Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

12 Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan Yang Perlu Diketahui

3 min read

Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan – Sel ialah penggalan yang paling kecil pada setiap organ.

Tubuh makhluk hidup makhluk hidup bisa berkembang lantaran adanya sel yang ada pada makhluk hidup tersebut.

Hewan dan tumbuhan mempunyai sel yang berbeda beda.

Simak lebih lanjut ulasan ihwal perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan.

Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan

12 Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan Yang Perlu Diketahui
Image Source : https://www.tokopedia.com/blog/perbedaan-sel-hewan-dan-sel-tumbuhan-edu/

Berikut ini ialah 12 dari Perbedaan antara Sel Tumbuhan dengan Sel Hewan yang perlu kita ketahui :

1. Dari Segi Ukurannya

Jika dilihat dari ukurannya sel tumbuhan lebih besar daripada sel hewan.

Sel tumbuhan mempunyai bentuk yang lebih besar dikarenakan pada sel tumbuhan mempunyai dinding sel dan sel binatang tidak.

Selain itu vakuola yang terkandung pada sel tumbuhan lebih besar daripada sel hewan.

Maka dari itu sel tumbuhan berbentuk lebih besar daripada sel hewan. Selain itu sel binatang hanya mempunyai vakuola sedikit saja.

 

2. Dilihat Dari Bentuk

Jika sel tumbuhan  mempunyai bentuk yang tetap  maka sel binatang sebaliknya tidak mempunyai bentuk yang tetap.

Sel binatang berbeda dengan sel yang lainnya lantaran tidak mempunyai dinding sel sehingga bermacam macam bentuknya.

Nah, sel insan juga hampir sama dengan yang ada di sel hewan. Sel tumbuhan mempunyai bentuk yang keras berbeda dengan sel hewan.

 

 3. Dinding Sel

Apabila sel tumbuhan mempunyai dinding sel  atau cell wall dari selulosa, dan kalau sel binatang tidak mempunyai dinding sel.

Dinding sel yaitu penggalan luar dari sel yang hanya bisa ditemukan dan ada pada sel tumbuhan. Fungsi dari dinding sel yang ada pada sel tumbuhan ialah sebagai untuk melindungi dan menunjang pertumbuhan pada sel tersebut.

Hal ini juga menjadi salah satu  alasan yang menciptakan sel tumbuhan lebih keras dibandingkan sel yang lainnya.

Dinding sel yang keras tersebut berupa zat kayu yaitu selulosa yang disusun dari glukosa. Untuk dinding sel ada 2 jenisnya yaitu dinding sel primer, dan dinding sel sekunder.

Dinding sel primer ialah terdiri dari beberapa sel yaitu pectin, hemiselulosa, dan selulosa. Dinding sel primer juga terbentuknya ketika pembelahan sel terjadi. Jika dinding sel sekunder ialah dinding yang pembentukannya lantaran adanya penebalan pada dinding sel.

Jenis dinding sel ini sanggup ditemui di sel yang sudah cukup umur di dalam dinding sel primer. Itu sebabnya batang pada tumbuhan atau sebuah pohon lebih keras daripada kulit manusia.

 

4. Asal Energi Yang Didapat

Perbedaan sel binatang dan sel tumbuhan yang selanjutnya ialah sanggup dilihat dari asal sumber energinya.

Jika sel tumbuhan energy yang didapat berasal dari fotosintesis dan bersifat autoproph. Autotroph ialah yang bisa menghasilkan kuliner sendiri ibarat fotosintesis.

Jika sel binatang energy yang didapat berasal dari kuliner yang bersifat heterotroph.

Heterotroph ialah sel yang mengambil makanannya dari lingkungan sekitarnya atau yang lain.

Seperti sel binatang yang mencari makanannya dengan memakan binatang lain atau yang ada di sekitarnya.

 

5. Vakuola

Sel binatang mempunyai vakuola lebih kecil daripada sel tumbuhan. Biasanya binatang yang mempunyai vakuola ini ialah binatang yang bersel satu.

Karena jarang sekali binatang yang mempunyai vakula, maka dari itu vakuola yang ada di binatang lebih kecil ukurannya daripada yang ada di sel tumbuhan.

Vakuola ini berfungsi sebagai bentuk untuk menjaga tekanan osmotic sitoplasma tetap stabil.

Vakuola terdapat dua jenis yaitu vakuola berdenyut dan vakuola tidak berdenyut.

Tidak semua binatang mempunyai vakuola, hanya pada beberapa jenis binatang saja.

 

6. Sentriol

Perbedaan yang selanjutnya ialah apabila sel binatang mempunyai sentriol, dan sel tumbuhan tidak memilikinya.

Sentriol yaitu dua struktur berpasangan  yang berbentuk ibarat tabung dan mempunyai lubang di tengah yang tersusun dari protein mikrotubulus, dan mempunyai tugas penting untuk pengatur pembelahan pada sel hewan.

Sentrio juga berfungsi sebagai pemisah kromosan pada ketika pembelahan terjadi.

Penyusunan sentriol oleh mikrotubulus berbentuk ibarat benang yang berdekatan selama proses pembelahan sel terjadi.

 

7. Plastida

Jika sel binatang tidak mempunyai plastida, maka sel tumbuhan mempunyai plastid.

Plastida ialah organel yang bermembran berupa butir-butir dan plastida juga mengandung pigmen.

Pengertian dari plastida itu sendiri yaitu perkembangan dari yang kecil hingga besar dimana banyak ditemui di tempat meristematik.

Sehingga dari proses tersebut bermetamorfosis 3 jenis yaitu kloropas, kromoplas, dan leukoplas.

 

8. Lisosom

Jika pada sel binatang terdapat lisosom, dan pada sel tumbuhan tidak memilikinya.

Lisosom ialah zat enzim yang berfungsi sebagai pencerna kuliner dan lisosom ini sendiri berbentuk kantong terikat membran yang berfungsi untuk mengontrol pencernaan pada binatang pada banyak sekali kondisi.

Lisosom juga mempunyai tugas dalam semoga imunitas pada binatang berjalan dengan baik.

Zat ini juga mempunyai tugas yang penting dalam pencernaan dan ketika metinya sel-sel.

Lisososm ini juga sanggup dipakai untuk menghancurkan sel yang mati atau ketika sedang terluka.

 

9. Kemampuan Untuk Mencerna

Perbedaan ini masuk dalam kategori perbedaan fisiologi.

Sel binatang dan sel tumbuhan mempunyai proses mencerna yang berbeda lantaran dari sumber kuliner saja sudah berbeda.

Jika sel tumbuhan sanggup mencerna makanannya melalui fotosintesis dan akan menjadi protein, karbohidrat, dan lemak.

Sementara itu kalau sel binatang hanya mencerna zat zat organic yang berasal dari lingkungan sekitar ibarat tumbuhan dan binatang lainnya.

 

10. Berdasarkan Cara Reproduksi

Sel binatang dan sel tumbuhan sama sama mempunyai kemampuan untuk berkembang biak atau melaksanakan reproduksi.

Namun pada proses reproduksi itu sendiri yang membedakannya. Jika sel binatang bereproduksi dengan cara melahirkan atau beranak.

Berbeda dengan sel tumbuhan yang bereproduksi dengan tunas atau yang lainnya.

 

11. Pembentukan Spindle

Untuk pembentukan spindle itu sendiri kalau sel tumbuhan pembentukannya secara anastral.

Jika sel pada binatang pembentukannya melalui amphiastral.

Spindle ini berbentuk ibarat benang, yang masih masuk dalam penggalan kromososm.

Spindle berfungsi sebagai pelopor kromosom ketika proses pembelahan sel terjadi.

Yang dimaksud dengan pembentukan sel secara anastral ialah pembentukan sel dengan tanpa adanya aster di kutub yang berlawanan.

Sedangkan kalau pada sel binatang secara amphiastra, yaitu pembentukan dengan memakai aster atau ester pada setiap kutub.

 

12. Sitokinesis Sel

Sitokinesis sel ialah salah satu penggalan dari proses pembelahan sel ketika berlangsung. Pada sel tumbuhan sintokinesis sel ini akan membentuk lempeng mitosis dan pada sel binatang akan membentuk furrowing. Jika pembelahan pada sel tumbuhan secara mitosis biasanya akan diikuti oleh sitokinesis, dan pembelahan sitoplasma.

Dengan proses nya yang berawal dari satu sel maka akan membelah menjadi dua sel yang sama dengan sel induk. Proses dari pembelahan sel secara mitosis terdapat beberapa tahap yaitu profase, prometafase, metaphase, anaphase, dan telofase.

Struktur pada binatang dan tumbuhan maupun insan itu terdiri dari membrane sel, sitoplasma, dan inti sel. Membrane sel yang membungkus sel dari luar dan mengontrol kemudian lintas pengangkutan.

Sitoplasma ialah sebagai penyimpanan materi kimia serta sebagai tempat proses metabolism sel. Selain terdapat perbedaan sel binatang dan sel tumbuhan. Tetapi juga terdapat beberapa persamaan pada sel sel tersebut.

Avatar
Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas