Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Contoh Pidato Sumpah Pemuda Penuh Semangat Perjuanangan

5 min read

Contoh Pidato Sumpah Pemuda – Membuat pidato Sumpah Pemuda tidaklah sulit, asalkan mengerti tujuan dan sedikit sejarah mengenai Sumpah Pemuda.

Sama menyerupai pidato lainnya, sang pembuat pidato harus terlebih dulu tahu apa tujuan dari pidatonya.

Jika tujuan pidatonya yaitu untuk menggerakkan semangat pemuda, misalnya, maka pidato tersebut harus berisi motivasi bagi pemuda.

Selain diubahsuaikan dengan tujuan, pidato Sumpah Pemuda juga harus diubahsuaikan dengan sasaran audience yang dituju. Ingin tahu lebih jelasnya?

Berikut ini contoh-contoh pidato Sumpah Pemuda yang sanggup digunakan.

Pidato Sumpah Pemuda Di Depan Anak TK

Contoh Pidato Sumpah Pemuda Penuh Semangat Perjuanangan
image source : bobo.grid.id

Pidato sumpah perjaka di depan anak Taman Kanak-kanak sebaiknya tidak mengangkat kisah yang berat-berat.

Juga tidak perlu terlalu banyak mengangkat topik peperangan alasannya yaitu sebaiknya anak Taman Kanak-kanak tidak mendengar kisah-kisah kekerasan.

 

Contoh Pidato Di Depan Anak TK

Selamat pagi/Assalamu’alaikum.

Yang terhormat dewan guru dan orangtua murid yang hadir.

Dan anak-anakku sekalian yang tercinta.

Pertama-tama, mari kita panjatkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah mengumpulkan kita di peringatan Sumpah Pemuda ini dalam keadaan sehat wal afiat.

Kedua, izinkan saya selaku kepala sekolah memberikan terimakasih atas orangtua murid beserta ananda-ananda yang sudah hadir. Sekarang, perkenankan saya membawakan sedikit pidato perihal Pemuda dan Kerukunan, guna memperingati hari Sumpah Pemuda ini.

Anak-anak sekalian,

Tahu tidak, di zaman dulu, pahlawan-pahlawan Indonesia tidak suka bertengkar lho!

Dulu, setiap kali ada masalah, pemuda-pemuda Indonesia suka bermusyawarah. Kalau ada yang tidak disukai, pribadi bilang dengan kalimat yang sopan. Terus masalahnya dicari jalan ke luarnya bersama-sama, tidak perlu bertengkar.

Misalnya, nih, dikala mau bikin Indonesia merdeka. Pahlawan-pahlawan kita berpikir, kalau Indonesia ingin merdeka, maka pemuda-pemudanya harus bersatu! Nggak boleh saling bermusuhan, nggak boleh saling bertengkar.

Waktu itu perjaka Indonesia bukan cuma orang Jawa saja. Ada orang Madura, Jakarta, Bali, Kalimantan, semuanya satu Indonesia berkumpul! Ada yang Islam, Kristen, Hindu, Budha, semuanya nggak saling bertengkar. Kenapa? Biar Indonesia cepat-cepat merdeka. Biar penjajah Belanda dan Jepang cepat pergi.

Makanya, anak-anak, jangan suka bertengkar sama teman-teman kalian ya. Kalau ada yang nakal, dibilangin jangan nakal. Nanti kalau tetap bandel, bilang ke Bu Guru ya! Terus kalau mainan juga harus berbagi, nggak boleh rebutan.

Harus jadi anak yang baik, tidak nakal, tidak suka mengejek teman. Ingin nggak jadi sehebat superhero-superhero Indonesia dulu? Kalau ya, ya harus sanggup hidup damai, jadi orang baik.

Sekian dulu pidato dari Bu Guru. Kurang lebihnya Bu Guru mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Selamat pagi/Wassalamu’alaikum.

 

 

Pidato Sumpah Pemuda Di Depan Murid SD

contoh pidato sumpah pemuda
image source : kemahasiswaan.sahabatuap.id

Anak usia SD sudah sanggup mendapatkan cerita-cerita perihal peperangan. Akan tetapi pastikan hanya menceritakan sisi faktual dari para pahlawan saja.

Tidak perlu menceritakan konflik-konflik dalam menyerupai pelengseran Presiden Soekarno, Supersemar, atau sejenisnya. Berikut ini contohnya.

 

Contoh Pidato Di Depan Anak SD

Selamat pagi/Assalamu’alaikum.

Yang terhormat Bapak dan Ibu dewan guru, serta anak-anakku sekalian yang tercinta.

Kali ini, Pak Guru (ini sanggup dikondisikan) akan menceritakan kisah yang sangat keren. Yaitu kisah dari dua Bapak Proklamator kita, siapa namanya? Ya, namanya yaitu Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta.

Bapak Soekarno dan Hatta sudah berjuang buat kemerdekaan Indonesia dari kecil. Dari masih muda, sudah berjuang untuk Indonesia secara diplomatis. Salah satunya dengan mengikuti Sumpah Pemuda.

Anak-anak hafal isinya Sumpah Pemuda? Coba dibaca (biarkan belum dewasa membaca Sumpah Pemuda).

Ya, itulah Sumpah Pemuda, tumpah darah yang satu, bangsa yang satu, dan bahasa yang satu: Indonesia. Dulu sebelum adanya Sumpah Pemuda, Indonesia itu tercerai-berai. Tidak punya rasa persatuan dan kesatuan.

Tapi demi kemenangan bangsa, alhasil para perjaka zaman dulu, Pak Karno, Hatta, dan teman-temannya membentuk lembaga perjaka Indonesia.

Sejak lembaga ini ada, perjaka Indonesia tidak terpecah belah lagi. Tadinya, orang Jawa berjuang sendiri, orang Madura berjuang sendiri, Sunda, Batak, Bugis, Betawi, Aceh…semuanya berjuang sendiri. Akhirnya alasannya yaitu berjuang sendiri-sendiri, mereka kalah.

Terus gimana supaya tidak kalah lagi? Mereka pun bersatu, pemuda-pemuda dari semua kawasan di Indonesia bersatu membentuk Sumpah Pemuda. Sejak dikala itu, Indonesia jadi semakin kuat.

Belajar dari kisah Sumpah Pemuda, ayo anak-anak, kita semua sama-sama mencar ilmu memupuk kerukunan. Jangan suka berkelahi satu sama lain. Kasihan pahlawan kita kalau melihat anak cucunya bertengkar dan saling bermusuhan, ya, setuju?

Jadi tetap jaga kerukunan, jangan suka menakali temannya, jangan suka absen juga supaya makin pandai dan sanggup mengharumkan nama Indonesia. Ingat, bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh! Jangan dilupakan ya kata-kata itu.

Demikianlah pidato yang sanggup Bapak Guru sampaikan dikala ini. Kalau ada kurang lebihnya, Pak Guru mohon maaf sebesar-besarnya, dan mari bersama mendoakan pahlawan kita yang gugur di masa lalu. Berdoa dimulai (ajak belum dewasa berdoa sambil menundukkan kepala).

Selamat pagi/Wassalamu’alaikum.

 

 

Pidato Sumpah Pemuda Di Depan Siswa/i SMA

Pidato Sumpah Pemuda di depan belum dewasa Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengan Atas harus lebih motivatif. Kesannya bukan menggurui, tapi menghimbau supaya belum dewasa menjadi lebih baik lagi.

Berikut ini teladan pidato yang sanggup diucapkan di depan anak Sekolah Menengah Pertama – Sekolah Menengan Atas dikala peringatan Sumpah Pemuda.

Contoh Pidato Di Depan Anak Sekolah Menengah Pertama – SMA

Selamat pagi/Assalamu’alaikum.

Yang terhormat Bapak dan Ibu dewan guru yang dirahmati Tuhan, serta anak-anakku sekalian yang saya cintai,

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan. Karena telah memberi kita kesempatan berkumpul di sini dalam keadaan sehat wal afiat.

Kedua, mari kita bersama memanjatkan syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai cahaya di Bumi ini. Karena hanya atas perjuangannya, kita semua sanggup berkumpul di sini dalam lindungan cahaya Islam (jika seluruh murid Islam, kalau banyak murid non-Islam sebaiknya dilewati saja).

Pada pagi yang indah kali ini, saya ingin memberikan sebuah dongeng singkat perihal usaha para perjaka di masa penjajahan dulu. Tepatnya yang akan saya ceritakan yaitu pada dikala Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928 silam.

Dulu, nama Indonesia tidak pernah ada, yang ada yaitu Jawa, Sunda, Madura, Batak, Bugis, dan suku-suku lainnya. Akan tetapi demi kemenangan Indonesia melawan penjajahan Belanda, semua suku rela membuang gengsinya. Bersatu, saling mendapatkan perbedaan satu sama lain.

Toleransi semacam inilah yang mulai hilang dari pemuda-pemuda Indonesia. Saat ini, banyak orang saling menghina hanya alasannya yaitu perbedaan agama, budaya, atau pandangan politik. Akhirnya alasannya yaitu terlalu sibuk berdebat, alhasil lupa Indonesia punya masalah-masalah yang lebih penting.

Oleh alasannya yaitu itu, anak-anakku, generasi muda impian bangsa, mari bahu-membahu kita semua berusaha. Menjaga toleransi dan kerukunan meski punya latar belakang berbeda. Jangan hingga sedikit perbedaan malah menghalangi kita untuk jadi SDM Indonesia yang unggul.

Ingatlah filosofi dari gerakan Sumpah Pemuda, gerakan yang mati-matian dibuat pendahulu kita di masa lalu. Terus semangat mencar ilmu dan jadilah generasi yang sanggup mengharumkan nama Indonesia di masa depan, semangat!

Jika ada kurang lebihnya, saya mewakili segenap Bapak Ibu Guru mengucapkan mohon maaf. Semoga ilmu yang sudah kalian dapatkan sanggup diterapkan sebaik-baiknya.

Selamat pagi/Wassalamu’alaikum.

 

 

Pidato Sumpah Pemuda Di Depan Mahasiswa

Mahasiswa memegang kiprah besar sebagai biro perubahan, oleh alasannya yaitu itu memperlihatkan pidato yang cantik sangatlah penting di depan mereka.

Semakin besar motivasi yang diberikan, maka mahasiswa akan semakin semangat melaksanakan tugasnya.

 

Contoh Pidato Di Depan Mahasiswa

Salam mahasiswa!

Dulu, Kongres Pemuda diinisiasi oleh mahasiswa, pemuda-pemuda yang umurnya kurang dari 30 tahun! Dulu, Proklamasi digencarkan juga oleh pemuda-pemuda, dipercepat prosesnya melalui insiden Rengasdengklok! Dan kini giliran kita, mahasiswa-mahasiswa sekarang, untuk menciptakan perubahan!

Sebagai agent of change, kita yaitu tonggak yang memikul tanggungjawab berat bangsa. Di tangan mahasiswa-lah, perubahan sanggup dimainkan, direbut, atau ditegakkan. Tanpa gerakan mahasiswa, Indonesia tidak akan berdiri menyerupai sekarang.

Tapi di zaman yang sudah dinamis ini, pergerakan usaha mahasiswa juga harus mengalami perubahan. Mental mahasiswa harus direvolusi supaya tidak terjebak dengan kenangan-kenangan usang kejayaan masa lalu. Gerakan mahasiswa harus direformasi supaya tetap sesuai dengan perubahan budaya dan teknologi.

Dulu, pemuda-pemuda Indonesia berjibaku dengan senjata melawan penjajah. Sekarang, kiprah kita tinggal menjaga kemerdekaan sebaik-baiknya supaya martabat Indonesia tetap tinggi di mata dunia.

Merdeka! Pikiran boleh modern, tapi kita dihentikan melupakan filosofi usaha perjaka dikala mencetuskan tiga Sumpah Pemuda dulu. Mari kita semua melanjutkan usaha mereka tanpa harus menunda-nunda lagi. Lakukan kini dan berjuanglah sebaik-baiknya untuk negara.

Kurang lebihnya, saya mohon maaf sebesarnya-besarnya, semoga apa yang kita rencanakan membuahkan hasil yang direstui oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

Salam mahasiswa! Salam perubahan!

 

Pidato Sumpah Pemuda Di Depan Masyarakat Umum

Jika pidato Sumpah Pemuda dilaksanakan di depan masyarakat umum, sebaiknya jangan terlalu menggurui.

Cukup mengangkat intisari umum dari Sumpah Pemuda saja, tidak perlu terlalu banyak memperlihatkan semangat.

 

Contoh Pidato Di Depan Masyarakat Umum

Selamat pagi/Assalamu’alaikum!

Yang terhormat Bapak Ibu sekalian yang berbahagia,

Pertama-tama, mari kita ucapkan rasa syukur sebesar-besarnya kepada Tuhan, yang telah mengumpulkan kita dalam peringatan Sumpah Pemuda tahun ini.

Sebelum program pada dasarnya dimulai, izinkan saya selaku penyelenggara program memberikan terimakasih sebesar-besarnya pada Bapak Ibu yang hadir. Juga terimakasih saya ucapkan ke panitia program yang sudah susah payah menyiapkan program sebesar dan sehikmat ini.

Bapak Ibu yang saya hormati,

Momen Sumpah Pemuda yaitu momen penting yang perlu kita ingat-ingat dampaknya bagi masyarakat Indonesia. Jika tidak ada Sumpah Pemuda, mungkin kini kita masih tidak punya rasa persatuan dan kesatuan menyerupai sekarang.

Oleh alasannya yaitu itulah, dengan adanya program ini, diperlukan kita semua sanggup mengenang kembali Sumpah Pemuda yang sudah diikrarkan pendahulu kita. Sehingga selanjutnya kita sanggup bahu-membahu mengeratkan ikatan, baik antar RT, RW, atau bahkan antar desa.

Jadi selanjutnya, jangan hingga ada lagi pertengkaran mengatasnamakan RT, RW, atau antar desa. Soalnya kita semua saudara yang harus bersatu, berhubungan membangun masyarakat yang lebih baik.

Semoga semua doa yang kita ucapkan sekarang, sanggup hingga ke pahlawan-pahlawan kita yang dulu telah berjuang melawan Belanda. Amiin, ya Robbal Alamin.

Sekian dulu sambutan dan pidato singkat dari saya, kurang lebihnya saya mohon maaf sebesar-besarnya. Selamat menikmati program peringatan Sumpah Pemuda yang dilaksanakan hari ini!

Selamat pagi/Wassalamu’alaikum.

 

Kesimpulan

Demikianlah bahasan lengkap mengenai pidato Sumpah Pemuda sesuai dengan sasaran audiencenya. Sebelum berpidato, pastikan pengetahuan perihal isi pidato sudah dimiliki. Hal ini penting untuk mengantisipasi adanya audience yang bertanya.

Selain itu, jangan lupa kobarkan semangat dikala memperlihatkan pidato. Makara pidato tersebut sanggup mencapai tujuannya, yaitu untuk menggelorakan semangat pemuda.

 

Avatar
Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas