Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

35 Puisi Tentang Sahabat Dan Pertemanan Yang Mengesankan

18 min read

puisi tentang sahabat

Puisi Sahabat – Istilah sahabat sering dipakai untuk menggambarkan perihal dekatnya dan menunjukan adanya korelasi (relationship) yang sangat kental atau sohib dalam kamus gaulnya.

Sahabat tidak sekedar istilah sahabat biasanya sahabat perjalanan atau sahabat sepermainan atau sahabat sebaya. Bermacam cara orang mengungkapkan makna, puisi sahabat dan contohnya, biasanya  selalu diungkapkan degan kata kata bijak bahkan puisi.

Makna, puisi sahabat dan misalnya ialah puisi puisi perihal sahabat yang menggambarkan perihal persahabatan yang terjalin usang dan sangat dekat. Puisi sahabat sanggup di ungkapkan sebagai pengganti kehadiran atau sebagai ungkapan perhatian.

Sebagai hadiah dan untuk memberikan kata perpisahan sanggup dituangkan ke dalam puisi sahabat juga. Sahabat ialah hal yang paling asyik untuk diperbincangkan setiap orang mempunyai sahabat yang dekat dengan dirinya.

Sahabat kadang tidak selalu kebersamaan dalam hal hal yang baik saja, terkadang diwarnai dengan kebersamaan, kesedihan, kebersamaan senasib seperjuangan. Untuk mengabadikan persahabatan dan menuliskan kekaguman atau kerinduan terhadap sahabat maka pembahasan kali ini bisa dijadikan materi atau ide  untuk membuat puisi.

 

Puisi Tentang Sahabat yang Berkualitas

Untuk bisa membuat puisi sahabat yang mempunyai makna, puisi sahabat dan misalnya puisi harus berkualitas.

Tidaklah begitu sulit untuk membuatnya  apalagi sahabat yang ingin di abadikan dalam puisi tersebut ialah sahabat yang paling berarti dalam hidup seseorang atau sudah dekat. Artinya ada banyak peluang dalam mengembangkan ide.

Memori kebersamaan akan gampang untuk di kemas menjadi bait bait yang indah. Ada beberapa trik untuk membuat karya puisi sahabat yang berkualitas dan original adapun trik tersebut ialah sebagai berikut:

 

Seni Kualitas Dalam Puisi

Seni kualitas dalam sebuah puisi terletak dari konteks isi dalam sebuah kata kata yang gampang , indah, dan tidak berlebihan. Tidak selalu memakai kata sastrawan tinggi  Makna, puisi sahabat dan misalnya sanggup dengan kata-kata sederhana saja.

Puisi juga akan tetap  terlihat berkualitas asal pengaturan bait dan iramanya diatur sedemikian baik. Mungkin pola puisi dibawah ini sanggup memudahkan pengertian seni kualitas dalam puisi.

 

Sahabat Tercantik Ku

Hai manis …..Dia sahabat tercantikku

Kecantikkannya membuatku tenang

Kecantikkannya membuatku nyaman

Dan kecantikkannya juga membuatku cemburu

Hai cantik….

Sosok bidadari versi sahabat ialah sahabat tercantikku

Senyum cantiknya Kesabaran cantiknya membuatku

Cemburu akan langsung baiknya

Sahabat Tercantikku selalu berubah ubah cantiknya

Berubah menjadi orang renta Berubah menjadi pelipur lara

Berubah menjadi satria ketika butuh bantuan

Dan berubah jadi tameng yang melindungi

Bahkan terkadang bermetamorfosis spidergirl….

Sahabat tercantikku ….

Beda…

Justru ia tidak manis lantaran parasnya Tapi sahabat tercantikku

Melebihi dayang dayang kerajaan di kala ia berubah

Dunia terasa indah Jika kekasih tercantikku disampingku

Tapi di kala ia kembali diperaduanya

Kepala mendadak pusing Ingatan mendadak lupa

Bahkan lupa diri sendiri

Sahabat tercantikku jangan usang disana

Ingatlah ada saya yang selalu menunggu mu

Teruntuk sahabat tercantiku dari sahabat terdalammu

Tetaplah menjadi manis mirip ini

Jangan pernah engkau berubah sahabat cantikku

 

Sensasi Originalitas

Originalitas mempunyai arti asli, murni buatan sendiri non copy paste. Makna, puisi sahabat dan contohnya, bisa diciptakan  dengan kata dan bait bait yang originalitas tidak harus membuat kata kata gres tetapi untaian kata dalam puisi sahabat harus mencerminkan diri penulis nya dalam perilaku maupun pikirannya.

Teknik ini sanggup dilihat dari pola puisi dibawah ini. Sesuatu yang mempunyai original akan lebih bernilai. Sebutan yang hanya diketahui sahabat bisa dijadikan alternatif wangsit yang kreatif dan kesannya alami dan original.

 

Si Kiteng Yang Penyabar

Kiteng oh kiteng Tiada hari tanpamu

Meski Cuma bisa makan indomie dengan mu

Terasa yummy Kiteng oh kiteng

Terimakasih lantaran kehadiranmu dalam hidupku

Memberi warna Meski kehadiranmu menambah duduk kasus bagiku

Tapi tetap saja engkau kiteng yang penyabar itu

Si kiteng meski dirimu saya pernah masuk selokan

Hp hancur

Dan pernah sanggup nilai c lantaran melawan dosen

Kiteng tetap si penyabar sahabat sejatiku

Kiteng oh kiteng

Sebutan Istimewa untukmu

Seseorang ynag berarti bagiku

Gak dirumah gak di kampus gak dicafe

Tiada kiteng tanpa si jek

Tanpa si jek kiteng juga tiada

Si penyabar yang selalu kurindukan

Si kiteng yang gak cukup 2 bungkus indomie

Persahabatan kita mirip teh tanpa gula

HAMBAR………………….

Seperti gula dan tepung

Berbeda tetapi saling membutuhkan

Kiteng oh kiteng

Si jek  yang merindukanmu

 

Contoh Puisi Tentang Sahabat

Untuk makna Puisi sahabat dan contohnya, puisi Sahabat bisa didapat dari tempat dan waktu yang tidak bisa ditebak terkadang persahabatan di sanggup lantaran sama sama satu asrama, satu kelas atau satu sekolah, sahabat permainan, sahabat di kampus, sahabat di kampung, sahabat di tempat kerja.

Dan bentuk pengungkapan puisi terhadap sahabat juga beda beda. Dalam pembahasan ini akan dicontohkan puisi puisi sahabat dengan aneka macam pengungkapan.

 

Selamat Jalan Teman

Sahabat ku

Selamat jalan tugasmu di dunia telah selesai

Sakitmu telah usai sahabat Derita mu telah berhenti

Selamat jalan sahabatku ku hantar kan ke pusaramu

sebagai ungkapan persahabatan kita

maafkan saya sahabat tidak banyak berbuat untukmu

aku murka pada dunia saya benci mereka semua

mengapa mereka membiarkanmu terbujur kaku

sahabat ingatlah saya akan tetap mengenang persahabatan kita

meski terpisah jarak dan waktu namun kita tak terpisahkan

hati ini tetap ada untukmu mendoakanmu

sahabat kebersamaan kita di sore itu menjadi tawa terakhirmu

mengapa kau tak menyatakan padaku

agar saya lebih memelukmu dengan keras dengan erat

aku sangat merindukan kebersamaan kita sahabat

Derai air mata kini terus mengalir

Kini tiada lagi kebersamaan kita

Dengan siapa saya mencurahkan isi hati ku lagi kalau kau tiada

Kepada siapa lagi saya bisa menghabiskan bercanda bareng main bareng

photo-photo kita ini sebagai saksi bahwa suatu saat

Aku ingin kita bertemu kembali

Di syurga nanti

Aku ingin kita dipertemukan lagi

Ya allah

Jagakan sahabatku untukku ya allah

Pertemukan dan satukanlah kembali kelak

Selamat jalan sahabat ….

Janji kita bersama akan saya ukir disini dihatiku

Selamat jalan sahabat………..

Nah puisi diatas puisi yang mengungkapkan kesedihan yang mendalam terhadap sahabatnya ynag telah meninggal kisah kisah mereka di kala bersama membuat dalam berguru dan bermain di bawah ini puisi sahabat perihal perpisahan tetapi berpisah dikarenakan telah berbeda tujuan kiprah sesudah bersama sama dalam proses pendidikan.

 

Terimakasih Kawan

Selamat bertugas kawan

Meski bersama sama tetapi ternyata kita berbeda jalan

Dirimu maju melangkah Sedangkan saya terhenti disini

Selamat sahabatku Lanjutkan usaha kita

Membela negara dan bangsa Menjadi pujian keluarga

Aku akan melanjutkan usaha Di tempat yang lain

Persahabatankita akan menjadi persahabatan

Lihat lihatlah saya disini

Jaga baik baik dirimu kawan

Hapuslah airmata mu

Besok hari terakhir kita

Aku akan kembali dengan jiwa satriaku

Dan engkau berjalan dengan jiwa pemberanimu

Jagalah kedaulatan kawan

Kita akan menjaga kedaulatan ditempat dan jalan yang berbeda

Kelak kita akan dipertemukan kembali

Jika yang kuasa menghendaki

Salam persahabatan sampaikan salamku kepada kedua orang tuamu

Aku akan tiba menjengukmu kelak.

Salam komando

Nah puisi diatas ialah puisi persahabatan yang terjalin lantaran sama dalam proses masuk perguruan militer namun sayang mereka terpisah lantaran sahabatnya tidak lulus seleksi ke jenjang berikutnya .

 

Senja Kita Berbeda Sahabat

Di bawah sinar mentari itu kita berjalan

Suasana nya menggambarkan kisah kita yang panjang

Kesibukan ialah jarak yang memisahkan, namun persahabatan sejatinya selalu mampu

memiliki celah saling mengabarkan

Kisah kita berwarna layaknya pelangi

Saling menyembuhkan ketika terluka

Saling membuatkan ketika sepi

Tetap lah menjadi sahabat berjuang yang menyenangkan

Karena kau ialah belahan terpenting dari perjalanan ini

Senja yg bersinar di sore itu

Menggambarkan cerahnya masa depan yang kita perjuangkan

Sedih dan luka akan sembuh

Sebab sahabat itu saling tumbuh

Bukan hilang ketika satunya jatuh

Puisi senja kita berbeda sahabat menggambar puisi kerinduan dengan sahabat yang berada di tempat yang berbeda namun masih tetap berkomunikasi untuk tetap bersahabat.

 

Selamat Ulang Tahun

Sahabat

Tidak banyak yang kuberi

Di hari indahmu ini

Selamat kuucapkan

Selamat ulang tahun

Semoga keberkahan selalu menyertaimu

Liontin ini

Tidaklah seberapa

Jika dibanding dengan kado kado yang lain

Tapi ini berrarti bagiku

Di dalamnya tertulis tanggal persahabatan kita dulu

Saat kita sma sma dieksekusi lantaran terlambat

Dan PR ku yang ketinggalan

Kau sengaja tidak mengumpulkan PR

Agar bisa sama sama mendapat hukuman

Ingatkah

Ingatkah

Sejak itu tiada perbedaan diantara kita

Bahkan kita rela pulang jalan bareng

Karena ongkos kita belikan bakso

Kenangan itu

Berrarti bagiku

Hari ini hari bahagiamu

Maafkan saya yang tidak berilmu mengungkapkan puisi

Karena niscaya kau tau

Aku tidak suka pelajaran bahasa indonesia

Terimakasih sahabat

Banyak hal yang bisa saya rasakan bersahabat

Selamat ulang tahun

Jangan manja lagi

Jangan tukang nangis lagi

Kalau itu terjadi aku  buang dirimu ke sungai

Seperti waktu itu

Kita mandi di sungai

Ayahmu murka marah dan menyuruh mu pulang

Aku sedih

Hahahhahah

Sudahlah selamat ulang tahun ya

Jangan lupa besok sekolah bawakan camilan manis ultah buatku juga

Awas kalau gak…

Dan untuk puisi diatas ialah puisi yang pengungkapan nya di berikan kepada sahabat yang sedang berulang tahun. Puisi dibentuk sangat kata kata yang kental dengan persahabatan yang terjalin antara keduanya.

 

Selamat Berpisah Sahabat

Kawan …kawan  maafkan saya selama ini

Yang selalu membuat ulah di kelas

Mencuri pulpen

Melawan guru

Mengintipkan tas dan buku kalian itu aku

Maafkan saya kawan

Aku niscaya kehilangan kalian

Kemanapun kalian pindah sekolah

Ingatlah aku

Aku yang selalu mengganggu

Di hari perpisahan ini

Aku malu

Mengapa saya yang menangis

Bukankah kau yang paling jahat diantara kalian

Hari ini kita akan bertukar puisi

Siapapun yang mendapat puisi ini

Sampaikan lah pada mitra kawan yang lain

Kalian lah sahabat terbaik ku

3 tahun di sekolah ini tak cukup mengukir kenangan

Aku sedih

Aku sedih

Kawan mitra apakah mencicipi hal yang sama

Hati yang selalu sedih

Karena tidak lagi bisa bersama sama kalian

Kalian niscaya ingat

Kaca jendela pecah

Sampai satu kelas harus mendapat sanksi untuk mengganti

Aku lah yang tidak pernah bayar uang kas

Sahabat sahabat maafkanlah aku

ini photo-photo kita

photo kebersamaan kita

Akan saya simpan photo kita ini

Jika kalian menemukan sahabat gres disana

Jangan lupakan aku

Ingatlah aku

Andrey yang selalu buat onar di kelas

Selamat berpisah dan bertemu lagi

Sahabatmu andrey……

Kemudian untuk puisi yang diberi judul Selamat Berpisah Sahabat ialah puisi perihal persahabatan yang hendak berpisah antara sekelas dan puisi ini puisi persiapan kenaikan tingkat sehingga semua harus terpisah untuk melanjutkan ke sekolah lain.

 

Puisi Untuk Pernikahan Sahabat

Setelah malam ini

Apakah kita masih bisa bersama sama mirip dulu lagi

Tidak pulang kerumah setiap malam minggu

Nonton bola hingga pagi

Setelah malam ini

Apakah persahabatan kita  tetap terjalin

Aku tidak tau harus apa

Bahagia atau sedih

Aku ingin senang tapi saya sedih

Aku ingin sedih tapi bahagia

Ntahlah sahabat

Selamat menempuh hidup baru

Lanjutkan perjalanan hidup

Bangun cita citamu

Yang dulu pernah kau ucapkan

Jaga cinta terbaikmu

Jangan hiraukan aku

Aku akan berguru mandi

Bersih bersih  tanpa kau harus murka marah ke kos ku

Selamat menempuh hidup gres sahabat

Tidak ada yang bisa ku beri

Tapi aku  yakin kau tidak akan lupa

Kalau kita pernah berjanji akan selalu membantu

Dalam suka dan duka

Sahabat

Selamat menikah

Jangan capek capek lagi

Cepatlah buat kan ponakan buatku

Biar saya ceritakan

Betapa gokilnya persahabatan kita

Dan jangan lupa

Kasih namaku di nama anakmu

Selamat sahabat

Semoga samawa sahabat….

Dan tak kalah unik puisi sahabat yang dibentuk untuk mengucapkan selamat atas ijab kabul sahabat. Puisi berisikan pengungkapan sedih, bahagia, dan haru meski gaya bahasa yang lucu namun originalitasnya cukup terasa.

 

Sana Sini Sahabat  Situ Sini Luluh Lantah

Sini situ sana sini  luluh lantah

Pagi pagi pagi malam pagi sini pagi situ

Hari ini hari itu hari nanti

Tebar sana tebar sini tebar situ

Luka sini luka sana luka situ

Hari ini hari itu sini sana

Obral sana janji sana janji janji

Tinggal janji janji ini janji

Tipu tipu kawan  ini mitra ini itu

Bohong sana bohong situ

Tinggal sini tinggal situ

Sana sini situ sini luluh lantahhhhhhhh

Puisi dengan judul Sana Sini Sahabat Situ Sini Luluh Lantah ialah pola puisi sahabat dengan corak kontemporer bebas.

 

Nasihat Sahabat

Mendung yang begitu hitam membawa kegelapan

Menjatuhkan hujan dari banyak penyesalan

Sungguh, rasa sesal itu tidak akan ada gunanya kawan

Tak pernah kau temui jawaban

Mendung yang hilang, membawanya pelangi senyuman

Membawakan sinar kebahagiaan

Sungguh, semua itu tak tiba dari penyesalan

Berusahalah untuk mengundang beribu-ribu kebahagiaan

Hapuslah semua penyesalan

Bangkit bersama, hadapi semua rintangan

Senang, susah, sedih, canda, tawa kita harungi bersama

Kemana pun bagaikan surat dan prangko yang sudah saling melekat

Kau selalu hibur saya di kala galau dan kuhibur kau di kala kau sedih dan membutuhkan

Itu semua kita lakukan dengan lapang dada dan saling melengkapi satu sama lain

Namun terkadang ketika itu berbeda

Ketika waktu tidak berpihak pada kita

Yang membuat kau dan saya terpisah akhirnya,

Yang berujung kau meninggalkanku dengan bayangmu

Yang tak tau dimana wujudnya

Yang kini akibatnya tak miliki hati dan juga perasaan

 

Tentang Sahabatku

Sahabatku kau bagaikan tetesan embun di pagi hari

Yang membasahi akan kegersangan hati

Yang bisa menyuburkan dan menyejukkan taman sanubari

Menambah akan kenyamanan

Sahabatku kau bagaikan bintang yang gemilang di malam di angkasa raya

Selalu menemani akan kesendirian bulan yang sedang berduka

Yang bisa menyinari gelap gulitanya semesta

Menambah akan kebersamaan

Sahabatku kau bagaikan pohon yang rindang dengan berjuta dahan

Hingga bisa memayungi teriknya matahari yang tak tertahankan

Mampu memperlihatkan kesejukan, keteduhan

Dan juga kedamaian

Wahai angina yang mengembara

Sampaikanlah kabarku perihal dirinya

Sahabatku kau bagaikan mata air dari telaga suci

Mengalir dengan jernih dan tiada henti

Yang bisa menghapuskan rasa dahaga dalam diri ini

Dalam kesegaran , ketenangan

Sahabatku kau bagaikan derasnya air hujan yang turun

Menyirami setiap sudut bumi yang begitu berdebu menahun

Yang bisa membersihkan berjuta dedaunan

Dalam keheningan, kesucian

Sahabatku kau bagaikan untaian intan permata

Memancarkan kilauan indah sebagai anugerah tiada tara

Yang bisa menebarkan pesona dalam jiwa

Dalam ketulusan, keindahan

Wahai burung-burung yang bersuara

Tolong sampaikanlah ceritaku kepadanya perihal kehadirannya

 

Sinar Dari Seorang Sahabat

Di sebuah kesunyian

Di sebuah jalan permata

Tentang hidup yang terkadang tak menentu dan terkadang berbalikan

Hingga merangkai sebuah kisah di kesendirian

Perkataan yang tulus dari seseorang

Mendadak menjadi sinar yang tiba-tiba datang

Dari semua sedih dan tawa

Bagaikan pelangi yang menebar keceriaan

Bahkan bagaikan rembulan yang menemani kegelapan

Di kala saya terjatuh dan mengikhlaskan

Wahai kawan…

Temanilah berjuta-juta bintang yang gemerlapan

Yang memperlihatkan kelap kelip cahaya di kegelapan

Ayo bangun dan rangkai kisah dari persahabatan

Kisah yang tidak akan pernah berakhir meski tertelan oleh waktu

Ayo jalani dan nikmati bersama

Sebuah takdir yang kita akan jalani dengan beribu perjuangan

 

Puisi Sahabat Sejati

Semakin usang ku jalani akan kehidupan

Yang selalu bersama mu wahai sahabat ku mitra ku

Semua suka sedih yang kita rasakan

Selalu bersama mu wahai sahabat ku

Wahai sahabat sejati ku

Begitu banyak kenangan yang kita lewati

Sebuah kebahagiaan yang kita selalu rasakan bersama

Terkadang musnah begitu saja

Telah di rebut oleh maut yang tak bisa kita duga

Wahai sahabat sejatiku

Kini engkau telah pergi selamnya meninggalkan ku

Meninggalkan akan semua kenangan kita

Menyebabkan sebuah air mata

Menetes terjatuh di pipi ku

Wahai sahabat sejati ku

Walaupun kini tak bersama

Kita sudah berbeda kehidupan

Namun hati kita tetap satu di dalam cinta kita

Karena kau ialah sahabat sejati ku

Selamat jalan wahai sahabat ku

Selamat tinggal wahai sahabat sejati ku

Cinta kasih mu akan selalu bersatu di hati ku

 

Sebentar Lagi Kawan

Untuk ketika ini sebentar lagi kawan,

Sebentar lagi dan bersabarlah

Langkah ini akan menuju di pemberhentian sebuah tujuan

Sebuah perjalanan yang akan berujung keindahan

Tak usah lah khawatir akan bagaimana nanti

Kita hanya perlu menjalaninya dengan lapang dada hati

Bahkan ada air mata, namun itu bukan air mata duka

Hewan-hewan pun ada sebuah masa dimana mereka untuk hijrah

Sebentar lagi kawan, perjalanan kita

Sebuah perjalanan yang berujung keindahan

Dari awal perjalanan ini kita lewati dengan keindahan

Semacam kisah-kisah yang telah terukir indah

Penghentian yang terakhir dan kita bisa mendapat semua kenangan

Dalam penghujung pemberhentian kelak kita akan selalu mengingatnya dalam sinar sang rembulan

 

Puisi Sahabat Sejati Yang Tak Terlupakan

Ketika matahari itu mulai terbenam

Menyambut malam dan gelap yang menyelimuti orang-orang berseragam

Kau tiba membawakan saya bintang

Dengan cahaya yang indah di atas langit semesta

Kau menghadirkan senyuman indah nan manis jelita

Di ketika saya terlelap dalam kegelapan

Sedikit pun saya tak akan melupakan

Ketika kau membawaku dalam kehidupan

Wahai sahabat sejati yang tak terlupakan

Ketika semua senyumanmu bergabung menjadi satu untukku

Di mana sebuah tempat pembuangan dalam tamat dongeng mereka

Maafkanlah wahai sahabat ku

Aku bukanlah penghayat dongeng yang baik bagi mu

Aku bukanlah pendengar dongeng yang baik bagi mu

Apalagi sekedar memberi klarifikasi akan rumitnya dongeng itu

Namun setidaknya statusku ialah tempat pembuangan tamat dongeng itu

Meski sering saya teremehkan

Yang tiba ketika dibutuhkan

Namun tak duduk kasus untukku

Terima kasih sahabat sejati ku

Karena kalian masih mau menganggapku ada

 

Teruntuk Sahabatku

Layaknya bulan di tengah malam yang gulita

Menyiramkan taburan cahaya di kegelapan

Seperti matahari di pagi buta

Memberikan sinar dalam kehangatan

Layaknya bintang yang bertaburan

Tak membiarkan bulan mengangkasa tanpa kawan

Membawakan kesetiaan dan keceriaan

Bersamamu saya lewati hari-hari dengan penuh lika liku

Bergandengan tangan erat menepiskan nestapa

Saling membuatkan kisah, perihal harapan bukan sekedar angan belaka

Tentang cinta dan harapan yang bertahan dalam jiwa

Teruntuk sahabatku

Ku rindu akan masa-masa bersamamu

 

Malam Teruntuk Sahabatku

Di malam yang syahdu dan sunyi

Mengajakku untuk keluar rumah

Kutatap dan kupandangi langit malam

Yang bertaburkan bintang-bintang yang tidak terhitung jumlahnya

Andaikan saya seorang peri,

akan ku bawakan sahabatku dan mengajaknya menari

Di atas sana di malam teruntuk sahabatku

 

Air Mata untuk Sahabat

Sahabatku.

Mungkin engkau takkan pernah menyaksikan tetesan air mata ini

Tetapi mitra baik saya takkan pernah menghentikan hanya untukmu

Mungkin kau takkan pernah mendengar jeritan tangisan ini

Tetapi taulah mitra baik saya kan tetap melakukannya untukmu

Sahabat.

Ingatkah kau pas pertama kali kita berjumpa

Senyuman manismu takkan pernah terhapus berasal dari ingatanku

Ingatkah pas kita tersenyum dan menangis bersama

Semuanya bakal selalu teringat di dalam hatiku

Dan ingatkah mitra baik saat-saat paling tamat ku melihatmu

Air mata yang mengalir ialah air mata terindah yang pernah

ku lihat

Dan sahabat.

Walaupun kini kau sudah jauh berasal dari angan-anganku

Tetapi ku yakin kau niscaya bakal senang di sana

Karna ku tau bahagiamu tak bersamaku . .

 

Bersama

Ketika hari tlah datang

Aku mendambakan coba menggapai tanganmu

Meraih sebuah persahabatan

Demi hidup kita bersama

Biarpun angin berhembus

Kita kan sanggup menghadang

Walau dunia panas

Kita kan selalu kuat

Karena kita bersama

Kita ialah Sahabat

Sahabat melawan rintangan

Melawan dengan dan bersatu

 

Sahabat Berhati Hitam

Dulu kau sahabatku , , ,

Dulu kau area mencurahkan seluruh isi hatiku , , ,

Dulu kau selalu ada untukku , , ,

Disaat saya susah maupun senang , , ,

Namun kini kau berepaling

Namun kini kau lupa padaku

Kau bergotong-royong penkhianat , , , !!!

Kau tak pernah ada untukku lagi

Padahal saya tetap mengharapkanmu

Tapi kau tak pernah tahu atas apa yang ku rasa

Kau bukanlah mitra baik sejati

Karna kaulah mitra baik berhati hitam

 

Sahabatku

Sahabatku……

Kenapa engkau pergi tanpa jejak?

Padahal saya mendambakan tetap bersamamu

Sahabatku……

Aku tidak mau berpisah darimu

Tapi,kenapa kau tinggalkan aku

Aku di sini tunggu kedatanganmu

Aku mendambakan berjumpa kamu

Aku rindu anda sahabatku

Jika engkau ada disini

Kita sanggup bercanda ria bersama

 

Puisi Persahabatan Mengungkapkan Rasa Terima Kasih

Masih banyak orang yang sulit untuk mengucapkan rasa terima kasih, terlebih kepada sahabat sebagai salah satu orang terdekat.

Rasa canggung dan aib sering dijadikan sebagai alasan, lantaran kenapa harus diucapkan padahal sudah sama-sama tahu.

Di bawah ini puisi persahabatan yang bertemakan ungkapan rasa terima kasih.

 

puisi tentang sahabat dan pertemanan
Source : freepik.com/author/pikisuperstar

 

Sebuah Ketukan

Ruang persegi tiga kali tiga, duduk membisu menjelajah dunia

Jemari berlari, terus menjalin dan mengurai kata

Sinis mata terus melirik, cibir bibir terus berbisik

Mendorong pintu coklat yang terbuka menjadi tertutup

Menggantikan senyum yang tersungging menjadi kerut di kening

Pintu coklat tertutup dijauhi, sepi…

Pupus asa, pasrah merangkul sendiri

Menunggu suatu yang dirasa tak mungkin terjadi

Kala diri telah mengalah dalam menanti

Lirih terdengar ketukan samar dari balik sisi

Senyum aib tersipu muncul dari balik pintu coklat

Langkah ragu tertatih mendekat

Sapa lugu menjalar menjadi hangat

Dalam sekejap merasa amat dekat

Selamanya tak akan pernah terlupa

Bahwa kaulah yang bergerak mengawali

Terima kasih telah membunuh kesendirianku

 

Terima Kasih

Akan kuberitahukan sebuah rahasia

Bahwa ada sebuah kata yang sangat istimewa

Yang kalau diucapkan akan melukiskan senyum berbunga

Terima kasih, begitulah namanya

Karenanya, ingin kusampaikan itu padamu, wahai sahabatku… pendukungku yang selalu setia

Terima kasih, telah meminjamkan pundak untukku menyandar

Menyediakan sepasang pendengaran yang tak lelah mendengar

Tak pernah lelah mengingatkan kala diri tak lagi sadar

Berbagi tawa canda sedih lara

Hanya denganmu saya bisa melakukannya

Tanpa perlu harus berpura

Terima kasihku untuk semuanya

 

Sahabat Sahabatku

Hari demi hari kita jalani bersama

Dalam perasaan sedih ataupun kegembiraan

Kini hanya tinggal lebih dari satu hitungan detik…

Selalu kita membuatkan rasa kepedulian antar sesama

Tapi mengapa hari tetap berlalu

tak pernah kita menyadari bakal berjalannya waktu…

Kawan-kawan ku

Jangan pernah lupakan era kemudian kita

Masa yang indah yang pernah kita jalani bersama

Semua dongeng bakal saya tulis di dalam lembaran buku

Untuk mengeng seluruh dongeng kita

Dan semoga apa yang kita impikan cepat tercapai.

 

Menunggu

Diam tak bergerak, meski sedari tadi mataku terus menatap

Mengirimkan sinyal penuh harap

Namun masih saja sama tetap

Layar hitam, bunyi senyap

Melirik jarum jam di dinding tak lelah berputar

Berkeliling mengunjungi deret angka saling mengejar

Kembali pada benda tergeletak di meja bundar

Tetap sama, masih juga tak muncul pijar

Rupanya kau benar-benar murka padaku

Karena apa yang telah kukatakan padamu di hari lalu

Memang sesudah emosiku mereda saya pun merasa aib akan diriku

Yang terlalu bersemangat menorehkan luka

Seolah akan terobati kalau kubagikan rasa sakit yang sama

Maafkan saya yang tak bisa mencicipi peka

 

Jiwa yang Menjadi Nomor Dua

Aku terlalu mengandalkanmu,

Selalu berlari padamu tiap kali saya mempunyai masalah, untuk menangis bersandar di bahumu

Selalu menyeretmu ke mana pun suasana hati tengah membawaku

Dan kau selalu saja menuruti egoku

Membuatku lupa, bahwa kau juga mempunyai perasaanmu sendiri

Kau punya keinginan yang bisa saja berbeda dengan keinginanku

Ada hasrat yang ingin kau capai namun urung kau lakukan karenaku

Maafkan aku, sahabatku

Yang seringkali lupa bahwa saya bukanlah sentra dari tata surya

Aku bukanlah matahari bagi bumimu

Aku bukanlah bumi bagi bulanmu

Maafkan aku, sahabatku

Mengabaikan inginmu lantaran mataku terlalu sempit untuk melihat lebih dari batas egoku

Menahan laju larimu alasannya ialah saya bukanlah seorang visioner yang sudah mempunyai rencana matang akan jalan yang akan kuambil

Maafkan aku

 

Sahabat

Hadirmu membawa imbas hariku lebih berarti

Senyummu berikan warna dalam hidupku

Tawamu memecahkan keheningan digelap malamku

Kata-katamu membangkitkan semangatku

S’moga kaulah mitra bersahabat sejatiku

Senyummu ialah kebahagiaanku

Tangisanmu ialah kesedihanku

Dan lukamu ialah lukaku

Kau bagai payung disaat ku kehujanan

Kau bagai obat disaat saya sakit

Kau bagai pohon tempatku berteduh disaat panas

Kau bagai air disaat saya kehausan

Itulah arti dirimu membuat diriku

 

Bayangan Sahabat

Anganku melayang menjadikan kegelisahan

Desir angin menerpa ragaku

Terhempas menembus dinding waktu

Segenggam dongeng disaat bersama dengan kini asa

Bersama seorang mitra bersahabat yang udah terpisah namun tak kunjung terlupa

Rasa rindu bertahta di palung sanubariku

Mengenang sementara canda berlabuh di hariku

Sahabat

Senandung namamu mengiringi rinduku

Sahabat

Dikala terbayang dalam ingatku

Sesaat ku termenung dan terpaku

Jiwa berserah diikuti sukmaku melemah

Namun relung sementara udah berlalu

Seraya mengenangmu, doa ku tetap mengikuti bayangmu

Semoga kelak sementara lagi menghimpun kita …

 

Sahabat Terbaik

Sahabat …

di sementara kita menikmati kebersamaan banyak perihal yang terlewat kan begitu saja

keceriaan, canda dan tawa sepenuhnya mengalir begitu saja

waktu yang tersisah seolah tak sanggup menampung nya dan sementara yang sangatlah singkat membawa imbas ku teringat kepada mu mitra bersahabat ..

Semua kenangan – kenangan itu tak mulai ,pergi meninggalkan segala keceriaan

serta canda dan tawa mu satu persatu hilang seketika mata

ada beribu senyum sementara terlintas memory yang dulu sementara

Sahabat …

semua yang dulu kita jalani hari demi hari , sementara demi sementara udah kita lalui semuanya.

Banyak perihal yg dulu berjalan lantaran itulah jalan hidup yang kita miliki

kadang benci, kesal ,dan kecewa dan juga rasa senang dan sayang

sungguh luar biasa , apa yang udah kita lalui bersama dengan ..

Ya Tuhan …

jagalah dan lindungilah

sahabat-sahabat ku

karena mereka ialah mitra bersahabat terbaiku tetap

 

Kenangan Tentang Sahabat

Sahabat ..

gelapnya malam ini mengingatkan ku pada malam-malam bersinar yang dulu kita lewati bersama dengan ..

malam yang dipenuhi oleh canda mu yang menghapus luka yang membalut erat jiwa ku ..

tawa mu yang sanggup membiaskan bayangan keruh di mata ku ..

kata-kata mu yang tetap membawa imbas hati ini tenang, membawa imbas hati ini tentram ..

tapi. semenjak kepergian mu mitra bersahabat ..

Aku mulai separuh jiwa lenyap ditelan sementara yang tetap berlalu ..

aku takan dulu bermimpi ..

aku bakal beroleh mitra bersahabat layaknya mu lagi ..

yang tetap tersedia disa’at ku perlu ..

yang tetap mendengarkan seluruh curahan hati ini ..

yang tetap tersedia untuk menghindar tangis ku disa’at ku bakal melewatkan seluruh kepenatan hati yang tlah usang saya bendung ..

Sahabat ..

kini saya tlah kehilangan sosok dirimu yang sanggup membuat perubahan gelapnya hidup ku menjadi lebih terang dan berarti ..

tapii, sepenuhnya tlah terlambat ..

kamu tlah pergi jauh meninggalkan ku sendiri di sini ..

kini cuma tinggal puing kenangan era selanjutnya ..

slamat jalan mitra bersahabat ..

 

Kehilangan Sahabat

Sekarang,

Hatiku sangatlah sedih

setelah berpisah bersama dengan sahabat-sahabatku

yang tetap menemaniku,

disaat ku senang,sedih,dan berduka,

sekarang sekedar kenangan.

Dulu,

Kami tetap bermain bersama,

bercanda gurau bersama,

mengalami senang dan sedih bersama,

dan menjalani hari-hari bersama.

Sekarang sekedar kenangan,

kenangan yang melukis apa arti mitra bersahabat itu?

kenangan yang tak bakal kulupakan,

bersama sahabat-sahabatku

Sekarang saya udah mengetahui

bahwa kehilangan seorang mitra akrab

adalah perihal yg sangatlah menyedihkan

Aku berdoa semoga kita sanggup bersama dengan lagi,

Aku rindu kepada sahabat-sahabatku,

Aku rindu bakal canda tawa kalian,

Aku sayang kalian sahabatku

 

Puisi Persahabatan Mengungkapkan Kerinduan

Pasti banyak yang pernah mengalami, tiba-tiba saja sahabat menghilang tanpa kabar. Panggilan telepon berkurang, pesan WhatsApp tak setiap hari saling berbalas.

Bisa disebabkan lantaran tuntutan acara hidup yang telah berubah maupun lantaran memang rasa ingin menyendiri tengah menyerang. Berikut ini ialah puisi persahabatan yang menyatakan perihal kerinduan.

 

Apa Kabar

Halo, apa kabar?

Bagaimana kabarmu?

Apakah kau baik-baik saja?

Sudah berapa usang semenjak kita saling berjumpa

Kapan terakhir kali kita sekedar saling menanyakan kabar

Rasanya sudah usang sekali

Berawal dari kesibukan hingga luput membalas pesan

Dan kini terselip ragu untuk mengawali pembicaraan

Ah, saya rindu masa-masa dulu

Saat saya akan mendatangimu begitu saja ketika bosan tiba dan mengajakmu untuk jalan-jalan tanpa tujuan

Ketika kau ingin menangis dan saya akan mencari film melodrama semoga kau punya alasan akan mata sembabmu kalau ada orang yang bertanya

Waktu saya begitu semangat menceritakan adegan demi adegan dari fiksi favoritku dan kau menanggapiku dengan antusias, tanpa memandangku aneh

Juga sewaktu kau tiba-tiba memutuskan bahwa kita akan menjajal satu tempat makan gres yang seringnya mengecewakan

Sungguh, saya rindu

Setiap hari bertemu denganmu

Log telepon penuh dengan catatan panggilan dari nomormu

Kotak pesan teatas berlabel namamu

Kini, sudah berbilang tahun semenjak kita saling bertatap muka

Bahkan saya mulai takut akan melupakan suaramu lantaran sudah berbulan lamanya kita tak saling telepon

Jadi, bagaimana kabarmu sekarang, sahabatku?

 

Kisah Cerita Sebuah Pohon

Kau tahu pohon beringin besar di pojok lapangan itu?

Ya, pohon yang populer sebagai tempat para setan dan memedi bergentayangan semenjak dulu itu

Benar, pohon tempat kita suka beristirahat sesudah berlarian di bawah panas siang di lapangan

Tempat kau menyombongkan diri padaku lantaran sudah lebih dulu bisa bersepeda tanpa pertolongan roda penyangga

Lalu saya merebut sepedamu dan membuktikan bahwa saya pun bisa, dan berhasil pada percobaan pertama

Pohon yang sering kita coba panjat lantaran ingin tau berapa banyak sarang burung yang ada di sana, namun tak pernah ada yang berhasil lantaran tangan kecil kita tak bisa memeluk batangnya

Tepat sekali, pohon beringin yang itu

Kabarnya pohon itu akan ditebang

Apakah kau masih ingat?

Dulu kita sering bermain perang-perangan dengan memanfaatkan akarnya sebagai tempat untuk bersembunyi

Sering pula kita berimajinasi sebagai Tarzan, mencoba bergelantungan dari akar-akar gantungnya

Dan ketika musimnya bagi pohon untuk berbuah, bermain kelereng di sana ialah hal yang sangat tidak menyenangkan

Katanya tempat tadinya pohon itu berdiri akan dibangun menjadi lapangan badminton

Pasti kau masih ingat, kan?

Pohon beringin itu ialah tempat kenangan bagi kita

Baik panas maupun hujan, dahannya yang rindang selalu ramai dengan anak-anak

Saat ekspresi dominan libur sekolah tiba, mendadak akan menjadi tempat uji nyali untuk berkemah hingga bermalam di sana

Tapi sudah belasan tahun berlalu, sudah tidak ada belum dewasa yang bermain di sana

Semuanya sibuk sekolah dan les hingga petang

Yang tidak les, sibuk bermain komputer di rumah

Sepi

Mendengar beritanya, saya jadi merindukanmu

Merindukan masa-masa kecil kita dulu yang selalu menghabiskan waktu di bawah pohon beringin renta itu

Apakah kau mau ikut untuk mengucapkan salam perpisahan denganku?

Kutunggu kau di bawah pohon beringin renta di pojok lapangan kampung halaman kita, tempat kenangan kita dulu

 

Indahnya Persahabatan

Sahabat…

kini sementara tela berlalu

hari demi hari, udah ku lewati

tahun demi th. udah ku lampaui

bersama kenangan kita….

Sahabat…

jangan perna lupakan diriku..!!!

jangan perna hapuskan persahabatan kita..!!!

Sahabat…

mungkin kita tidak bakal sanggup berjumpa lagi

tapi percaya lah..!!

keindahan persahaban kita

akan tetap memancar kan sinar indah di dalam hati…

Sahabat..

kau lah segalanya

kau lah tempat ku mengadu dan

kau lah tempat ku curhat

 

Dia Sahabatku

Dia Sahabatku

Dia yang tetap menemaniku

Dia yang tetap tersedia untukku

kini ….

Dia Sahabatku

Telah tidak ada di sampingku

Dia Sahabatku

Yang dulu terang bagai fajar

Dia Sahabatku

Yang kini hilang bagai ditelan senja

Redup,kemudian menghilang

Dia Sahabatku

Terlalu banyak memori perihal ”Dia Sahabtku”

Hingga goresan pena atau pun kalimat tak sanggup mencerminkan kesediahanku lantaran kehilangan ”Dia Sahabtku”

Terlalu banyak kenangan perihal ”Dia Sahabtku”

 

Persahabatan

Persahabatan menyerupai sebuah kata ,

Takkan sirna oleh era ,

Takkan habis oleh asa ,

Sahabat kan tetap tersedia ,

Tapi tak sanggup tetap disisi kita ,

Sahabat tetap mengisi ,

Tapi tak sanggup tetap menemani ,

Persahabatan kan pudar ,

Jika tak diikat bersama dengan kencang ,

Jadi persahabatan ,

Hanya mesti komitmen dan penghormatan ,

Karena . . .

Persahabatan ialah suatu era yang tak terlupakan ,

Dan bakal tetap dikenang .

 

TENTANG SAHABAT | Cepi Ali Anwari

Kita ialah mirip rasa

Kita ialah satu jiwa

Walau kadangkala tersedia beda

Namun kita tetap setuju

Sama dalam rasa satu dalam cinta

Satu dalam jiwa mirip dalam harapan

Saling membela disaat tegak berdiri

Selalu menunjang diwaktu terjatuh nanti

Saling memahami perihal hati

Saling menjaga perihal rasa

Dalam senang dan tawa

Dalam sedih dan duka

Berkorban bersama dengan rasa penuh cinta

Membela bersama dengan cinta penuh rasa

Menjadi rekan curahan hati

Sahabat sejati hingga jantung tak berdetak lagi

 

 

Puisi ini sekilas tampak tidak beraturan dan sekedar dan asal tulis namun ini lah salah satu pola puisi kontemporer. Puisi diatas bermakna sahabat  yang tidak sempurna janji, lain di ekspresi lain dihati pada sahabat yang ini lain lagi merupakan ciri sahabat yang tidak baik

Demikianlah pembahasan makna puisi sahabat dan contohnya. Untuk makna, ciri dan hakikat sahabat ialah makna yang harus dipahami. Siapa yang dikatakan sahabat, kawan, atau teman. Sebagai makna tertinggi sahabat ialah sebutan sohib terbaik.

Jadilah sahabat yang terbaik semoga disayangi dan dicintai sahabat dan perlakukan sahabat dengan perlakuan sebaik mungkin. Hindari konflik dan belajarlah untuk saling mengerti satu sama lain semoga persahabatan sanggup awet dan terjalin hingga sepanjang usia.

Avatar
Kei Lho Hanya seorang penulis yang menjadikan susu hangat menjadi sebuah cerita yang bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas