tersebut.

Namun, tahukah kalau keduanya ternyata berbeda? Kaprikornus tidak bisa disamakan ketika menjelaskan baik secara verbal maupun tulisan.

 

Definisi Antara Perkembangan Dan Pertumbuhan

 

Sebelum mengenal apa saja perbedaan antara fase pertumbuhan maupun perkembangan ini, baiknya mengetahui dulu definisinya. Yakni mengetahui dulu apa pengertian dari kedua jenis fase tersebut yang juga membantu mengenal perbedaannya. Perkembangan sendiri mempunyai definisi proses menuju kedewasaan yang dialami makhluk hidup. Namun lebih bersifat kualitatif.

Artinya, perkembangan tidak bisa dijelaskan dengan menggunakan angka sehingga tidak bisa diukur maupun ditimbang. Berkebalikan dengan pertumbuhan yang diartikan sebagai proses menuju kedewasaan yang sifatnya kuantitatif. Sehingga pertumbuhan ini bisa dijelaskan dengan angka yang tentunya membuatnya bisa diukur dan ditimbang.

Secara lebih detail perbedaan pertumbuhan dan perkembangan ada pada sifat pengukurannya. Apakah bisa dijelaskan dengan angka dan bisa dilihat fisiknya atau tidak. Jika perubahan suatu makhluk hidup bisa dilihat secara fisik. Maka termasuk pada pertumbuhan, contohnya tumbuhan bertambah tinggi ataupun seseorang yang lambat laun semakin tinggi.

Pertumbuhan mempunyai batasan yang disebut usia, sehingga ketika mencapai usia tertentu maka pertumbuhan akan terhenti secara alami. Berlaku sebaliknya pada perkembangan yang tidak bisa dibatasi oleh usia. Misalnya saja seorang bayi yang usia berapapun bisa mencar ilmu berjalan, seseorang menjadi semakin pandai dan kaya pengalaman meski masih muda.

perbedaan antara keduanya sudah tentu menjadi penting untuk diketahui supaya tidak lagi keliru. Sebab beberapa aspek bisa masuk ke pertumbuhan bisa pula malah ke perkembangan.

 

Perbedaan Pertumbuhan Dan Perkembangan Secara Detail

 

Agar lebih gampang memahami apa saja perbedaan antara dua aspek tersebut, maka berikut detail klarifikasi perbedaan keduanya:

 

Source : freepik.com/author/macrovector

 

1. Cara Dalam Mengukur

 

Mempelajari perbedaan pertumbuhan dan perkembangan secara lebih mendalam bisa dimulai dari cara pengukuran. Seperti klarifikasi sekilas di atas, bahwa kedua aspek ini mempunyai perbedaan dari cara pengukuran. Pada pertumbuhan bisa diukur sedangkan pada perkembangan malah sebaliknya.

Pertumbuhan ini punya sifat kuantitatif yang tentunya bisa dijelaskan atau disebutkan dengan bilangan. Yakni formasi angka, mulai dari pengukuran tinggi seseorang hingga kenaikan maupun penurunan berat badan. Jika bisa ditimbang dan diukur maka sudah bisa dipastikan akan masuk ke kategori pertumbuhan.

Kondisi sebaliknya ada pada perkembangan yang sifatnya kualitatif, dilihat dari segi kualitas seseorang atau makhluk hidup. Seorang anak biasanya mempunyai masa perkembangan berbeda-beda. Mulai dari mencar ilmu berjalan, berbicara, dan lain sebagainya yang tidak bisa disebutkan menggunakan bilangan atau angka.

 

2. Keterlihatan Secara Fisik

 

Pertumbuhan tidak hanya punya sifat kuantitatif yang bisa disampaikan dengan bilangan atau angka. Akan tetapi juga gampang dilihat lantaran terpengaruh oleh penampakan maupun perubahan fisik. Seseorang ketika bertambah gemuk tidak hanya dilihat dari angka timbangan namun juga perubahan bentuk tubuhnya.

Sebaliknya pada perkembangan, lantaran sifatnya yang kualitatif maka tidak bisa juga dilihat secara fisik. Salah satu contohnya yaitu menilai perkembangan dalam diri seseorang ibarat cara berpikirnya. Seseorang tidak harus menjadi renta dulu untuk bisa berpikir bijak dan bisa mengontrol emosi.

 

3. Keterbatasan Antara Keduanya

 

Perkembangan maupun pertumbuhan juga mempunyai perbedaan dari segi keterbatasan atau yang membatasi pengukurannya. Pada pertumbuhan akan terbatas pada usia, sehingga seseorang akan berhenti bertambah tinggi. Manakala mencapai usia tertentu, namun tidak demikian dengan perkembangan.

Perkembangan tidak mempunyai batasan usia lantaran di usia berapapun seseorang tetap sanggup berkembang. Ketika seseorang terus memacu otaknya untuk berpikir maka cara berpikirnya akan terus berkembang. Sekalipun masih di usia muda atau malah memasuki usia senja. Sehingga perkembangan tidak mempunyai keterbatasan yang terukur ibarat pada pertumbuhan.

 

4. Faktor Keterulangan

 

Point perbedaan pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya yaitu pada faktor keterulangan. Pada pertumbuhan sifatnya irreversible artinya tidak sanggup terulang, dan berkebalikan dengan perkembangan. Sebab perkembangan sifatnya reversible sehingga bisa berulang kapan saja tanpa bisa ditebak.

Sebagai teladan ketika seseorang bertambah tinggi maka pertambahan tinggi ini tidak akan terulang. Pasalnya seseorang mustahil mendadak menjadi pendek sebagaimana ketika pertama kali dilahirkan ke dunia. Sehingga pertumbuhan ini sifatnya ajeg, dan sudah bisa diprediksi sebelumnya mengingat sifatnya yang kuantitatif.

Sedangkan pada perkembangan tentu terjadi sebaliknya, lantaran memang bisa berulang hingga beberapa kali. Seseorang bisa saja mencar ilmu mengemudikan kendaraan beroda empat kemudian lantaran satu dan lain hal. Kemampuan ini berkurang atau hilang lantaran terlalu usang bolos mengemudikan mobil. Ketika ingin mengemudikan kendaraan beroda empat lagi, maka perlu mengulang proses belajarnya.

Sekalipun tidak butuh waktu dan perjuangan lebih usang dibanding proses mencar ilmu di awal. Namun proses perkembangan untuk bisa mengemudi kembali terulang. Kondisi ini juga bisa terjadi pada banyak sekali aspek yang melibatkan keahlian, kemampuan, dan lain sebagainya. Inilah alasan banyak orang yang ingin berkembang mencoba mencari banyak pengalaman dan terus belajar.

 

5. Dilihat Dari Segi Proses

 

Jika membahas mengenai duduk kasus perbedaan pertumbuhan dan perkembangan maka perlu melibatkan aspek proses. Pada pertumbuhan proses ini berlangsung dengan cepat dan hanya terjadi sekali waktu. Mengingat sifatnya yang tidak sanggup terulang, dan dikatakan cepat lantaran tidak butuh waktu lama.

Contohnya pada pertambahan tinggi seorang remaja, biasanya bawah umur hingga remaja akan mengalami pertambahan dalam skala besar. Seorang anak bisa bertambah tinggi belasan sentimeter hanya dalam waktu beberapa tahun saja. Hanya saja akan berhenti begitu saja ketika sudah hingga di usia tertentu, contohnya di usia 20 tahun.

Sedangkan proses pada perkembangan sendiri tidak mempunyai batasan waktu dan berlangsung tanpa batasan durasi. Artinya perkembangan ini bisa lambat, sangat lambat, cepat, atau malah super cepat. Biasanya akan terus berproses selama seseorang atau makhluk tersebut hidup. Sebab perkembangan ini memang terjadi di setiap fase kehidupan pelakunya.

 

6. Faktor Yang Mempengaruhinya

 

Perbedaan berikutnya ada pada faktor yang menghipnotis antara pertumbuhan dan perkembangan tersebut. Pertumbuhan dipengaruhi oleh pembelahan sel yakni melalui proses mitosis dan meiosis. Selama sel di dalam tubuh terus berkembang maka pertumbuhan akan terus berjalan.

Pada perkembangan dipengaruhi oleh faktor pengalaman yang dialami pribadi oleh makhluk atau seseorang. Pengalaman apapun yang dialami akan memperlihatkan perkembangan yang cukup signifikan. Tentunya terlihat dari segi psikis, mulai dari cara berpikir hingga mengontrol emosi maupun tindakan.

Semakin banyak pengalaman yang dialami oleh seseorang maka perkembangannya tentu menjadi lebih cepat. Seseorang bisa semakin pintar, semakin punya banyak keahlian, semakin berilmu berbicara atau bergenosiasi, hingga ke detail terkecil sekalipun.

Memahami perbedaan antara istilah pertumbuhan dan perkembangan tentu penting semoga tidak saling tertukar. Sebab keduanya memang mempunyai perbedaan yang sangat terang untuk kemudian bisa dipahami dan diaplikasikan pada kehidupan.

Memahami perbedaan keduanya sanggup membantu menekan resiko kesalahan, lantaran keduanya tidak bisa disamakan. Adapun detail mengenai perbedaan pertumbuhan dan perkembangan tersebut bisa dilihat pada klarifikasi di atas.

Avatar
Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas